Pemeriksaan Radiologi, Fungsi, Jenis, dan Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi

Pemeriksaan Radiologi, Fungsi, Jenis dan Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi

Radiologi memiliki peran signifikan dalam penanganan kondisi medis tertentu yang dialami pasien. Tiga bidang radiologi, yaitu radiologi diagnostik, radiologi intervensional, dan radiologi onkologi, membantu dokter utama yang menangani pasien dalam penegakan diagnosis dan pengobatan penyakit. Hasil pemeriksaan radiologi juga dapat mencegah operasi invasif yang tidak perlu.

 

Fungsi dan Tujuan

Pemeriksaan radiologi membuat dokter dapat melihat bagian dalam tubuh pasien untuk mendapatkan petunjuk mengenai kondisi medis yang dialami. Beragam mesin dan teknik radiologi dapat digunakan untuk menghasilkan citra struktur dan aktivitas dalam tubuh. Jenis pencitraan yang dipakai dokter bergantung pada gejala dan bagian tubuh yang diperiksa.

Fungsi dan tujuan utama pemeriksaan radiologi adalah membantu dokter dalam upaya mendiagnosis dan mengobati penyakit dengan memberi mereka informasi dari hasil tes radiologi yang tepat waktu dan dapat diandalkan. Untuk memastikan keandalan hasil tes, dibutuhkan perhatian ekstra sejak pemeriksaan dimulai hingga penyampaian hasil tes kepada dokter yang meminta.

Baca Juga:  Pemeriksaan CT Scan: Definisi, Tujuan, Keunggulan, dan Risikonya

Hampir setiap rumah sakit memiliki layanan radiologi yang terintegrasi. Hal ini bertujuan memudahkan koordinasi antara dokter utama dan bagian radiologi dalam rangka penanganan pasien rumah sakit tersebut.

 

Siapa yang Memerlukan

Bidang radiologi berkaitan dengan banyak bidang lain dalam kedokteran. Kemungkinan besar Anda memerlukan pemeriksaan radiologi setelah mendapat rekomendasi atau dirujuk dari dokter lain. Dokter rujukan ini adalah dokter utama yang membutuhkan hasil tes radiologi dalam penanganan kondisi Anda.

Adapun kondisi tersebut antara lain:

  • Patah tulang
  • Otot robek
  • Kehamilan
  • Gejala kanker atau tumor
  • Arteri atau pembuluh darah lain yang tersumbat
  • Benda asing di dalam tubuh
  • Trauma dan kecelakaan
  • Infeksi

 

Jenis-Jenis Pemeriksaan Radiologi

Pemeriksaan radiologi melibatkan peralatan dan mesin khusus untuk mendapatkan citra atau gambar yang menjadi hasil pemeriksaan. Pemeriksaan ini bisa dilakukan di ruangan dokter ataupun ruang khusus karena memerlukan alat dan kondisi khusus demi mendapatkan hasil yang dapat diandalkan.

Baca Juga:  Pemeriksaan MRI: Definisi, Tujuan, Keunggulan dan Risikonya

Terdapat beberapa jenis pemeriksaan radiologi, di antaranya:

  • Radiografi atau rontgen: sinar-X untuk menggambarkan tulang, dada, dan perut
  • CT: Singkatan dari “computed tomography”, menggunakan mesin sinar-X berbentuk donat di sekitar pasien untuk menghasilkan citra berdasarkan perhitungan komputer
  • MRI: Singkatan dari “magnetic resonance imaging”, memanfaatkan medan magnet dan gelombang radio serta pemrosesan komputer untuk menghasilkan citra
  • Ultrasonografi: biasanya dipakai untuk pemeriksaan kehamilan, menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar bergerak yang bisa dilihat di monitor
  • Mammogram: menggunakan sinar-X untuk memeriksa jaringan payudara
  • Fluoroskopi: menggunakan sinar-X yang menghasilkan gambar tubuh yang bergerak secara real-time dalam pelaksanaan prosedur medis, seperti stent untuk pembuluh yang menyempit atau kateterisasi serta pencitraan saluran pencernaan
  • Pencitraan nuklir: penggunaan zat radioaktif untuk menghasilkan citra

 

Kondisi Medis yang dapat Dideteksi Melalui Pemeriksaan Radiologi

Tidak semua kondisi medis memerlukan pemeriksaan radiologi. Dokter utama yang akan membuat keputusan apakah seorang pasien perlu mendapat pemeriksaan radiologi atau tidak. Berikut ini contoh kondisi medis yang membutuhkan tes radiologi:

  • Rontgen/sinar-X : Pneumonia, kanker paru, sesak napas
  • Pemeriksaan CT Scan : Patah tulang yang kompleks, perdarahan internal, infeksi, tumor
  • Pemeriksaan USG (ultrasonografi) : Masalah jantung, infeksi, tumor
  • Pemeriksaan MRI : Masalah otak dan saraf tulang belakang, ligamen sobek, tumor
  • Pencitraan nuklir : Kanker, masalah jantung, otak, atau saraf
Baca Juga:  Pemeriksaan CT Scan untuk Deteksi Penyakit Anda

Daftar di atas sekadar contoh. Masih banyak kondisi medis lain yang mungkin memerlukan pemeriksaan radiologi. Anda dapat konsultasi dengan dokter bila merasa butuh layanan radiologi.

 

Ditinjau oleh:

dr. Michael Andreanus Sundah SpRad

Dokter Spesialis Radiologi

Primaya Hospital Bekasi Timur

 

Referensi:

https://www.webmd.com/cancer/cancer-what-radiologist#1

https://cmescience.com/reasons-why-radiology-is-so-crucial-to-medical-care/

https://www.rad-aid.org/resource-center/radiology-serving-the-world/what-is-radiology

Bagikan ke :