• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Tata Cara Perawatan Luka Diabetes dan Luka Gangren

Tata Cara Perawatan Luka Diabetes dan Luka Gangren

Luka diabetes dan luka gangren adalah dua jenis luka yang kerap berkaitan. Penanganan luka diabetes yang tidak tepat bisa menyebabkan timbulnya gangren. Gangren adalah kondisi yang berbahaya dan berpotensi fatal yang terjadi ketika aliran darah ke suatu area jaringan tubuh terputus. Pengidap diabetes lebih berisiko mengalami gangren yang bisa berujung pada amputasi bagian tubuh yang terkena dampak. Oleh sebab itu, lakukan perawatan luka sejak dini. Jika sulit mobilisasi ke klinik atau rumah sakit, manfaatkan layanan homecare untuk melakukan tindakan keperawatan di rumah seperti perawatan luka. Hubungi Kavacare Support di nomorĀ 0811 1446 777 untuk menjadwalkan kunjungan perawat ke rumah untuk penanganan luka gangren atau luka diabetes di rumah.

 


Penyebab Luka pada Penderita Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah melebihi normal. Penderita diabetes rentan mengalami luka yang tanpa disadari bisa berkembang dan mengakibatkan konsekuensi serius. Akibat kadar gula darah yang tinggi, pembuluh darah pengidap diabetes kerap mengalami gangguan berupa penyempitan dan/atau pengerasan. Masalah itu menyebabkan pasokan darah ke seluruh tubuh terganggu.

Maka ketika terjadi luka sedikit saja, ada risiko komplikasi yang membahayakan. Sebab, bagian yang luka itu tak dapat menerima pasokan darah kaya oksigen dan nutrisi secara memadai yang penting untuk mempercepat penyembuhan luka. Pengidap diabetes juga rentan mengalami kerusakan saraf atau neuropati diabetik pada kaki. Kondisi ini menyebabkan luka yang dialami pasien tak terasa hingga akhirnya menyebar dan terinfeksi. Kadar gula darah yang tinggi bisa membuat tubuh susah melawan infeksi sehingga penderita diabetes berisiko terkena gangren.

Itu sebabnya penting bagi penderita diabetes untuk mencegah luka. Luka diabetes seringnya terjadi pada bagian tubuh bawah, terutama kaki. Penyebab yang paling umum antara lain kapalan, kulit kering, dan memakai alas kaki yang tidak pas. Bila sudah terjadi luka, penanganan luka itu harus dilakukan dengan tepat untuk mencegah komplikasi seperti gangren hingga amputasi.

 

Perlengkapan yang Diperlukan untuk Perawatan Luka Diabetes

Luka diabetes sebaiknya ditangani oleh dokter atau tenaga medis yang terlatih. Namun penanganan luka diabetes yang ringan atau pada tahap awal bisa dilakukan sendiri di rumah jika pasien atau anggota keluarganya telah memahami cara merawat luka diabetes yang tepat. Peralatan sederhana yang dibutuhkan untuk merawat luka diabetes antara lain:

  • Sarung tangan steril
  • Gunting perban
  • Alkohol medis
  • Cairan NaCL 0,9%
  • Pinset
  • Kasa steril
  • Kapas
  • Perban
  • Plester gulung cokelat
  • Obat luka diabetes sesuai dengan resep dokter
  • Perlak
Baca Juga:  Cara Penularan Hepatitis Akut

 

Urutan Merawat Luka Diabetes

Luka diabetes memerlukan perawatan yang memadai demi mencegah komplikasi. Urutan merawat luka diabetes dijelaskan di bawah ini:

  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  • Kenakan sarung tangan
  • Letakkan bagian yang luka di atas perlak
  • Basahi balutan luka dengan alkohol medis
  • Buka balutan lapisan terluar dengan pinset secara perlahan
  • Bersihkan area kulit sekitar luka dan bekas plester bila ada
  • Buka bulatan lapisan dalam
  • Tekan dengan lembut tepi luka untuk mengeluarkan cairan pus atau nanah
  • Bersihkan luka dengan cairan NaCL
  • Tutup dengan kasa
  • Pasang kembali perban dan plester

 

Apa Saja Komplikasi Luka Diabetes dan Gangren

Penderita diabetes perlu waspada terhadap luka yang dialami. Bahkan goresan kecil pada kaki bisa berkembang menjadi luka yang lebih luas dan berat hingga mengarah pada komplikasi. Komplikasi yang paling membahayakan adalah gangren dan amputasi. Komplikasi luka diabetes lain yang sering terjadi termasuk:

  • Infeksi kulit: kulit di sekitar area luka bisa terinfeksi oleh kuman sehingga membengkak dan menimbulkan bau tidak sedap. Infeksi juga akan membuat pasien mengalami demam. Bila infeksi menyebar hingga tulang, risiko amputasi akan meningkat.
  • Pembentukan abses: saat luka diabetes terinfeksi, ada kemungkinan pembentukan abses, yakni kumpulan nanah di bawah kulit yang menimbulkan rasa nyeri.
  • Sepsis: bila infeksi merasuk jauh ke dalam kulit, muncul risiko sepsis lantaran pembuluh darah turut terinfeksi. Sepsis adalah kondisi ketika sistem imun tubuh bereaksi berlebih terhadap infeksi hingga justru merusak jaringan dan organ.
  • Kelainan bentuk kaki: infeksi luka diabetes bisa melemahkan tulang dan otot hingga mengakibatkan kelainan bentuk kaki.

