Yang Harus Kamu Ketahui Seputar Kateterisasi Jantung

Yang Harus Kamu Ketahui Seputar Kateterisasi Jantung

Jutaan orang Indonesia hidup dengan masalah jantung dan banyak yang tidak menyadari kondisi tersebut. Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu di dunia, termasuk di Indonesia, melampaui kanker dan diabetes. Karena itulah penting untuk menjalani diagnosis dan perawatan sesegera mungkin. Salah satu penanganan penyakit jantung adalah dengan kateterisasi jantung, atau pemasangan ring jantung.

Kateterisasi jantung adalah prosedur pemeriksaan sekaligus pengobatan pasien penyakit jantung. Prosedur ini bisa memberi tahu dokter kondisi jantung dan pembuluh darah pasien guna menentukan tindakan yang tepat untuk menangani berbagai masalah jantung, dari gangguan fungsi katup hingga penyumbatan arteri.

 

Kenali Fungsi dan Manfaat Kateterisasi Jantung

Dokter membutuhkan kateterisasi jantung untuk mendiagnosis dan menangani masalah seputar jantung yang mungkin bisa berkembang menjadi problem yang lebih besar, seperti stroke dan serangan jantung. Pasien bisa mencegah serangan jantung atau stroke ketika dokter mampu menemukan sumber masalah dan segera menanganinya.

Dokter menggunakan kateterisasi jantung untuk mendiagnosis dan mengevaluasi gangguan pada jantung dan pembuluh darah di sekitarnya. Berikut ini beberapa tujuan kateterisasi jantung sesuai dengan fungsi dan manfaatnya.

  • Memahami lebih lanjut hasil pemeriksaan atau prosedur lain, seperti ekokardiogram, MRI, dan CT scan jantung, terutama jika prosedur tersebut tidak bisa membantu menemukan masalah pada pasien.
  • Mendiagnosis penyebab nyeri dada atau tanda dan gejala masalah jantung lain. Juga untuk mengevaluasi kondisi pasien dalam kondisi darurat, seperti pasien serangan jantung. Dari tindakan ini, dokter bisa mendiagnosis kondisi seperti penyakit jantung iskemik, gangguan fungsi katup jantung, dan kardiomiopati.
  • Mengevaluasi kondisi pasien yang hendak menjalani transplantasi jantung.
  • Memeriksa kondisi arteri pulmonalis, yakni pembuluh yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru.
  • Mengukur kadar tekanan darah dan oksigen di jantung.
Baca Juga:  Mengatasi Silent Killer, Pelebaran Pembuluh Darah di Perut dengan Tindakan EVAR

Saat menjalankan kateterisasi jantung, dokter juga dapat melakukan prosedur tambahan untuk mendiagnosis atau merawat kondisi Anda, misalnya:

  • Biopsi: mengambil sampel jaringan jantung untuk mengujinya di laboratorium
  • Angiografi koroner: mengamati kondisi jantung atau pembuluh darah lewat penyuntikan pewarna lewat kateter
  • Operasi jantung minor: guna merawat kelainan jantung bawaan dan melebarkan atau mengganti katup jantung yang menyempit
  • Intervensi koroner perkutan (Percutaneous coronary intervention): untuk mengatasi pembuluh darah yang tersumbat atau menyempit, antara lain lewat angioplasti atau pemasangan ring jantung (stent).

 

Siapa Saja yang Memerlukan Kateterisasi Jantung & Pemasangan Ring Jantung?

Pada dasarnya, siapa yang memerlukan kateterisasi jantung bergantung pada hasil pemeriksaan awal dokter. Dokter mungkin merekomendasikan kateterisasi jantung untuk menemukan penyebab tanda atau gejala penyakit jantung atau merawat serta memperbaiki masalah jantung. Yang pasti, kateterisasi jantung aman bagi sebagian besar orang.

Baca Juga:  Cegah Sakit Jantung dengan Rutin Medical Check Up Sejak Muda

Kateterisasi jantung memberikan informasi mengenai seberapa baik kerja jantung, apa masalah yang terjadi, dan tindakan apa yang tepat untuk mengatasinya. Jika hasil pemeriksaan jantung, seperti elektrokardiogram atau stress test, menunjukkan indikasi adanya masalah jantung yang memerlukan pendalaman, dokter bisa meminta pasien menjalani kateterisasi jantung.

 

Kapan Perlu Melakukan Kateterisasi Jantung?

Dokter akan membimbing pasien yang dinilai membutuhkan kateterisasi jantung. Dokter antara lain akan menjelaskan alasan perlunya kateterisasi. Secara umum, pasien perlu menjalani kateterisasi jantung ketika:

  • Kerap merasa sakit atau nyeri dada
  • Menunjukkan gejala penyakit jantung
  • Napasnya pendek
  • Mengalami sakit pada bahu
  • Muncul rasa nyeri pada lengan, dagu, leher, atau punggung
  • Mendapat serangan jantung
  • Hasil pemeriksaan jantung tidak memberikan informasi yang cukup atau mengindikasikan adanya masalah jantung
Baca Juga:  Yang Anda Harus Tahu Sebelum Melakukan Kateterisasi Jantung

Segera datangi dokter jika merasa perlu menjalani kateterisasi jantung. Makin dini deteksi masalah yang terjadi, makin besar peluang kesembuhan bagi pasien gangguan jantung.

 

Narasumber: SMF ( Staf Medis Fungsional ) Jantung Primaya Hospital Bekasi Barat

 

Referensi:

https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/cardiac-catheterization

https://www.webmd.com/heart-disease/guide/cardiac-catheterization1#1

https://www.heart.org/en/health-topics/heart-attack/diagnosing-a-heart-attack/cardiac-catheterization

https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/cardiac-catheterization/about/pac-20384695

Sumber : Freepic

Bagikan ke :