• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Penting Mengetahui Persiapan Melahirkan Menjelang Persalinan

Persiapan Penting Menjelang Persalinan

Ibu hamil harus aktif berpartisipasi pada masa kehamilan hingga tiba waktunya bersalin. Dengan dukungan dari orang terdekat, ibu hamil mesti sudah membuat persiapan menjelang persalinan. Ada perbedaan yang kentara pada ibu hamil yang telah memiliki persiapan melahirkan dengan ibu hamil tanpa persiapan. Terutama bagi ibu yang baru mengandung anak pertama, persiapan ini penting untuk lebih memastikan proses persalinan lancar.

 


Menyiapkan Perencanaan Kelahiran

Perencanaan kelahiran mencakup apa saja kebutuhan menjelang, selama, dan sesudah persalinan. Ibu hamil bisa mendiskusikan perencanaan ini dengan dokter kandungan atau bidan sewaktu menjalani pemeriksaan kehamilan. Mereka bisa membantu memberikan saran terutama berdasarkan hasil pemeriksaan.

Agar perencanaan persiapan melahirkan lebih matang, ikutilah kelas kehamilan yang umumnya tersedia di rumah sakit. Dari kelas ini, ibu hamil bisa mendapatkan beragam pengetahuan seputar kehamilan yang bermanfaat untuk membuat perencanaan.

Hal yang sebaiknya masuk dalam perencanaan antara lain

  • Di mana akan melahirkan
  • Melahirkan dengan metode apa
  • Berapa biaya yang dibutuhkan
  • Memakai fasilitas kelas berapa

Rencanakan pula soal pendampingan pada saat persalinan. Peran suami yang mendampingi langsung dalam proses kelahiran bisa membantu menenangkan ibu. Suami juga bisa langsung memotong tali pusar setelah kelahiran buah hati.

 

Persiapkan Berbagai Arsip dan Dokumen

Persiapan melahirkan membutuhkan beragam arsip dan dokumen yang dibutuhkan dalam proses administrasi di rumah sakit hingga penerbitan akta kelahiran. Beberapa rumah sakit bisa membantu mengurus akta kelahiran bekerja sama dengan dinas catatan sipil setempat. Tanyakan hal ini ketika hendak mempersiapkan persalinan.

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain:

  • Kartu BPJS Kesehatan bila memakai fasilitas BPJS
  • Kartu tanda penduduk asli dan fotokopi milik suami-istri
  • Fotokopi kartu keluarga
  • Kartu asuransi bila menggunakan asuransi
  • Buku pemeriksaan kesehatan dari rumah sakit jika ada

Riwayat kesehatan dalam buku penting bagi dokter atau bidan yang menangani persalinan. Mereka bisa menggunakan informasi dari riwayat kesehatan itu untuk membantu persalinan agar lancar.

Baca Juga:  Dokter Obgyn: Konsultasi dan Tips Memilih Dokter Obgyn yang Tepat

 

Mempersiapkan Isi Tas untuk Dibawa Selama Persalinan

Pada detik-detik menjelang persalinan atau ketika sudah ada tanda melahirkan, pasti suasana sibuk, panik, dan tergesa-gesa melanda. Ibu hamil dan suami mungkin melupakan hal penting yang seharusnya dibawa ke rumah sakit untuk bersalin. Karena itu, sebaiknya sudah menyiapkan tas lengkap dengan isinya yang dibutuhkan di rumah sakit.

Siapkan tas ini setidaknya sebulan sebelum hari perkiraan lahir. Isinya antara lain

  • Baju ganti yang nyaman minimal dua potong
  • Bra menyusui
  • Tisu kering dan tisu basah
  • Hand sanitizer
  • Selimut bayi
  • Popok
  • Topi atau penutup kepala bayi
  • Sarung tangan dan kaus kaki bayi
  • Peralatan mandi
  • Kosmetik
  • Handuk
  • Breast pad

Suami sebagai pendamping mungkin juga perlu menyiapkan tas beserta isinya yang bakal dibutuhkan saat menginap di rumah sakit. Isinya antara lain selimut, bantal kecil, minuman dan makanan ringan, serta sarana hiburan seperti buku atau alat pemutar musik. Jangan lupa juga membawa charger untuk handphone yang penting sebagai sarana komunikasi.

