• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Solusi Praktis Atasi Mual dan Muntah Saat Hamil

Mual dan muntah

Pagi hari, bau kopi yang biasanya disukai tiba-tiba membuat perut mual hebat. Belum lagi muntah berulang hingga tidak bisa makan apa-apa. Morning sickness โ€” atau lebih tepat disebut โ€œall-day sicknessโ€ โ€” dialami 70โ€“80 % ibu hamil di trimester pertama.

Meski disebut โ€œringanโ€, kondisi ini bisa membuat berat badan turun drastis, lemas berat, hingga harus rawat inap jika menjadi hiperemesis gravidarum. Kabar baiknya: 95 % mual muntah kehamilan bisa dikendalikan dengan cara alami yang terbukti ilmiah, tanpa obat keras.

Yuk, simak 14 tips paling efektif dari ACOG dan jurnal medis terbaru agar Anda bisa menikmati trimester pertama dengan nyaman!

Apa Penyebab Mual Mual Muntah di Awal Kehamilan?

Mual dan muntah pada trimester pertama โ€” dikenal sebagai morning sickness meski bisa terjadi kapan saja โ€” dialami oleh lebih dari 70% ibu hamil. Kondisi ini alami dan normal, sebagai tanda bahwa tubuh sedang bekerja keras mendukung tumbuh kembang janin.

Penyebab utamanya yaitu karena perubahan hormonย  yang terjadi sejak pembuahan :

  • Kenaikan drastis hormon hCG (human chorionic gonadotropin)
    Hormon ini diproduksi oleh sel-sel trofoblas setelah terjadinya pembuahan untuk mempertahankan kehamilan. Kadarnya memuncak pada minggu ke-8 hingga 12, bertepatan dengan periode mual paling berat.
  • Estrogen & progesteron yang meningkat tinggi
    Dua hormon ini memperlambat kerja sistem pencernaan, sehingga makanan lebih lama berada di lambung dan memicu rasa mual, begah, serta kembung.
  • Indra penciuman lebih sensitif dari biasanya
    Perubahan saraf penciuman membuat bau yang biasanya biasa saja โ€” parfum, asap rokok, gorengan, hingga aroma dapur โ€” kini terasa menyengat dan memicu muntah.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) 2024, mual muntah berat (hiperemesis) terjadi pada 1โ€“3 % kehamilan dan memerlukan penanganan medis khusus.

14 Tips Terbukti Mengatasi Mual Muntah (Tanpa Obat)

  1. Makan sedikit tapi sering (6โ€“8x sehari)
    Perut kosong = mual lebih berat. Selalu siapkan camilan di samping tempat tidur.
  2. Jahe segar atau permen jahe
    Studi Cochrane Review 2023: jahe menurunkan mual hingga 70 %.
  3. Vitamin B6 (pyridoxine) 10โ€“25 mg 3x sehari
    Aman & efektif, direkomendasikan ACOG sebagai lini pertama.
  4. Makan makanan dingin atau suhu ruang
    Makanan panas lebih berbau โ†’ memicu mual.
  5. Hindari pemicu bau: kopi, gorengan, ikan, bawang
  6. Minum air lemon atau infused water
    Sitrat membantu menetralisir asam lambung.
  7. Konsumsi protein tinggi di setiap makan
    Telur, ayam rebus, tahu, tempe โ€” stabilkan gula darah.
  8. Makan biskuit asin atau cracker sebelum bangun tidur
    Simpan di meja samping tempat tidur.
  9. Istirahat cukup & hindari stres
    Kelelahan memperburuk mual.
  10. Minum sedikit-sedikit tapi sering (150โ€“200 ml setiap 30 menit)
  11. Aromaterapi peppermint atau lemon
    Hirup minyak esensial atau rebus daun mint.
  12. Pakai pakaian longgar โ€” hindari tekanan di perut
  13. Berjalan kaki ringan 10โ€“15 menit setelah makan
  14. Tidur dengan kepala lebih tinggi 30ยฐ โ€” mencegah refluks malam
Baca Juga:  Perkembangan Janin Terhambat, Penyebab, Risiko, dan Cara Mencegahnya

Makanan dan Minuman yang Membantu Mengurangi Mual

 

