Rehabilitasi Medik Untuk Pasien Penyakit Jantung

Rehabilitasi Medik Untuk Pasien Penyakit Jantung

Rehabilitasi medik berperan besar dalam pemulihan kondisi pasien. Salah satunya pasien penyakit jantung. Orang yang menderita penyakit jantung tidak hanya mengalami masalah kesehatan fisik, tapi juga mental dan sosial. Dalam hal inilah rehabilitasi medik dibutuhkan agar pasien bisa pulih sepenuhnya dan dapat kembali beraktivitas secara optimal dan produktif.

 

Apa Itu Rehabilitasi Jantung

Rehabilitasi medik jantung atau kardiovaskular adalah program rawat inap, rawat jalan terkait dengan edukasi dan aktivitas fisik yang dirancang untuk membantu pasien meningkatkan kesehatan dan pulih dari penyakit jantung. Rehabilitasi jantung meliputi terapi latihan , dukungan moral, dan edukasi tentang gaya hidup sehat.

Program rehabilitasi medik jantungĀ  dibagi menjadi beberapa fase.

Fase I: Dilakukan saat pasien masih dalam perawatan medis di rumah sakit. Tujuannya untuk menghindari tirah baring dalam waktu lama serta mengurangi rasa nyeri setelah operasi sekaligus relaksasi.

Fase II: Dilakukan setelah pasien selesai perawatan. Tujuannya untuk menekan risiko penyakit jantung dan memulihkan kondisi fisik, mental, dan sosial pasien. Fase ini bisa berlangsung selama 3-6 bulan.

Baca Juga:  Punya Penyakit Jantung Bawaan? Waspadai 6 Gejala Ini

Fase III: Dilakukan seusai rehabilitasi medik fase II. Tujuannya untuk memastikan faktor risiko terkontrol dan kebiasaan hidup sehat bisa diterapkan secara mandiri. Fase ini bisa berjalan selama 6-12 bulan.

Fase IV: Program jangka panjang menyangkut aktivitas fisik untuk menjaga fungsi jantung dan gaya hidup sesuai dengan kondisi pasien.

 

Mengapa Rehabilitasi Jantung Diperlukan

Sejumlah penelitian menemukan bahwa program rehabilitasi jantung dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung dan mengurangi risiko masalah jantung di masa depan. Organisasi yang membidangi kesehatan jantung merekomendasikan program rehabilitasi ini, termasuk American Heart Association dan American College of Cardiology.

Jika Anda pernah mengalami serangan jantung atau masalah jantung lain, rehabilitasi medik jantung adalah bagian penting untuk pemulihan. Rehabilitasi ini bisa mencegah serangan jantung terjadi lagi, yang mungkin bisa lebih serius. Anda juga bisa memulai gaya hidup baru yang sehat guna menekan kemungkinan kembali terjadinya masalah jantung.

Baca Juga:  Cegah Sakit Jantung dengan Rutin Medical Check Up Sejak Muda

 

Siapa yang Memerlukan Rehabilitasi jantung

Semua orang, baik pria maupun wanita, yang punya riwayat penyakit jantung memerlukan program rehabilitasi medik ini. Terutama bagi pasien gangguan jantung yang baru saja selesai menjalani tindakan medis di rumah sakit.

Penyakit jantung itu meliputi serangan jantung, gagal jantung, dan aritmia. Adapun tindakan medis yang dimaksud mencakup transplantasi jantung, perbaikan atau penggantian katup jantung, dan operasi bypass.

 

Persiapan Sebelum Rehabilitasi Jantung

Jika Anda pernah mengalami serangan jantung atau operasi jantung, atau ada kondisi penyakit jantung lain, tanyakan kepada dokter mengenai program rehabilitasi medik jantung. Bila Anda memiliki asuransi, cek apakah program ini tercakup dalam polis.

Dokter dan timnya akan memeriksa dan membuat program rehabilitasi medik jantung yang sesuai. Program ini bisa dimulai saat Anda masih berada di rumah sakit. Program akan berjalan terus selama beberapa bulan saat Anda sudah keluar dari rumah sakit dan dinyatakan selesai jika Anda dianggap telah berhasil pulih sepenuhnya.

Baca Juga:  Yang Harus Kamu Ketahui Seputar Kateterisasi Jantung

 

Bagaimana Rehabilitasi Jantung Dilakukan

Rehabilitasi medik jantung dilakukan di bawah pengawasan dokter spesialis rehabilitasi medik dan timnya. Program ini berlangsung di rumah sakit, di rumah pasien, dan di tengah komunitas. Dokterlah yang akan menentukan bagaimana program yang paling sesuai karena kondisi setiap pasien berbeda-beda.

Rehabilitasi ini mencakup olahraga, konseling, dan edukasi. Tim dokter akan memberikan layanan tersebut, termasuk mengevaluasi program yang dijalankan secara berkala. Rehabilitasi medik adalah program jangka panjang. Program ini amat penting untuk membantu pemulihan pasien agar bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala, atau setidaknya mendekati keadaan pasien sebelum sakit.

 

Ditinjau oleh:

Deasy Erika, Sp.KFR

Primaya Hospital Bekasi Barat

 

Referensi:

http://www.inaheart.org/upload/image/buku_panduan_rehabilitasi_kardiovaskular.pdf

https://www.cdc.gov/features/cardiac-rehabilitation/index.html

Sumber gambar : https://www.freepik.com/premium-photo/red-heart-stethoscope-top-view-blue-background-listening-heartbeat-concept_9627555.htm#page=1&query=cardiac%20rehabilitation&position=20

 

Bagikan ke :