• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Kenali Peran Dokter Spesialis Ortopedi

Nyeri lutut saat naik tangga, punggung pegal terus-menerus, atau anak kecil jalannya pincang — semua itu sering membuat kita bertanya, “Harus ke dokter apa ya?” Jawabannya biasanya satu: dokter ortopedi. Banyak orang masih mengira ortopedi hanya untuk patah tulang atau pasang pen saja.

Padahal, dokter spesialis ortopedi (Sp.OT) adalah ahli seluruh sistem gerak tubuh: tulang, sendi, otot, ligamen, tendon, hingga saraf perifer. Mereka menangani dari bayi baru lahir dengan kelainan bawaan hingga lansia dengan pengapuran sendi.

Yuk, kenali lebih dalam apa itu ortopedi, apa saja yang ditangani, dan kapan Anda harus segera ke dokter spesialis tulang dan sendi!

Apa Itu Ortopedi dan Asal Katanya?

Kata “ortopedi” berasal dari bahasa Yunani, yaitu “orthos” yang berarti lurus dan “paidion” yang berarti anak. Awalnya, bidang ilmu ini fokus pada upaya meluruskan tulang anak-anak yang bengkok akibat penyakit seperti rakhitis atau polio. Seiring perkembangan ilmu kedokteran dan teknologi medis, cakupan ortopedi kini jauh lebih luas.

Dokter ortopedi tidak hanya menangani kelainan tulang pada anak, tetapi juga berbagai masalah pada sendi, otot, ligamen, tendon, hingga saraf perifer pada semua usia, mulai dari bayi hingga lansia, termasuk cedera olahraga, pengapuran sendi, osteoporosis, dan trauma akibat kecelakaan. Evolusi ini menjadikan ortopedi sebagai bidang yang komprehensif dalam menjaga kesehatan dan fungsi sistem gerak tubuh.

Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS) 2024, ortopedi adalah cabang kedokteran yang mendiagnosis, merawat, merehabilitasi, dan mencegah kelainan pada sistem muskuloskeletal (tulang, sendi, otot, ligamen, tendon, dan saraf).

10 Subspesialisasi Ortopedi yang Perlu Anda Ketahui

Subspesialis                                                  Contoh Penyakit Utama

Trauma Ortopedi Patah tulang, dislokasi, luka robek ligamen
Ortopedi Anak Kaki pengkor, pinggul bawaan, skoliosis anak
Spine (Tulang Belakang) Saraf kejepit, skoliosis, spondilolistesis
Hand & Microsurgery Putus jari, sindrom terowongan karpal
Foot & Ankle Hallux valgus, keseleo kronis, diabetic foot
Sport Injury Robek ACL/MCL, cedera bahu atlet
Tumor Tulang Kanker tulang primer, metastasis tulang
Arthroplasty (Penggantian Sendi) Penggantian lutut/pinggul karena pengapuran
Shoulder & Elbow Frozen shoulder, rotator cuff tear
Orthopaedic Oncology Tumor jinak & ganas tulang

Gejala yang Menandakan Anda Butuh Dokter Ortopedi

Segera periksa ke dokter ortopedi jika mengalami gejala-gejala berikut, karena bisa menandakan adanya masalah serius pada tulang, sendi, atau otot:

  • Nyeri sendi atau tulang lebih dari 6 minggu meski sudah istirahat
    Rasa nyeri yang menetap bisa menandakan radang sendi, cedera kronis, atau pengapuran. Istirahat saja tidak cukup, perlu evaluasi medis untuk menentukan penyebab dan pengobatan yang tepat.
  • Sendi bengkak, merah, panas, atau terasa hangat
    Tanda-tanda peradangan ini bisa berasal dari infeksi, artritis, atau cedera serius. Penanganan cepat penting untuk mencegah kerusakan permanen pada sendi.
  • Kesulitan berjalan, pincang, atau postur tubuh berubah
    Perubahan gaya berjalan atau postur dapat menunjukkan kelainan tulang belakang, cedera ligamen, atau kelemahan otot. Diagnosis dini membantu mencegah komplikasi lebih lanjut.
  • Tulang terasa “krek” atau berbunyi keras saat digerakkan
    Bunyi pada sendi atau tulang bisa menjadi indikasi pengapuran sendi, kerusakan kartilago, atau masalah biomekanik lain yang memerlukan pemeriksaan ortopedi.
  • Nyeri malam hari yang mengganggu tidur
    Nyeri yang muncul saat malam hari bisa menandakan kondisi serius seperti tumor tulang, peradangan kronis, atau cedera yang tidak sembuh sempurna.
  • Kehilangan kekuatan otot di lengan atau kaki
    Penurunan kekuatan otot bisa mengindikasikan saraf tertekan, cedera tendon, atau gangguan neurologis yang memerlukan evaluasi spesialis.
  • Cedera olahraga yang tidak sembuh dalam 2–3 minggu
    Cedera yang lama sembuh, seperti keseleo, robekan ligamen, atau fraktur kecil, harus diperiksa agar tidak menimbulkan kerusakan permanen atau membatasi aktivitas fisik.
Baca Juga:  Mengenal Penyebab Kifosis dan Cara Mencegahnya