Makanan/Minuman Alasan
Biskuitย asin,ย rotiย tawarย kering Menetralkanย asamย lambung
Pisang,ย apelย rebus Kaliumย tinggi,ย mudahย dicerna
Nasiย putihย +ย supย ayamย bening Mudahย diserap,ย tidakย berbau
Yogurtย dinginย plain Probiotikย +ย dinginย menenangkan
Airย kelapaย muda Elektrolitย alami,ย hidrasi
Permenย jaheย atauย tehย jaheย hangat Anti-mualย alami

Makanan & Bau yang Harus Dihindari

Beberapa jenis makanan dan pemicu bau tertentu dapat memperburuk mual muntah pada ibu hamil. Menghindarinya membantu perut lebih nyaman dan mengurangi rangsangan saraf penciuman:

  • Gorengan dan makanan tinggi lemak
    Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga membuat perut terasa penuh dan mudah memicu muntah.
  • Makanan pedas atau berbumbu tajam
    Bisa mengiritasi lambung serta memicu refluks asam, yang akhirnya memperparah rasa mual.
  • Bau kopi, bawang, ikan, atau daging mentah
    Hormon kehamilan membuat penciuman jauh lebih sensitif, sehingga aroma tajam ini dapat langsung memicu rasa ingin muntah.
  • Minuman bersoda dan minuman berkafein
    Gas dari soda memperburuk kembung dan kafein dapat meningkatkan asam lambung.
  • Makanan terlalu manis atau asin
    Keduanya dapat mengganggu keseimbangan cairan dan membuat mual semakin parah, terutama saat perut kosong.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Jika gejala mual muntah semakin berat, beberapa tanda berikut menunjukkan kondisi darurat yang harus segera mendapatkan penanganan medis karena berisiko menjadi hiperemesis gravidarum:

  • Muntah lebih dari 4 kali per hari hingga tidak bisa makan/minum sama sekali
    Risiko dehidrasi dan kekurangan nutrisi meningkat, sehingga janin tidak memperoleh asupan yang cukup.
  • Berat badan turun lebih dari 5% hanya dalam 1 minggu
    Penurunan berat badan drastis menandakan tubuh kehilangan energi dan protein penting bagi pertumbuhan janin.
  • Urine sangat pekat atau jumlahnya sedikit sekali
    Ini menunjukkan dehidrasi berat yang bisa mengganggu fungsi ginjal dan keseimbangan elektrolit.
  • Pusing berat, sangat lemas, hingga hampir pingsan
    Bisa menandakan tekanan darah turun atau kadar glukosa tidak stabil sehingga membutuhkan cairan dan perawatan segera.
  • Detak jantung sangat cepat atau mulai sesak napas
    Kondisi ini berhubungan dengan gangguan keseimbangan cairan tubuh yang harus segera ditangani di IGD.
Baca Juga:  Posisi Tidur Ibu Hamil: Mengurangi Mual dan Nyaman

Penanganan Medis Jika Tips Alami Tidak Cukup

  • Vitamin B6 + doxylamine (kombinasi teraman)
  • Obat anti-mual: ondansetron, metoclopramide (dengan resep)
  • Infus cairan & elektrolit jika dehidrasi

Informasi lengkap nutrisi dan keluhan kehamilan dapat dibaca pada artikel nutrisi ibu hamil dan layanan kebidanan dari Primaya Hospital.

Trimester Pertama Bisa Dinikmati Tanpa Mual Berat

Mual dan muntah di awal kehamilan adalah tanda hormon kehamilan bekerja dengan baik โ€” tapi bukan berarti harus diderita dan bukan berarti bila tidak mengalami mual muntah maka kehamilan tidak baik.

Dengan 14 tips di atas โ€” mulai dari jahe, vitamin B6, makan sedikit-sedikitโ€” 9 dari 10 ibu bisa mengurangi mual hingga 80 % tanpa obat.

Mulai hari ini, siapkan biskuit asin di samping tempat tidur dan minum air lemon hangat saat bangun tidur. Trimester pertama adalah masa paling berharga โ€” jangan biarkan mual merenggut kebahagiaan Anda menyambut buah hati!

Ditinjau oleh:

dr. Gracia Angelia, Sp.OG

Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Primaya Hospital Depok

Referensi:

Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below