Informasi Seputar Trimester Kehamilan

Informasi Seputar Trimester Kehamilan

Bagi pasangan yang sedang merencanakan kehamilan, penting untuk mengetahui informasi seputar masa penantian kelahiran sang buah hati. Salah satunya mengenai trimester kehamilan. Pengetahuan tentang trimester kehamilan akan membuat calon ibu dan ayah bisa menyiapkan diri sepenuhnya, termasuk bila ada faktor risiko yang membahayakan baik calon ibu maupun janinnya. Calon ibu, khususnya, dapat memahami bagaimana perkembangan janin bisa mempengaruhi tubuhnya.

 

Pengertian Trimester Kehamilan

Pada umumnya, kehamilan berlangsung sekitar 40 minggu terhitung sejak hari pertama masa haid normal terakhir. Periode 40 minggu itu dibagi menjadi tiga periode. Itulah yang dikenal sebagai trimester kehamilan. Setiap trimester berlangsung antara 12 dan 14 minggu, atau sekitar 3 bulan.

Trimester Pertama (0-13 minggu)

Periode terpenting untuk perkembangan janin. Dalam trimester ini, struktur tubuh dan sistem organ janin berkembang. Terjadi perubahan besar pada tubuh ibu yang kerap menimbulkan berbagai gejala, seperti mual-mual, muntah, mudah lelah serta emosional, sering berkemih, dan nyeri pada payudara. Meski demikian, kondisi tiap ibu bisa berbeda-beda. Sebagian besar kasus keguguran dan cacat lahir terjadi pada periode ini.

Baca Juga:  Persiapan Melahirkan Untuk Ibu Positif Covid-19

Trimester Kedua (14-26 minggu)

Dalam trimester kehamilan ini, banyak gejala tak nyaman dari trimester pertama yang hilang. Ibu sudah jarang atau tak pernah lagi mual-mual. Tidur juga lebih nyaman dan tak mudah lelah. Tapi ada beberapa gejala baru yang mungkin mengganggu, misalnya sakit punggung dan perut serta kram kaki. Sudah mulai terasa ada pergerakan janin.

Trimester Ketiga (27-40 minggu)

Ini periode trimester kehamilan terakhir, saat ibu sudah berharap-harap cemas akan kelahiran buah hatinya. Aktivitas fisik akan mulai banyak terhambat karena kondisi tubuh ibu. Ada beberapa gejala yang mungkin terjadi, seperti susah tidur, sesak napas, wasir, dan varises.

 

Makanan Sehat Ibu Hamil Trimester Pertama

Janin sangat membutuhkan asupan gizi pada trimester kehamilan pertama. Ibu sebaiknya banyak makan makanan yang kaya kandungan asam folat untuk membantu perkembangan sistem saraf bayi. Makanan yang mengandung vitamin B6 juga bisa membantu meredakan gejala mual-mual. Rinciannya:

Baca Juga:  Tips Pemeriksaan Kehamilan Selama Pandemi Covid-19

Asam folat: Terdapat pada kacang-kacangan, buah jeruk, sayuran berdaun hijau.

Kalsium: Terdapat pada produk susu (susu, yogurt, dan keju) dan sayuran hijau gelap.

Zat Besi: Terdapat pada daging, unggas, makanan laut, kacang-kacangan, dan sayuran.

Kolin: Terdapat pada daging merah dan telur.

Vitamin B12: Terdapat pada daging, unggas, makanan laut, serta roti dan sereal.

Vitamin B6: Terdapat pada susu, wortel, telur, sayuran hijau, makanan laut.

Asam lemak omega-3: Terdapat pada ikan berlemak, biji chia, biji rami.

 

Larangan Ibu Hamil Trimester Pertama

Trimester kehamilan pertama adalah periode yang amat menentukan bagaimana nantinya kondisi bayi serta ibu. Ada beberapa larangan bagi ibu hamil pada trimester pertama:

  • Merokok dan minum alkohol
  • Makan daging mentah
  • Bersauna
  • Terlalu banyak kafein
  • Makan terlalu banyak

 

Cara Menghitung Trimester Kehamilan

Trimester kehamilan dihitung dari hari pertama periode haid terakhir. Dari penghitungan ini bisa diketahui jadwal pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan sekaligus diperoleh hari perkiraan lahir (HPL) bayi. Cek tabel di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Baca Juga:  Persiapan Melahirkan Normal dengan Olahraga Menurut Dokter
Trimester Bulan Minggu
Pertama 1 1-4
2 5-8
3 9-13
Kedua 4 14-17
5 18-21
6 22-26
Ketiga 7 27-30
8 31-35
9 36-40

 

Menurut WHO dan Kementerian Kesehatan, pemeriksaan kehamilan wajib dilakukan minimal empat kali selama periode kehamilan. Pada trimester kehamilan sekali, trimester kedua sekali, dan trimester ketiga dua kali. Dengan mengetahui informasi seputar trimester kehamilan, Anda dapat memenuhi kewajiban ini demi kelancaran proses kehamilan hingga persalinan.

 

Ditinjau oleh:

dr. Putu Aditya,M.Biomed, Sp.OG

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Primaya Hospital Betang Pambelum

 

Referensi:

http://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan

http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/08/Asuhan-Kebidanan-Kehamilan-Komprehensif.pdf

https://www.babycentre.co.uk/a1046500/pregnancy-meal-planners-trimester-by-trimester

https://www.ucsfhealth.org/conditions/pregnancy/trimesters

https://news.sanfordhealth.org/womens/dos-and-donts-during-first-trimester-pregnancy/

Sumber gambar : https://www.freepik.com/premium-vector/pregnancy-character-woman-female-body-condition-illustration_6126167.htm#query=Pregnancy%20Trimester&position=45

Bagikan ke :