Prosedur yang Biasa Dilakukan Dokter Ortopedi

  • Operasi patah tulang & pemasangan pen/plat
    Dokter ortopedi melakukan reposisi tulang yang patah dan menstabilkannya dengan pen, plat, atau sekrup agar tulang dapat sembuh pada posisi yang benar. Prosedur ini mencegah deformitas, mempersingkat waktu pemulihan, dan mengembalikan fungsi normal anggota tubuh.
  • Artroskopi (operasi lubang kunci) lutut, bahu, pergelangan
    Prosedur minimal invasif ini menggunakan kamera kecil dan alat khusus yang dimasukkan melalui sayatan kecil. Artroskopi memungkinkan dokter memperbaiki kerusakan meniskus, ligamen, atau kartilago dengan risiko komplikasi dan waktu pemulihan yang lebih rendah dibanding operasi terbuka.
  • Penggantian sendi lutut/pinggul
    Pada pasien dengan osteoartritis parah atau kerusakan sendi akibat cedera, dokter ortopedi dapat melakukan operasi penggantian sendi dengan prostesis. Prosedur ini bertujuan mengurangi nyeri, meningkatkan mobilitas, dan kualitas hidup pasien.
  • Operasi skoliosis & fusi tulang belakang
    Skoliosis atau kelainan tulang belakang yang signifikan dapat diatasi melalui koreksi dan fusi tulang belakang, sehingga mencegah kelainan postur semakin parah dan mengurangi nyeri kronis. Teknik ini memerlukan perencanaan cermat untuk menjaga keseimbangan tubuh dan fungsi saraf.
  • Bedah mikro tangan (penyambungan jari putus)
    Dokter ortopedi dengan spesialisasi bedah tangan dapat menyambungkan kembali jari atau tendon yang putus menggunakan mikroskop dan alat khusus. Prosedur ini membutuhkan presisi tinggi untuk memulihkan fungsi tangan secara optimal.
  • Injeksi PRP, viscosupplementation, atau steroid sendi
    Terapi injeksi digunakan untuk mengurangi nyeri, peradangan, dan meningkatkan fungsi sendi. Platelet-Rich Plasma (PRP) merangsang penyembuhan jaringan, viscosupplementation menambah pelumas sendi pada osteoartritis, sedangkan steroid mengurangi peradangan akut.
  • Terapi manipulasi & fisioterapi khusus ortopedi
    Selain prosedur invasif, dokter ortopedi juga meresepkan terapi konservatif seperti manipulasi sendi, latihan penguatan otot, dan fisioterapi khusus untuk memperbaiki mobilitas, mengurangi nyeri, serta mencegah cedera lebih lanjut.
Baca Juga:  Cara Mengetahui Saraf Terjepit dan Pengobatannya

Cara Dokter Ortopedi Mendiagnosis Penyakit

  1. Wawancara mendalam tentang keluhan & riwayat cedera
  2. Pemeriksaan fisik khusus (tes Lachman, McMurray, dll)
  3. Foto rontgen untuk melihat tulang & sendi
  4. MRI untuk jaringan lunak (ligamen, meniscus, cakram tulang belakang)
  5. CT scan 3D untuk patah tulang kompleks
  6. USG muskuloskeletal untuk tendon & bursitis
  7. EMG/NCV jika ada saraf terjepit

Kapan Harus Langsung ke Dokter Ortopedi (Jangan Tunggu!)

Segera ke IGD ortopedi jika:

  • Tulang terlihat menonjol atau bengkok tidak wajar setelah jatuh
  • Tidak bisa menapak sama sekali setelah cedera
  • Sendi “terkunci” atau tidak bisa digerakkan
  • Nyeri hebat + mati rasa + tangan/kaki dingin

Informasi lengkap tentang dokter ortopedi dapat dibaca pada artikel dokter ortopedi dan layanan ortopedi dari Primaya Hospital.

Ortopedi Bukan Hanya untuk Patah Tulang

Dokter ortopedi adalah “arsitek tubuh” yang menjaga tulang, sendi, dan otot kita tetap kuat sepanjang hidup. Dari bayi dengan kaki pengkor hingga lansia dengan lutut aus, mereka memiliki solusi — mulai dari terapi konservatif hingga operasi canggih lubang kunci. Jangan tunda periksa hanya karena “masih bisa ditahan”. Deteksi dini berarti penyembuhan lebih cepat, biaya lebih murah, dan kualitas hidup jauh lebih baik. Jaga tulang dan sendi Anda — karena mereka yang membawa Anda berjalan, bekerja, dan menikmati hidup setiap hari!

Ditinjau oleh:

dr. Andi Gazali Said, Sp. OT(K)

Dokter Spesialis Ortopedi Subspesialis Hip and Knee

Primaya Hospital Tangerang

Referensi:

Share to :

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below