• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Jaga Jantung,Terapi Recombinant Tissue Plasminogen Activator

Jaga Jantung dengan Terapi Recombinant Tissue Plasminogen Activator

Penyumbatan pembuluh darah bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang membahayakan, termasuk stroke dan serangan jantung yang mengancam jiwa. Sebelum risiko kesehatan itu terjadi, penting untuk mengupayakan pencegahan terutama dengan mengendalikan faktor risiko. Adapun bagi pasien yang sudah mengalami serangan awal, terapi recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik bisa menjadi jawaban.

Mengenal Recombinant Tissue Plasminogen Activator/rtPA/Trombolitik

Recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik adalah jenis obat yang bermanfaat untuk mengatasi penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh gumpalan atau bekuan darah yang terperangkap dan menghalangi aliran darah. Obat ini dapat memecah atau meluruhkan gumpalan darah yang menyumbat aliran darah hingga memicu serangan jantung, stroke, atau emboli paru.

buat jani dokter primaya

Istilah recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik merujuk pada bentuk obat ini yang merupakan rekombinan dari tissue plasminogen activator (tPA). Seperti dikutip dari laman National Library of Medicine, tPA adalah produk sintetis tPA yang diproduksi di laboratorium dengan bioteknologi rekombinan. Contoh obat ini meliputi alteplase, reteplase, and tenecteplase.

Obat yang bisa diberikan lewat infus atau kateter ini bekerja dengan cara merangsang pembentukan enzim plasmin yang dapat menghancurkan fibrin, yaitu protein pembentuk gumpalan darah. Plasmin yang muncul dari rangsangan rtPA/trombolitik akan membantu menghancurkan gumpalan darah sehingga aliran darah pulih kembali dan pasien terhindar dari risiko yang lebih membahayakan.

Recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik hanya boleh digunakan di bawah pengawasan profesional medis. Sebab, tidak semua pasien yang mengalami serangan jantung, stroke, emboli paru, atau gangguan penyumbatan pembuluh darah lain cocok menjalani terapi ini.

Siapa Saja yang Memerlukan rtPA/Trombolitik

Seseorang mungkin memerlukan terapi rtPA/trombolitik ketika mengalami masalah kesehatan yang diduga terjadi akibat adanya gumpalan atau bekuan darah yang menghambat aliran darah dan berisiko membahayakan jiwa. Contohnya:

  • Stroke iskemik: kondisi tersumbatnya pembuluh darah yang menuju otak
  • Serangan jantung: aliran darah ke jantung terhambat sehingga timbul rasa nyeri pada dada disertai gejala lain
  • Trombosis vena dalam: terbentuknya bekuan darah di bagian pembuluh darah vena yang dalam, misalnya pembuluh darah di kaki
  • Emboli paru: kondisi terlepasnya bekuan darah dari lokasi asalnya hingga menyumbat aliran darah di pembuluh darah yang menuju paru-paru

Kapan Seseorang Memerlukan rtPA/Trombolitik

Dokter perlu menjalankan serangkaian pemeriksaan dulu terhadap pasien untuk menentukan apakah pasien memerlukan terapi rtPA/trombolitik. Ada kriteria tertentu buat pasien yang hendak menjalani terapi ini. Terapi ini seringnya efektif hanya jika dilakukan dalam beberapa jam setelah kemunculan awal gejala. Sebelum memberikan recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik, dokter bisa memberikan obat pengencer darah dulu.

Baca Juga:  Punya Penyakit Jantung Bawaan? Waspadai 6 Gejala Ini

Dokter atau tim medis juga perlu mengevaluasi kondisi pasien secara menyeluruh terlebih dahulu sebelum memutuskan terapi trombolitik ini tindakan yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan pasien.

Biasanya pasien yang segera menjangkau rumah sakit ketika mengalami gejala stroke, serangan jantung, atau masalah pembuluh darah lain bisa menjalani terapi ini sesuai dengan hasil evaluasi dokter sebelum kondisi kian parah dan mengancam jiwa.

Manfaat/Tujuan

Terdapat setidaknya empat manfaat/tujuan terapi rtPA/trombolitik sebagai upaya mengatasi gumpalan atau bekuan darah yang bisa menghambat aliran darah, yakni:

  • Melarutkan bekuan darah di dalam pembuluh darah yang bisa memicu kerusakan jaringan bila dibiarkan menyumbat aliran darah.
  • Memulihkan aliran darah yang dibutuhkan organ dan jaringan agar dapat bekerja dengan baik, khususnya otak dan jantung yang sangat vital.
  • Mencegah kerusakan jaringan dan organ lebih parah. Makin cepat obat recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik diberikan setelah gejala muncul, pasien makin berpeluang pulih.
  • Mencegah komplikasi serius hingga kematian yang bisa terjadi karena terhambatnya aliran darah akibat gumpalan darah.

