• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Pemeriksaan Kolesterol HDL: Tujuan dan Cara Membaca Hasilnya

Tes kolesterol adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mengukur jumlah kadar kolesterol yang terkandung di dalam tubuh. Salah satu jenis kolesterol yang memerlukan pemeriksaan adalah  kolesterol HDL atau kolesterol baik.

HDL atau high-density lipoprotein merupakan good cholesterol dalam darah yang dapat membantu melawan penumpukan plak di arteri. Oleh karena itu, untuk mengetahui jumlahnya di dalam tubuh membutuhkan tes darah.

buat jani dokter primaya

Apa itu Pemeriksaan Kolesterol HDL?

HDL adalah jenis lipoprotein yang ada di dalam darah. Lipoprotein adalah sebuah partikel yang berasal dari lipid (lemak) dan protein. Tugas utamanya untuk mengangkut lemak ke seluruh tubuh menuju sel-sel yang mengancam.

Pemeriksaan kolesterol HDL adalah pemeriksaan darah yang bertujuan untuk mengukur kadar HDL dalam darah. Keberadaannya dinilai baik untuk kesehatan jantung, maka perlu meningkatkan kadarnya untuk membantu mengurangi LDL atau kolesterol jahat dan membuangnya dari tubuh karena LDL ini dapat memicu penyakit jantung. Oleh karena itu penting untuk meningkatkan kadar HDL yang memiliki manfaat bagi tubuh. Sebaliknya, anda perlu menurunkan LDL yang  berisiko tinggi terhadap kesehatan jantung.

Tujuan Pemeriksaan Kolesterol HDL

Pemeriksaan HDL biasanya digunakan untuk menentukan risiko penyakit jantung dan stroke. Ketika anda memiliki kadar kolesterol HDL tinggi, anda memiliki risiko lebih rendah dan mungkin tidak disarankan pengobatan.

Pemeriksaan HDL biasanya tidak dapat terpisah dari pemeriksaan lainnya seperti LDL dan Trigliserida. Kombinasi kolesterol total dan HDL bertujuan untuk skrining risiko penyakit jantung, terutama penyakit yang masih tahap awal. Tujuan pemeriksaan High-density Lipoprotein bagi penderita penyakit kolesterol adalah untuk memantau perkembangan penyakit. Pemeriksaan HDL juga dilakukan untuk tujuan memantau apakah pengobatan berjalan baik atau tidak.

Pemeriksaan HDL secara rutin dapat membantu mengetahui kondisi kolesterol di dalam tubuh sehingga akan lebih mudah melakukan perawatan, pengobatan, dan pencegahan terhadap berbagai penyakit kolesterol

Manfaat Pemeriksaan Kolesterol HDL

Manfaat melakukan pemeriksaan kadar HDL adalah dapat terhindar dari berbagai penyakit yang terjadi akibat kolesterol, juga bermanfaat untuk memberikan informasi kepada dokter mengenai kondisi pasien yang sedang menjalani pengobatan sehingga dokter dapat menentukan obat-obatan yang tepat. Memiliki kadar kolesterol HDL yang tinggi umumnya baik untuk tubuh. Namun, beberapa kondisi dapat menyebabkan kadarnya melebihi batas normal atau terlalu tinggi,

Baca Juga:  Potensi Penularan Virus Corona Selama Puasa

Kadar kolesterol HDL yang rendah lebih berbahaya karena dapat mengindikasikan seseorang mengidap penyakit yang mengarah ke penyakit jantung. Oleh karena itu, penting untuk tes HDL bersamaan dengan tes darah lainnya.

Kisaran Kadar Kolesterol HDL Normal

Melansir Cleveland Clinic, kadar HDL ideal untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah berada di angka 60 mg/dL atau lebih tinggi. Kadar HDL yang tidak sehat dan berisiko tinggi terkena penyakit jantung adalah kurang dari 40 mg/dL. Orang yang memiliki HDL yang rendah memiliki masalah medis cukup serius yang berkaitan dengan penyakit kardiovaskuler. Oleh karena itu, sangat penting melakukan pemeriksaan HDL secara rutin untuk mengendalikan kadarnya. Jika terlalu rendah, maka Anda dapat meningkatkan kadarnya hingga berada di angka ideal atau lebih tinggi yang baik untuk kesehatan.

