• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Pemeriksaan Kolesterol: Tujuan, Manfaat, dan Prosedur

Pemeriksaan Kolesterol

Kolesterol merupakan komponen lemak yang penting bagi manusia, diantaranya berperan dalam susunan membran sel, pembentukan hormon dan penyerapan vitamin yang larut dalam lemak. Meskipun kolesterol mempunyai banyak peranan penting namun dapat juga membahayakan tubuh kita jika kadarnya melebihi batas normal, kondisi tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit jantung dan stroke.

Di Indonesia, berdasarkan data surveilans penyakit tidak menular berbasis fasilitas kesehatan tingkat pertama dan survei indikator kesehatan nasional tahun 2016 bahwa jumlah responden dengan hasil pemeriksaan kolesterol darah yang tinggi mencakup 10.614 responden (42% dari seluruh jumlah responden). Data Kesehatan Dunia (World Health Organization) mengungkapkan bahwa peningkatan kolesterol diperkirakan menyebabkan 2,6 juta kematian  dan 29,7 juta disability-adjusted life years (DALYs).

buat jani dokter primaya

Tujuan Pemeriksaan

Tujuan pemeriksaan kolesterol yakni untuk mengetahui  jumlah kadar komponen lemak dalam darah dan dapat mengetahui resiko terjadinya timbunan plak atau  penyumbatan di pembuluh darah.

American Heart Association merekomendasikan bagi orang dewasa berusia 20 tahun ke atas untuk melakukan pemeriksaan kadar kolesterol rutin. Setidaknya setiap empat sampai enam tahun sekali, terlebih ketika kadarnya mulai naik.

Anjuran pemeriksaan  akan lebih sering bagi pasien yang berisiko dan memiliki kadar lemak tinggi dengan tujuan untuk memantau hasil pengobatan dan mengendalikan faktor resiko.

Kadar kolesterol yang tinggi seringkali tidak menimbulkan keluhan apapun bagi penderitanya, oleh sebab itu sebaiknya  kita melakukan pemeriksaan kadar kolesterol darah secara berkala agar kita dapat mengendalikan dan terhindar dari resiko penyakit berbahaya.

Apa itu pemeriksaan Kolesterol ?

Saat kita menemui ahli kesehatan dan ingin melakukan pemeriksaan kolesterol, akan direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan panel lipid atau profil lipid yang terdiri dari kolesterol total,  LDL (low density lipoprotein), HDL (High density Lipoprotein) dan Trigliserida.

  • Total kolesterol terdiri dari Keseluruhan jumlah kolesterol yang ditemukan dalam darah, yaitu terdiri dari kolesterol LDL, kolesterol HDL, dan 20% Trigliserida.
  • Low-density Lipoprotein: LDL tinggi dalam darah dapat menyebabkan penumpukan plak di pembuluh darah. Plak ini dapat menyebabkan stroke dan serangan jantung.
  • High-density Lipoprotein: HDL memiliki peran untuk membantu membawa LDL dan menjaga pembuluh darah terbuka, sehingga aliran darah tetap lancar.
  • Trigliserida: Jenis lemak dalam darah yang terbentuk saat tubuh mengubah kalori yang tidak dibutuhkan menjadi trigliserida dan tersimpan dalam sel lemak.
Baca Juga:  Prosedur Pemeriksaan Glukosa Darah (Puasa) untuk Cegah Diabetes

Kisaran nilai rujukan kolesterol total, LDL, HDL dan Trigliserida

Panduan klasifikasi kadar rujukan pemeriksaan lipid profil dari National Cholesterol Education Program (NCEP ATP III Tahun 2001) sebagai berikut.

kadar  total kolesterol terbagi ke dalam beberapa kategori yaitu :

  • Optimal : di bawah 200 mg/dL
  • Batas optimal : 200 – 239 mg/dL
  • Tinggi: 240 mg/dL atau lebih tinggi