Persiapan Sebelum Menjalani rtPA/Trombolitik

Recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik umumnya menjadi cara darurat untuk mengatasi gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah dan menimbulkan gejala. Karena itu, pasien seringnya tak memerlukan persiapan tertentu lantaran kondisinya sudah mendesak memerlukan tindakan medis.

Namun, demi efektivitas terapi, pasien harus segera mendatangi rumah sakit ketika merasakan awal gejala. Misalnya kesulitan bicara, kelemahan pada satu sisi tubuh, dan penglihatan yang tiba-tiba berubah yang merupakan gejala stroke iskemik atau nyeri dada dan sesak napas yang merupakan gejala serangan jantung.

Prosedur dan Pelaksanaan 

Recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik bisa diberikan melalui infus atau kateter, tergantung dari indikasinya. Pemberian trombolitik dengan kateter bisa lebih terarah dan intensif karena kateter dapat langsung diarahkan ke titik gumpalan darah di dalam pembuluh darah dengan panduan sinar-X.

Baca Juga:  Dokter Bedah Jantung: Tindakan Medis dan Penyakit yang Dapat Ditangani

Jika menggunakan infus, pasien diberi obat rtPA/trombolitik dengan berbaring. Cairan obat akan diberikan melalui infus yang dipasang di lengan pasien sembari dipantau fungsi jantung dan paru-parunya. Seusai prosedur, dokter akan menutup titik masuknya jarum infus di lengan.

Perawatan Pasca rtPA/Trombolitik

Setelah terapi recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik selesai, pasien perlu menjalani perawatan untuk memastikan pemulihan pasien berjalan lancar dan mencegah risiko komplikasi. Tim medis akan memantau kondisi pasien dengan saksama selama beberapa jam seusai terapi, terutama tekanan darah dan detak jantungnya.

Pelarutan gumpalan darah biasanya memakan waktu hingga 48 jam. Jadi pasien perlu menjalani rawat inap di rumah sakit. Bila perlu, pasien mungkin menjalani terapi tambahan seperti pengendalian tekanan darah atau pengobatan terhadap masalah medis yang melatari terjadinya sumbatan sesuai dengan kondisi pasien.

Adakah Efek Samping Setelah rtPA/Trombolitik

Terapi recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik bisa menimbulkan efek samping atau risiko berupa perdarahan di pembuluh darah ataupun di tempat lain. Efek samping lain meliputi:

  • Memar dan bengkak di area kulit tempat masuknya kateter atau jarum infus
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Reaksi alergi seperti ruam atau gatal
  • Stroke perdarahan

Recombinant Tissue rtPA/Trombolitik di Primaya Hospital

Sebagai prosedur penanganan darurat, terapi recombinant tissue plasminogen activator/rtPA/trombolitik sangat penting untuk menyelamatkan jiwa pasien yang mengalami sumbatan pembuluh darah. Bila Anda atau orang lain yang Anda kenal mengalami gejala gumpalan darah, Primaya Hospital siap memberikan terapi trombolitik dengan tim medis yang terlatih dan sigap. Makin cepat terapi dilakukan, makin besar peluang pemulihan.

 

Narasumber:

dr. Deri Arara, Sp. JP-FIHA

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Primaya Hospital Depok

Referensi:

Thrombolytic Therapy. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK557411/. Diakses 8 Oktober 2023

Recombinant tissue plasminogen activator for the treatment of acute ischemic stroke. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3124916/. Diakses 8 Oktober 2023

Tissue Plasminogen Activator. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507917/. Diakses 8 Oktober 2023

Thrombolytic therapy. https://medlineplus.gov/ency/article/007089.htm. Diakses 8 Oktober 2023

Recombinant tissue plasminogen activators (rtPA): A review. https://ascpt.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/cpt.33. Diakses 8 Oktober 2023

Thrombolysis (Thrombolytic Therapy). https://www.pennmedicine.org/for-patients-and-visitors/find-a-program-or-service/heart-and-vascular/vascular-surgery-and-endovascular-therapy/vascular-procedures/thrombolysis. Diakses 8 Oktober 2023

 

Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.