• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Usia Bertambah Pengelihatan Menurun, Perlu Injeksi Avastin?

Usia Bertambah Pengelihatan Menurun, Perlu Injeksi Avastin?

Mata adalah organ yang sangat sensitif dan semua bagiannya rentan terhadap risiko kesehatan. Ketika terjadi masalah pada retina, misalnya, penglihatan bisa terganggu dan bahkan mengalami kebutaan. Injeksi Avastin adalah salah satu cara untuk mengatasi penurunan kemampuan penglihatan akibat degenerasi makula terkait usia (AMD) neovaskular, retinopati diabetik, dan beberapa masalah retina yang lain.

Mengenal Injeksi Avastin

Pemberian obat intravitreal merupakan teknik kritis dan luas digunakan untuk mengobati berbagai penyakit retina, terutama degenerasi makula terkait usia (AMD) neovaskular, retinopati diabetik, dan penyumbatan vena retina. Metode ini melibatkan penyuntikan obat secara langsung ke dalam rongga vitreous mata. Obat intravitreal yang paling umum digunakan adalah obat anti-vascular endothelial growth factor (VEGF), yang sangat penting dalam mengelola kondisi yang ditandai oleh pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal di retina. Obat anti-VEGF, termasuk ranibizumab, bevacizumab, dan aflibercept, umumnya digunakan untuk suntikan intravitreal. Obat-obatan ini membantu menghambat pertumbuhan pembuluh darah yang tidak normal dan mengurangi permeabilitas vaskular.

buat jani dokter primaya

Avastin adalah merek obat yang mengandung zat bevacizumab. Dalam prosedur injeksi Avastin, bevacizumab berperan sebagai inhibitor angiogenesis, yakni penghambat pembentukan pembuluh darah baru yang abnormal di mata. Zat ini juga berfungsi memblokade kebocoran cairan dari pembuluh darah. Kebocoran cairan ini bisa mempengaruhi kemampuan penglihatan. Dengan peran itu, obat ini bisa membantu mengurangi perdarahan dan kerusakan yang terkait dengan masalah retina mata. Menurut banyak penelitian, Avastin aman dan efektif untuk mengobati penyakit mata sejak pertama kali diterapkan pada 2005.

Siapa Saja yang Memerlukan

Pasien yang mengalami gangguan penglihatan mungkin memerlukan injeksi Avastin, terutama jika gangguan itu berkaitan dengan retina. Berikut ini sejumlah kondisi mata yang mungkin membutuhkan pemberian Avastin lewat suntikan:

  • Degenerasi makula terkait usia (AMD) tipe wet (basah): perkembangan pembuluh darah yang abnormal di bagian tengah retina
  • Oklusi vena retina sentral (CRVO) dan oklusi vena retina cabang (BRVO): penyumbatan pembuluh darah vena di retina.
  • Retinopati diabetik: komplikasi serius diabetes yang mempengaruhi pembuluh darah di retina
  • Retinopati prematuritas: pertumbuhan abnormal pembuluh darah di mata yang terjadi pada bayi prematur
  • Glaukoma neovaskular: peningkatan tekanan pada bola mata akibat terbentuknya pembuluh darah baru yang abnormal di sudut mata yang menghalangi aliran cairan mata
Baca Juga:  Kenali Penyakit Katarak

Kapan Seseorang Memerlukan

Seseorang bisa jadi memerlukan injeksi Avastin untuk mata terutama pada kondisi retina yang mengalami perdarahan ataupun ada kondisi tertentu di makula yang menyebabkan penglihatan menjadi terganggu. Kondisi ini umumnya melibatkan pertumbuhan pembuluh darah yang abnormal pada mata. Biasanya penggunaan Avastin menjadi pilihan pengobatan setelah prosedur lain telah dicoba dan tidak efektif atau tidak tersedia.

Keputusan untuk menggunakan injeksi Avastin biasanya dibuat oleh seorang dokter spesialis mata setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh dan mengevaluasi kondisi mata pasien. Pengobatan ini dapat membantu memperlambat atau bahkan mencegah progresi penyakit dan meningkatkan fungsi mata.

Manfaat/Tujuan

Injeksi Avastin yang mengandung bevacizumab untuk mata bertujuan mengatasi kondisi medis tertentu yang berkaitan dengan pertumbuhan pembuluh darah abnormal di mata yang mempengaruhi penglihatan. Tujuan umum injeksi Avastin adalah menghambat pertumbuhan pembuluh darah tersebut dan mengurangi peradangan di mata. Dengan begitu, kualitas penglihatan pasien bisa dipertahankan atau ditingkatkan. Menurut penelitian, injeksi Avastin efektif sebagai pengobatan ketika terjadi kebocoran cairan mata atau perdarahan.

