• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Kenali Gejala Acanthosis Nigricans, Tanda Awal Diabetes

Acanthosis nigricans merupakan salah satu kondisi kesehatan yang ditandai dengan gejala kelainan kulit berupa kehitaman. Umumnya, kondisi ini terjadi pada pengidap diabetes & prediabetes. Namun, beberapa penyakit sistemik lain juga diketahui dapat menjadi salah satu penyebabnya.

Kulit yang terkena penyakit ini akan tampak hitam, tebal, dan kasar. Pada beberapa orang, mereka seringkali menyebutnya sebagai daki. Padahal, keduanya berbeda karena pada acanthosis nigricans tidak dapat hilang walaupun digosok atau menggunakan perlakukan skincare topikal.

buat jani dokter primaya

Apa itu Acanthosis Nigricans?

Acanthosis nigricans

Acanthosis nigricans adalah kondisi kelainan kulit akibat penyakit sistemik. Umumnya, penyakit yang mendasarinya yakni prediabetes dan gula darah yang tinggi. Kondisi ini akan mengakibatkan kulit berwarna kehitaman, menebal, bertekstur agak kasar, dan juga kadang terasa sakit serta memiliki bau yang tidak sedap.

Awalnya, Acanthosis nigricans ditemukan oleh Paul Gerson Unna, Janovsky, dan Pollitzer pada tahun 1889. Penderitanya sendiri umumnya berupa orang usia dewasa di ats 40 tahun. Resistensi insulin menjadi salah satu faktor risiko utamanya.

Karena kondisi ini merupakan sebab dari penyakit sistemik lain yang mendasarinya, maka penyembuhannya sendiri harus dari akar penyakit tersebut. Oleh karena itu, dokter akan melakukan beberapa upaya untuk mengatasi masalah ini dengan mengevaluasi penyakit yang mendasarinya.

Kondisi Acanthosis nigricans
Gejala Utama Kulit yang hitam dan tebal
Dokter Spesialis Dokter spesialis penyakit dalam, spesialis kulit dan kelamin, spesialis penyakit dalam (endokrin metabolik & diabetes)
Penyebab Resistensi insulin, penyakit autoimun, kencing manis, hipotiroidisme, obesitas, keganasan (kanker)
Diagnosis Cek fisik, cek penunjang (bila dibutuhkan), wawancara medis
Faktor Risiko Keturunan penderita diabetes, gaya hidup tidak sehat, penduduk asli Amerika & Afrika
Pengobatan Pemberian obat-obatan sesuai penyakit yang mendasarinya
Pencegahan Penerapan gaya hidup sehat
Komplikasi Bergantung pada penyakit yang mendasari

Di Mana Lokasi Acanthosis Nigricans Muncul?

Tidak semua bagian kulit dapat terjangkit oleh acanthosis nigricans. Umumnya, kondisi ini sering menyerang pada bagian lipatan lipatan kulit. Berikut ini beberapa bagian yang kerap muncul:

  • Siku
  • Lipat paha
  • tengkuk leher
  • Siku
  • Wajah
  • Pusar
  • Selangkangan
  • Telapak tangan
  • Lutut
  • Bibir
  • Tungkak kaki
  • Lipatan bawah payudara
  • Ketiak
Baca Juga:  Masa Inkubasi Covid-19, Berapa Lama?

Faktor Risiko

Seseorang dapat rentan terkena kondisi ini apabila memiliki beberapa faktor risiko seperti berikut:

  • Ras penduduk asli Amerika
  • Ras penduduk asli Afrika
  • Resistensi insulin
  • Obesitas
  • Diabetes (kencing manis)
  • Penggunaan obat-obatan
  • Polycystic ovary syndrome
  • Lupus
  • Kanker
  • Hipotiroidme

Penyebab

Acanthosis nigricans

Perkembangan Acanthosis nigricans pada seseorang umumnya terjadi karena beberapa faktor seperti:

  • Penyakit autoimun
  • Kelainan genetik
  • Kanker
  • Gangguan metabolisme
  • Obat-obatan

Gejala Acanthosis nigricans

Seperti yang tertera pada laman Mayo Clinic, bahwa antara anak, remaja, maupun dewasa, semua penderita acanthosis nigricans memiliki beberapa persamaan gejala seperti halnya:

  • Kulit yang menghitam
  • Kulit yang menebal
  • Gatal (kondisi yang ganas)

Diagnosa

Pemeriksaan acanthosis nigricans oleh dokter membutuhkan beberapa tahapan seperti halnya wawancara medis, cek fisik, dan cek penunjang. Berikut rinciannya:

1. Wawancara Medis

Dokter akan melakukan wawancara seperti bertanya tentang riwayat kesehatan dan penyakitnya. Selain itu, dokter juga akan menanyakan tentang penggunaan obat-obatan seperti pil kontrasepsi, steroid, asam nikotinat, ataupun suntik insulin.