Persiapan Pemeriksaan Cholesterol HDL

Dokter akan memberikan instruksi lengkap untuk persiapan pemeriksaan. Persiapan tersebut seperti puasa sebelum pemeriksaan HDL selama 12 jam dan mungkin menghentikan sementara pengobatan tertentu. Beberapa kondisi yang  bisa menurunkan kadar HDL dalam darah adalah penyakit akut, serangan jantung, operasi, dan hal yang menimbulkan stres. Jika ingin melakukan pemeriksaan tetapi sedang sakit, maka dapat menunggu enam minggu setelah sakit. Selain itu, pada wanita hamil kadar HDL juga dapat berpengaruh sehingga pemeriksaan perlu menunggu enam minggu setelah melahirkan.

Hal yang paling penting adalah ikuti instruksi dari dokter sebelum melakukan pemeriksaan agar hasilnya optimal dan sesuai dengan harapan, serta tes darah dapat berjalan dengan lancar.

Prosedur Pemeriksaan Kolesterol HDL

Pemeriksaan kolesterol HDL berlangsung dengan cepat dan relatif tanpa rasa sakit. Petugas kesehatan akan mengambil sampel darah menggunakan jarum suntik pada pembuluh darah vena yang terdapat di area lengan pada bagian dalam atas.

Setelah pengambilan darah sudah cukup, kemudian darah akan dikirim ke laboratorium untuk tahap pengujian. Petugas laboratorium akan memeriksa dan mengevaluasi tingkat HDL yang terkandung di dalam sampel darah.

Baca Juga:  Prosedur Pemeriksaan Glukosa Darah (Puasa) untuk Cegah Diabetes

Hasil pemeriksaan sudah dapat diambil di laboratorium sesuai dengan tanggal pengambilan hasil pemeriksaan.

Arti Hasil Pemeriksaan Cholesterol HDL

Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil setiap orang yaitu usia, jenis kelamin, riwayat kesehatan, dan kadar kolesterol total. Jadi, hasil pemeriksaan akan berbeda.

Kadar HDL yang sehat berada di atas 60 mg/dL. Kondisi ini menunjukkan memiliki risiko penyakit jantung yang rendah. Namun, kadar yang terlalu tinggi dapat juga menandakan ada masalah kesehatan tertentu. Kadar HDL di bawah angka 40 atau 50 mg/dL sudah termasuk rendah.

Kondisi ini mungkin menunjukan adanya risiko penyakit kardiovaskular yakni penyakit jantung dan stroke, sehingga perlu diwaspadai. Jika sudah memiliki kolesterol tinggi dan memiliki faktor risiko terhadap penyakit jantung, maka. penting melakukan pemeriksaan lebih sering.

Hal ini bertujuan untuk mengontrol dan menentukan pengobatan yang tepat.

Tempat Pemeriksaan Kolesterol HDL

Pemeriksaan HDL dapat dilakukan bersamaan dengan tes darah lainnya di rumah sakit atau klinik yang tersedia fasilitas laboratorium. Hal ini untuk memudahkan memperoleh hasil yang cepat dan akurat.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan kadar HDL rendah, dokter akan merekomendasikan pengobatan untuk meningkatkan kadar, termasuk menjalani pola makan sehat, berhenti merokok, dan berolahraga yang teratur.

Jadi, sangat penting melakukan pemeriksaan kolesterol HDL untuk mengetahui dan mengidentifikasi kadar HDL dalam tubuh. Jika mengetahui berapa jumlah kadarnya, maka akan lebih mudah melakukan perawatan dan pencegahan penyakit kolesterol.

Narasumber:

dr. Andi Ahmad Tarau Sp. PK

Spesialis Patologi Klinik

Primaya Hospital Inco Sorowako

Referensi:

  • What To Know About HDL Cholesterol – Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/24395-hdl-cholesterol. Diakses 9 Januari 2024.

  • HDL blood test: What is measured, what does it mean?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/hdl-blood-test. Diakses 9 Januari 2024.

  • HDL Cholesterol Testing. https://www.testing.com/tests/hdl-cholesterol/. Diakses 9 Januari 2024.

  • High-Density Lipoprotein (HDL) Cholesterol Test. https://www.healthline.com/health/hdl-test. Diakses 9 Januari 2024.

  • HDL Cholesterol: “The Good Cholesterol”. https://www.webmd.com/cholesterol-management/hdl-cholesterol-the-good-cholesterol. Diakses 9 Januari 2024.

Share to :

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.