Kadar rujukan Kolesterol LDL Direk terbagi dalam :

  • Optimal : Dibawah 100 mg/dl
  • Mendekati optimal : 100-129 mg/dl
  • Batas optimal : 130-159 mg/dl
  • Tinggi : 160-189 mg/dl
  • Sangat tinggi : 190 mg atau lebih tinggi

Kadar rujukan  kolesterol HDL terbagi dalam :

  • Rendah : kurang dari 40 mg/dl
  • Optimal : Diatas 60 mg/dl atau lebih tinggi

Kadar rujukan trigliserida terbagi dalam :

  • Optimal : Kurang dari 150 mg/dl
  • Batas optimal : 150-199 mg/dl
  • Tinggi : 200 – 499 mg/dl
  • Sangat tinggi : 500 mg/dl atau lebih tinggi

Abnormalitas salah satu profil lipid dalam darah disebut dislipidemia.  Selain itu, dapat juga diklasifikasikan berdasarkan profil lipid yang menonjol seperti hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia, isolated low HDL-kolesterol dan dislipidemia campuran.

Nilai rujukan diatas akan disesuaikan kembali oleh dokter bila kita mempunyai faktor resiko gangguan pembuluh darah seperti penyakit jantung koroner, stroke, merokok, tekanan darah tinggi, riwayat sakit keluarga, faktor usia, sindrom metabolik, diabetes melitus dan faktor resiko lainnya. Hasil pemeriksaan dapat menjadi acuan dokter dalam memberikan penatalaksanaan seperti rekomendasi perubahan gaya hidup atau pemberian terapi obat-obatan agar kesehatan tubuh kita tetap optimal.

Baca Juga:  Hematologi Lengkap: Pengertian dan Manfaatnya

Prosedur Pemeriksaan 

Pemeriksaan kadar kolesterol atau profil lipid dilakukan menggunakan sampel darah. Sebelum pengambilan darah, ahli kesehatan akan menyarankan untuk berpuasa selama 10-12 jam. Selama berpuasa kita masih diperbolehkan untuk minum air putih. Tes darah dilakukan di pagi harinya setelah kita beristirahat cukup dan menghindari aktifitas fisik yang berat serta jangan lupa untuk menginformasikan  obat-obat rutin yang kita konsumsi.

Pengambilan darah menggunakan jarum di pembuluh darah pada bagian lengan, selanjutnya sampel darah akan di persiapkan dan dilakukan pemeriksaan menggunakan  alat Clinical Chemistry analyzer untuk mengukur kadar profil lipid.

Proses pengujian biasanya memakan waktu beberapa jam dan setelah hasilnya keluar, kita dapat berkonsultasi dengan dokter mengenai hasil pemeriksaan.

Tempat Pemeriksaan 

Pemeriksaan profil lipid dapat Anda lakukan di rumah sakit, fasilitas layanan primer atau laboratorium klinik yang mempunyai fasilitas tersebut. Jika ingin memeriksanya,  Anda dapat membuat janji terlebih dahulu dengan ahli kesehatan untuk persiapan sebelum pemeriksaan.

Narasumber :

dr. Dwi Fajaryani, Sp.PK

Spesialis Patologi Klinik

Primaya Hospital Bekasi Barat

Referensi:

  • Physiology Cholesterol, Trevor Huff et al. National Library of Medicine. Last Updated March 06 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470561
  • Center for Disease Control and prevention. https://www.cdc.gov/kolesterol/about.htm
  • Profil Penyakit Tidak Menular. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2016
  • Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I,Simadibrata KM, Setiati S, editor (penyunting). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid III Edisi ke-5.Jakarta: Balai penerbit FKUI; 2009.
  • National Cholesterol Education program ATP III guideline. National heart, lung, and blood institute. 2001
  • Cholesterol Levels: What You Need to Know, https://medlineplus.gov/kolesterolhtml, Diakses 9 Januari 2024
Share to :

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.