2. Pemeriksaan Fisik

Bagian ini meliputi beberapa pengecekan. Di antaranya cek berat badan, lingkar pinggang, tekanan darah, dan tentunya pengecekan bagian kulit yang terdampak.

3. Pemeriksaan Penunjang

Beberapa pengecekannya meliputi cek gadar gula darah puasa, cek insulin puasa, test HbA1c, cek darah antigen carcinoembryonic, dan juga antigen glikoprotein CA 125. Dalam beberapa kasus, seperti pada penderita usia 50 tahun lebih yang terduga mengidap kanker saluran cerna akan di lakukan biopsi, endoksopi, CT scan perut.

Baca Juga:  Embolisme Paru: Gejala, Penyebab, dan Penanganannya

Komplikasi

Acanthosis nigricans

Tidak ada komplikasi yang timbul dari kondisi ini. Namun, penyakit yang mendasarinya tersebutlah yang dapat menimbulkan komplikasi.

Sebagai contoh, penyakit resistensi insulin dapat menimbulkan komplikasi berupa nefropati, retinopati, stroke, hingga neuropati perifer. Ada pula hipotiroidisme yang menyebabkan komplikasi gondok dan gagal jantung.

Pencegahan

Terdapat beberapa metode yang dapat kalian lakukan untuk mencegah terkena acanthosis nigricans seperti halnya:

  • Diet dengan nutrisi yang mencukupi
  • Batasi gula tinggi dan lemak jenuh
  • Olahraga secara teratur
  • Selalu cukupi kebutuhan air minum
  • Berjemur untuk mencukupi vitamin D
  • Kelola stres dan depresi
  • Tidur yang cukup dan berkualitas
  • Hindari merokok
  • Hindari minum alkohol
  • Turunkan berat badan pada obesitas

Pengobatan

Bila sudah terkena, maka harus melakukan pengobatan sesuai kondisi yang mendasarinya. Obat-obatan yang ini biasa dokter aplikasikan pada penderita umumnya:

  • Vitamin D topikal
  • DMARD (untuk autoimun)
  • Metformin (untuk diabetes)
  • Keratolitik (retinoid lokal)
  • Podophyllin

Kapan Harus ke Dokter?

Segera dapatkan penanganan dari dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis kulit dan kelamin, dan juga spesialis penyakit dalam (endokrin metabolik & diabetes) apabila menemukan gejala dari acanthosis nigricans ini.

Dokter akan mendiagnosa Anda berdasarkan penyakit yang mendasarinya serta memberikan pengobatan sehingga acanthosis nigricans dapat sembuh total. Apalagi, kondisi ini seringkali terkait dengan penyakit berbahaya yang mengancam nyawa. Jadi, penanganan sedini mungkin merupakan suatu keharusan.

Narasumber:

dr. Rochsismandoko Sp. PD, KEMD, FINASIM, FACE

Spesialis Penyakit Dalam

Primaya Hospital Tangerang

Referensi:

  • Acanthosis nigricans. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK431057. Diakses pada 13 November 2023.
  • Acanthosis nigricans: Overview.https://www.aad.org/dermatology-a-to-z/diseases-and-treatments/a—d/acanthosis-nigricans/who-gets-causes. Diakses pada 13 November 2023.
  • Drug-induced acanthosis nigricans. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/33480113/. Diakses pada 13 November 2023.
  • Acanthosis nigricans. https://bestpractice.bmj.com/topics/en-us/424. Diakses pada 13 November 2023.
  • Acanthosis nigricans: Signs and symptoms. https://www.aad.org/public/diseases/a-z/acanthosis-nigricans-symptoms. Diakses pada 13 November 2023.
  • Acanthosis Nigricans. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/acanthosis-nigricans/symptoms-causes/syc-20368983. Diakses pada 13 November 2023.
  • Gastric Cancer. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK459142/. Diakses pada 13 November 2023.
Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.