 

Bagaimana Mencegah Komplikasi Luka Diabetes dan Luka Gangren

Jika ada luka diabetes, pasien mesti segera menaikkan tingkat kewaspadaan dan melakukan penanganan luka diabetes yang tepat untuk mencegah komplikasi. Terdapat beragam cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi risiko luka diabetes dan komplikasinya, termasuk gangren dan amputasi. Di antaranya:

  • Menjaga kebersihan kaki, gunakan sabun yang lembut dan air hangat
  • Keringkan kaki dengan lap lembut setelah dibersihkan
  • Kendalikan kadar gula darah, antara lain dengan makan makanan sehat
  • Cek kondisi kaki secara teratur agar tahu sejak dini bila ada luka
  • Kenakan alas kaki yang pas dan nyaman
  • Sebelum mengenakan alas kaki, cek apakah ada benda tajam atau benda lain yang bisa menimbulkan luka di dalamnya
  • Hindari pergi ke luar rumah tanpa alas kaki
  • Terapkan gaya hidup aktif agar sirkulasi darah di kaki baik
  • Jaga berat badan sehat
  • Berhenti merokok bagi perokok
  • Kendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah
  • Bila melihat ada luka pada kaki, termasuk kapalan, sebaiknya datangi dokter untuk berkonsultasi
  • Kenakan kaus kaki yang kering dan bersih, hindari kaus kaki ketat karena bisa menghambat peredaran darah
  • Jalani kontrol rutin dengan dokter
Baca Juga:  Ciri-ciri Asam Lambung Naik

 

Tips Merawat Luka Diabetes di Rumah

Penanganan luka diabetes memerlukan pengetahuan dan keahlian khusus. Bila Anda tidak yakin, sebaiknya lakukan perawatan di fasilitas layanan kesehatan dengan bantuan dokter atau tenaga medis. Atau dapatkan layanan medis di rumah dengan memanggil dokter serta perawat ke rumah. Di rumah, Anda juga bisa merawat luka diabetes dengan langkah sederhana seperti berikut ini:

  • Jangan beri tekanan pada luka. Penderita diabetes yang mengalami luka mungkin memerlukan kursi roda atau kruk untuk bergerak guna menghindari tekanan pada luka di kaki.
  • Pastikan mengecek kadar gula darah dengan rutin. Kadar gula darah yang tinggi tak terkendali akan memperlambat proses penyembuhan luka.
  • Terapkan pola makan dengan gizi seimbang tiap hari untuk mencukupi kebutuhan nutrisi yang diperlukan untuk mempercepat penyembuhan luka.
  • Bersihkan luka secara rutin dan jaga perban luka agar tetap kering.

Dalam perawatan luka diabetes di rumah, peran keluarga amat dibutuhkan terutama bagi pasien lansia atau pasien lain yang memiliki keterbatasan karena kondisinya. Keikutsertaan keluarga dalam penanganan luka diabetes efektif dalam meningkatkan pengendalian gula darah dan penyembuhan luka.

Kavacare menyediakan layanan homecare untuk tindakan keperawatan atau tindakan medis di rumah, sebab beberapa luka menyebabkan seseorang sulit untuk mobilisasi ke rumah sakit maupun klinik.

 

Reviewed by

dr. Eddy Wiria, PhD

Co-Founder & CEO Kavacare

 

Sumber

  • Gangrene. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/gangrene. Diakses 9 Juni 2022
  • Infections in patients with diabetes mellitus: A review of pathogenesis. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3354930/. Diakses 9 Juni 2022
  • Diabetic Foot Ulcer. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537328/. Diakses 9 Juni 2022
  • Penerapan Prosedur Perawatan Luka Pada Pasien dengan Gangguan Integritas Jaringan Akibat Diabetes Mellitus di RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. http://45.112.126.114/perpustakaan/repository/repository/SINTIYAYUNITA_194_3REGD.pdf. Diakses 9 Juni 2022
  • What is a Diabetic Foot Ulcer?. https://www.apma.org/diabeticwoundcare. Diakses 9 Juni 2022
  • What Are The Common Complications of Diabetic Ulcers on the Foot?. https://www.mintstl.com/blog/what-are-the-common-complications-of-diabetic-ulcers-on-the-foot. Diakses 9 Juni 2022
  • The effectiveness of home-based nursing intervention in the elderly with recurrent diabetic foot ulcers: A case report. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8129742/. Diakses 9 Juni 2022
Bagikan ke :

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.