 

Mengatur Cuti Melahirkan untuk Merawat Sang Buah Hati

Di Indonesia, ada aturan cuti melahirkan bagi ibu hamil selama 3 bulan. Tapi tidak ada aturan baku kapan bisa mengambilnya. Beberapa perusahaan mengatur pemberian cuti melahirkan 1,5 bulan sebelum hari perkiraan lahir dan 1,5 bulan sesudahnya. Ada pula yang memberikan 3 bulan setelah melahirkan. Tanyakan aturan ini dulu ke perusahaan bila ibu hamil berstatus pegawai.

Cuti melahirkan sangat penting demi kelancaran persalinan dan perawatan buah hati seusai kelahiran. Sebelum mengambil cuti, informasikan rencana persalinan dulu ke pihak perusahaan sesuai dengan aturan. Informasikan pula soal kewajiban kerja yang mesti dialihkan ke rekan kerja selama cuti.

Sebaiknya lepas semua tugas kerja selama cuti agar bisa berfokus pada persiapan melahirkan dan perawatan anak kelak. Untuk itu, terbukalah kepada pimpinan atau atasan untuk memberi tahu kebutuhan tersebut. Begitu pula kepada bawahan. Tidak perlu menanyakan tugas-tugas mereka selagi cuti. Anda bisa mulai mencari update tentang pekerjaan di kantor beberapa hari menjelang berakhirnya masa cuti.

Baca Juga:  Tanda-tanda Kehamilan yang Penting Diketahui

 

Konsultasi Laktasi dengan Dokter

Khususnya bagi ibu yang baru kali ini memiliki pengalaman hamil, konsultasi laktasi dengan dokter amatlah penting. Laktasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan proses menyusui sesuai persalinan. Konsultasi laktasi bisa membantu ibu dalam proses menyusui demi kebaikan buah hati.

Dari konsultasi itu, ibu antara lain bisa mendapat informasi tentang:

  • Cara menyusui yang benar
  • Trik memerah dan menyimpan air susu ibu
  • Kiat agar air susu lancar
  • Halangan menyusui dan cara mengatasinya
  • Gangguan kesehatan terkait dengan proses menyusui, seperti infeksi dan mastitis
  • Tips khusus menyusui bagi ibu dengan anak kembar
  • Persiapan pemberian air susu ibu setelah sudah harus bekerja lagi

Konsultasi ini juga memberi kesempatan bagi ibu untuk menanyakan apa pun yang berhubungan dengan proses menyusui, terutama bila mengalami kecemasan atau kekhawatiran berlebih tidak dapat memberikan air susu ibu dengan baik.

 

Mencari Informasi Seputar Imunisasi Anak

Imunisasi anak juga penting dalam proses persiapan melahirkan. Banyak penyakit menular yang bisa dicegah berkat program imunisasi. Ibu bisa menanyakan hal ini kepada dokter anak yang menangani seusai persalinan. Simak pula jadwal imunisasi anak yang terdapat di situs Ikatan Dokter Anak Indonesia.

Selain itu, penting pula untuk mengetahui mana imunisasi dasar dan mana yang tambahan. Demikian juga soal biaya serta efek samping imunisasi. Anda dapat menanyakan segala informasi ini langsung di rumah sakit tempat melahirkan agar lebih valid.

 

Narasumber:

dr Renny Lestary SpOG

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Primaya Hospital Bekasi Utara

 

Referensi:

https://apps.who.int/iris/rest/bitstreams/886310/retrieve

https://reproductive-health-journal.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12978-019-0826-2

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1595285/

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20044568

https://www.webmd.com/baby/guide/how-to-create-a-birth-plan#1

 

Bagikan ke :

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.