• Emergency
  • 150 108

Manfaat Tertawa untuk Kesehatan Jantung

Manfaat Tertawa untuk Kesehatan Jantung

Selama ini diketahui bahwa upaya menjaga kesehatan jantung lebih banyak berhubungan dengan gaya hidup sehat, seperti rutin berolahraga, menjauhi rokok, dan makan makanan sehat. Tapi ternyata ada juga cara yang lebih dekat dengan keseharian kira, yakni tertawa.

 


Beragam Manfaat Tertawa untuk Kesehatan

Berbagai studi menemukan beragam manfaat tertawa buat kesehatan, tidak hanya kesehatan jantung. Berikut ini beberapa di antaranya:

Membakar kalori dan menguatkan otot

Tertawa 10-15 menit sehari bisa membakar hingga 40 kalori. Selain itu, tertawa terbahak-bahak hingga perutnya seperti tertekan ternyata bisa membuat otot perut lebih kuat. Sebab, otot diafragma terpengaruh saat tertawa.

Meningkatkan ingatan

Sebuah studi pernah dilakukan terhadap orang tua berusia sekitar 60 dan 70 tahun yang diminta menjalani tes ingatan. Para peserta studi dibagi dua, sebagian menonton video lucu dulu sebelum mengerjakan tes dan sebagian lain tidak. Hasilnya, peserta yang tertawa sebelum menggarap tes memiliki 43,6 persen peningkatan memori dibanding yang tidak.

Menurunkan kortisol

Riset yang sama dengan soal peningkatan ingatan menemukan orang yang tertawa dan menyukai humor punya kadar hormon stres kortisol yang lebih rendah. Kadar kortisol yang lebih rendah berarti jauh dari berbagai risiko penyakit yang terkait dengan stres.

Meningkatkan imun

Pada orang yang mudah tertawa, didapati daya tahan tubuh lebih baik dalam melawan sel pemicu penyakit, termasuk kanker dan HIV. Karena itu, terapi tawa kadang diselipkan dalam program perawatan pasien kanker. Bukan hanya penyakit serius, gangguan kesehatan yang biasa seperti demam dan flu pun bisa dicegah dengan hobi tertawa.

Memperbaiki mood

Tertawa juga dapat memperbaiki kondisi suasana hati alias mood. Mood terkait dengan kesehatan, khususnya kesehatan mental. Dengan banyak tertawa, orang juga bisa meningkatkan kepercayaan diri sembari mengurangi kecemasan dan depresi.

 

Mengapa Tertawa Baik untuk Kesehatan Jantung?

Tertawa dikaitkan dengan salah satu cara menjaga kesehatan jantung berdasarkan berbagai temuan penelitian. Penyakit jantung terjadi karena banyak faktor yang mempengaruhi. Ternyata tertawa bisa menekan atau mengurangi faktor risiko itu sehingga jantung dapat lebih sehat.

Baca Juga:  Ayo Kenali Gejala Depresi

Meningkatkan aliran darah

Tertawa meningkatkan aliran darah dengan melebarkan lapisan dalam pembuluh darah yang disebut endotelium. Dengan tertawa, beta-endorfin di hipotalamus terlepas, yang pada akhirnya memicu pelepasan oksida nitrat dan melebarkan pembuluh darah. Oksida nitrat adalah bahan kimia yang juga dapat melindungi jantung dengan cara mengurangi peradangan dan mencegah pembentukan plak kolesterol.

Menurunkan stres

Stres bisa membuat pembuluh darah menyempit. Bila pembuluh darah menyempit, aliran darah akan terganggu dan bisa menyebabkan penyakit jantung, termasuk serangan jantung. Sedangkan tertawa dapat mengurangi hormon pemicu stres, seperti kortisol dan epinefrin, serta meningkatkan hormon yang bisa menenangkan hati, misalnya endorfin.

Menambah antibodi

Antibodi berguna untuk menjaga kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan. Tertawa diketahui dapat menambah jumlah sel antibodi yang artinya bisa memperkuat sistem imun dan menangkal penyebab penyakit dari luar.

