• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Kedutan Mata Kiri Atas: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mata kedutan

Kedutan pada mata bisa sangat mengganggu, terutama jika terjadi dalam jangka waktu lama. Kedua mata bisa sama-sama mengalami kedutan baik pada bagian atas maupun bawah. Ihwal kedutan mata kiri atas, ada banyak faktor penyebabnya. Ada yang merupakan fenomena biasa dan bisa diatasi dengan cara sederhana, tapi ada pula kemungkinan kedutan itu adalah tanda adanya masalah saraf yang lebih memerlukan perhatian.

Apa Itu Kedutan

Kedutan adalah kontraksi otot pada mata, khususnya orbicularis oculi atau otot kelopak mata, secara berulang dan tak disengaja sehingga membuat kelopak mata tampak seperti berkedip atau membuka-tutup secara berulang. Ketika ada kedutan mata kiri atas, berarti otot di bagian mata itu yang mengalami kontraksi. Kedutan biasanya terjadi pada kelopak mata atas, tapi kedua sisi mata baik atas maupun bawah bisa sama-sama mengalaminya.

buat jani dokter primaya

Gerak kedutan pada mata bervariasi, dari yang amat cepat hingga lambat. Ada kedutan yang berlangsung lama, ada pula yang hanya sebentar. Secara umum, kedutan mata kiri atas ataupun bagian mata lain tidaklah membahayakan. Tapi bila kedutan itu disertai dengan gejala lain, seperti kontraksi yang tak disengaja, bisa jadi itu adalah tanda peringatan akan adanya kondisi tertentu yang membutuhkan bantuan medis.

Demikian pula jika kedutan terjadi di area wajah yang lebih luas dan cenderung membuat kelopak mata menutup dalam waktu relatif lama sehingga membatasi atau menghalangi penglihatan sepenuhnya. Dalam hal ini, ada kemungkinan kedutan mata kiri atas itu adalah tanda adanya blepharospasm atau hemifacial spasm yang tergolong sebagai masalah neurologis.

Adapun seperti dikutip dari artikel di National Library of Medicine, kedutan mata yang paling umum adalah miokimia kelopak mata yang terjadi secara berkala dan bisa hilang sendiri. Namun kondisi ini lebih sering terjadi pada bagian bawah daripada bagian atas kelopak mata.

Penyebab Kedutan Mata Kiri Atas

Dalam banyak kasus, penyebab kedutan mata kiri atas ataupun bagian mata lain tak bisa dipastikan atau tak diketahui. Namun ada sejumlah hal yang bisa menjadi faktor pemicu, seperti:

  • Kelelahan ekstrem
  • Stres
  • Kecemasan
  • Terlalu banyak mengonsumsi kafein
  • Meminum minuman beralkohol berlebih
  • Berolahraga
  • Merokok
  • Iritasi pada permukaan mata atau bagian dalam kelopak mata
  • Cahaya yang terlalu terang
  • Polusi udara
  • Dehidrasi
  • Kekurangan vitamin
  • Reaksi alergi
  • Efek samping obat-obatan tertentu, seperti topiramate dan clozapine

Selain itu, penyakit neurologis seperti multiple sclerosis, neuromyelitis optica, ensefalomielitis diseminata akut, sindrom Guillain-Barré, dan penyakit autoimun dapat menyebabkan kedutan mata kiri atas yang seringkali disertai dengan gejala neurologis lain.

Baca Juga:  Amaurosis Fugax: Kondisi yang Mengancam Penglihatan

Cara Mengatasi Kedutan Mata Kiri Atas

Kedutan mata kiri atas bisa tibs-tiba muncul lalu hilang, tapi normalnya akan berhenti atau hilang dalam beberapa hari atau pekan. Dalam hal ini, tidak diperlukan penanganan apa pun. Namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu meredakan gejala itu, seperti:

  • Banyak beristirahat menjadi salah satu cara terbaik untuk mengatasi kedutan mata. Pastikan tubuh punya waktu yang cukup untuk beristirahat, terutama tidur saat malam hari. Idealnya, waktu tidur malam yang cukup adalah selama 7-9 jam agar tidak merasa kelelahan saat beraktivitas di pagi hari.
  • Mengendalikan stres dengan berbagai cara atau teknik bisa membantu mengurangi frekuensi terjadinya kedutan mata. Di antaranya melakukan hobi atau hal yang disenangi, berlatih meditasi, atau yoga.
  • Minum air yang cukup setiap hari agar tubuh senantiasa terhidrasi. Idealnya orang dewasa minum air putih sekitar 2 liter atau 8 gelas tiap hari. Kurangnya cairan dalam tubuh bisa menyebabkan ketegangan otot, di antaranya di area mata.
  • Membatasi atau menghindari konsumsi alkohol dan kafein, termasuk teh dan minuman bersoda
  • Memijat dengan ringan dan lembut area otot yang mengalami kedutan untuk meredakan ketegangan otot. Pijat dengan ujung jari secara perlahan selama beberapa menit tiap hari agar efektif.
  • Menggunakan kompres dengan air dingin pada area sekitar mata yang berkedut. Gunakan kain yang sebelumnya direndam dalam air dingin agar kedutan berkurang.
  • Memastikan asupan makanan dengan gizi seimbang yang kaya akan nutrisi, terutama yang mempengaruhi mata. Asupan ini akan membantu mencegah kekurangan nutrisi yang bisa memicu kedutan mata kiri atas ataupun bagian lain.
Baca Juga:  Benarkah Vaksin Covid-19 Menyebabkan Mata Buta?

Jika ada diagnosis kedutan mata kiri atas akibat blepharospasm atau hemifacial spasm, dokter bisa memberikan suntikan obat ke otot kelopak mata agar berhenti berkedut. Injeksi ini biasanya diperlukan setiap 3-4 bulan sekali.

Adapun untuk kedutan mata kiri atas yang berkaitan dengan masalah neurologis, diperlukan langkah yang khusus. Dokter harus melakukan pemeriksaan dulu secara menyeluruh dan menegakkan diagnosis sebelum dapat merumuskan tindakan medis yang tepat untuk mengatasi atau meredakan kedutan mata serta gejala lain.

Kapan Harus ke Dokter

Kedutan mata kiri atas dan bagian mata lain biasanya tak berlangsung lama dan bisa hilang tanpa disadari. Namun kalau kedutan mata berlangsung dalam waktu yang lama atau terjadi secara berkala, sebaiknya segera datangi dokter guna berkonsultasi. Dokter dapat membantu menilai apakah ada kondisi kesehatan yang melatarinya dan memberikan masukan atau perawatan yang sesuai.

Narasumber:

Dr. Nurul Febriani, Sp. M

Spesialis Mata

Primaya Hospital Semarang

Referensi:

Share to :

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.