Persiapan

Sebelum menjalani injeksi Avastin untuk mata, pastikan mengikuti semua instruksi persiapan dari dokter mata. Dengan demikian, prosedur dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang optimal. Langkah persiapan yang umum meliputi:

  • Konsultasi dengan dokter mata dan menjalani pemeriksaan menyeluruh mengenai kondisi mata serta riwayat medis secara keseluruhan
  • Menginformasikan kepada dokter jika punya alergi terhadap obat tertentu
  • Bila sedang mengonsumsi obat tertentu, sampaikan kepada dokter untuk mengetahui apakah perlu dihentikan atau disesuaikan penggunaannya

Prosedur dan Pelaksanaan

Prosedur injeksi Avastin untuk mata umumnya dilakukan di ruang periksa dokter mata atau klinik mata. Tahap-tahapnya antara lain:

  • Dokter mengecek kondisi mata secara menyeluruh untuk memastikan kesiapan mata dan menentukan titik yang tepat untuk injeksi
  • Pemberian obat tetes mata yang mengandung anestesi agar mata pasien tak terasa sakit saat prosedur berlangsung
  • Dokter melakukan desinfeksi sebelum menyuntikkan avastin.
  • Dokter menyuntikkan Avastin ke mata dengan jarum kecil yang tipis dan steril
  • Seusai injeksi, dokter akan melakukan observasi selama beberapa saat sebelum pasien dibolehkan pulang
Baca Juga:  Pemeriksaan Mata Anak: Waktu Paling Tepat dan Jenis-jenisnya

Perawatan Pasca Injeksi Avastin

Kepatuhan pada instruksi perawatan pasca injeksi Avastin amat penting untuk memastikan pemulihan dan hasil yang optimal. Instruksi perawatan itu biasanya meliputi:

  • Mengistirahatkan mata semaksimal mungkin dengan tidak melakukan aktivitas yang menambah beban pada mata, misalnya membaca dalam cahaya remang atau menggunakan gadget terlalu lama
  • Tidak menggosok mata karena bisa menyebabkan iritasi dan infeksi yang bisa mengganggu proses penyembuhan
  • Tidak melakukan aktivitas fisik yang berat, termasuk olahraga yang bisa meningkatkan tekanan darah
  • Menghindarkan mata dari air selama sekitar 2 pekan
  • Bila hendak berkeramas, lakukan dengan menengadah seperti keramas di salon
  • Gunakan alat pelindung mata bila hendak beraktivitas di luar ruangan

Adakah Efek Samping

Seusai injeksi Avastin, bisa terjadi efek samping tertentu seperti:

  • Kemerahan atau iritasi pada mata
  • Mata terasa tidak nyaman, pegal, gatal, atau panas
  • Penglihatan kabur atau menurun sesaat

Injeksi Avastin di Primaya Hospital

Injeksi Avastin hanya dapat dilakukan oleh dokter mata yang berpengalaman dan terlatih setelah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan mendalam terhadap mata pasien. Primaya Hospital memiliki tim medis yang mampu memberikan layanan ini dengan aman dan optimal sesuai dengan kondisi pasien.

Narasumber:

dr. Ferdian Yanuar, Sp.M

Spesialis Mata

Primaya Hospital Depok

 

Referensi:

  • What Is Avastin?. https://www.aao.org/eye-health/drugs/avastin. Diakses 23 Oktober 2023
  • Avastin. https://www.drugs.com/avastin.html. Diakses 23 Oktober 2023
  • Intravitreal Injection of Bevacizumab: Review of our previous Experience. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6094424/. Diakses 23 Oktober 2023
  • Intravitreal bevacizumab (Avastin) in the treatment of macular edema secondary to retinal vein occlusion. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2699794/. Diakses 23 Oktober 2023
  • Avastin as effective as Eylea for treating central retinal vein occlusion. https://www.nei.nih.gov/about/news-and-events/news/avastin-effective-eylea-treating-central-retinal-vein-occlusion. Diakses 23 Oktober 2023
  • Off with the label and on the Avastin bandwagon: Why now and how far?. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2712692/. Diakses 23 Oktober 2023American Academy of
  • Ophthalmology. (2023, Agustus 29). Intravitreal Injections. EyeWiki. https://eyewiki.aao.org/Intravitreal_Injections Diakses 13 Desember 2023
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.