 

Benarkah Tertawa Terlalu Keras, Sebabkan Sakit Jantung?

Tertawa memang baik untuk kesehatan jantung. Tapi hati-hati, ternyata tertawa juga bisa membawa risiko buat jantung. Faktanya, seseorang bisa meninggal akibat tertawa terlalu keras.

Menurut penelitian di Swedia, tertawa terpingkal-pingkal dengan suara keras bisa memicu kenaikan tekanan darah yang pada akhirnya menyebabkan serangan jantung atau stroke. Tertawa terlalu keras juga bisa menyebabkan kehilangan kesadaran sementara atau syncope.

Syncope terjadi karena kurangnya asupan darah ke otak. Pemicunya antara lain tekanan darah rendah, dehidrasi, dan kelelahan. Kadang syncope disebabkan oleh batuk atau tertawa keras. Bila terkait dengan masalah jantung, syncope bisa mengakibatkan kematian mendadak.

 

Apa yang Terjadi Dalam Tubuh Saat Kita Tertawa?

Tubuh kita bekerja dengan merespons rangsangan dari luar, termasuk sesuatu yang membuat kita tertawa. Berikut ini yang terjadi dalam tubuh saat kita tertawa.

Otak

Otak tengah aktif ketika mendengar atau melihat sesuatu yang lucu. Respons otak membuat otot di sekitar mata dan pipi mendadak mengerut.

Baca Juga:  Dampak Psikologis Pasien Corona

Mata

Bila otak merasa lelucon yang didengar atau disaksikan amatlah lucu, air mata bisa menetes keluar seperti orang menangis.

Paru-paru

Otot dada dan diafragma mengencang sehingga membuat udara keluar dari paru-paru. Udara itu keluar lewat saluran menuju laring. Pita suara pun bergetar dan mengeluarkan suara vokal yang pendek seperti ha-ha-ha.

Jantung

Keluarnya udara secara tiba-tiba dari paru-paru berarti tubuh memerlukan oksigen secepatnya. Jantung pun akan berdetak lebih kencang dan memompa darah yang mengandung oksigen untuk menyuplai seluruh organ tubuh.

Otot

Otot wajah dan otot inti menegang saat tertawa, sedangkan otot lain menjadi lemas atau rileks. Karena itu, rasanya sulit langsung berdiri dan berjalan ketika sedang tertawa terbahak-bahak.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Tertawa sangat bermanfaat buat kesehatan jantung, tapi tertawa terlalu keras bisa menyebabkan masalah bagi beberapa orang. Temui dokter bila mendapat gejala sebelum atau sesudah tertawa seperti di bawah ini:

  • Sakit kepala
  • Kebingungan
  • Sulit bernapas
  • Hilang kesadaran sementara

Bila memiliki asma, tertawa juga bisa menambah risiko terkena serangan asma. Konsultasikan dengan dokter untuk menjaga agar tetap bisa tertawa dan sehat secara bersamaan.

 

Ditinjau oleh

dr. Cecilia Januette Setiawan, Sp.KJ

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa

Primaya Hospital Tangerang

 

Referensi:

Laugh syncope as a rare sub-type of the situational syncopes: a case report. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2440757/. Diakses 3 November 2021

Laughter is the Best Medicine? A Cross-Sectional Study of Cardiovascular Disease Among Older Japanese Adults. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5037252/. Diakses 3 November 2021

Laughter Proves Good Medicine for Heart. https://www.scientificamerican.com/article/laughter-proves-good-medi/. Diakses 3 November 2021

The Laughter Prescription. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6125057/. Diakses 3 November 2021

Research explains how laughter is the best medicine. https://www.mdlinx.com/article/research-explains-how-laughter-is-the-best-medicine/oX3vKVoxcoglWsKnDx0hQ. Diakses 3 November 2021

Potential health benefits of simulated laughter: A narrative review of the literature and recommendations for future research. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0965229911000574. Diakses 3 November 2021

Bagikan ke :

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.