• Ambulance
  • 150 108
  • Chatbot

Separation Anxiety Disorder pada Anak dan Cara Mengatasinya

separation anxiety disorder

Separation anxiety disorder atau gangguan kecemasan umumnya terjadi pada anak-anak ketika meninggalkannya meski hanya sebentar oleh orang tuanya. Kondisi ini biasanya terjadi pada anak usia di bawah lima tahun atau masih bayi.

Mungkin Anda pernah meninggalkan anak sejenak, misalkan ke kamar mandi atau dapur kemudian anak menangis atau merengek. Kondisi ini perlu mewaspadainya sebagai salah satu gejala separation anxiety yang perlu perhatian.

buat jani dokter primaya

Apa saja gejala separation anxiety? Apa penyebab gangguan kecemasan pada anak ini? Bagaimana cara mengatasi dan mencegah kecemasan akan perpisahan ini? Lebih jelasnya, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Apa itu Separation Anxiety Disorder?

separation anxiety disorder

Anak merasa takut dan cemas saat orang tua atau asisten rumah tangga yang mengurusnya meninggalkannya meskipun hanya sebentar, hal ini perlu perhatian khusus karena bisa mempengaruhi kesehatan anak itu sendiri.

Separation anxiety disorder (SAD) adalah kondisi yang membuat anak takut atau cemas ketika berada jauh dari rumah atau ditinggal orang tua meski hanya sebentar saja. Selain takut dan cemas, juga  mengganggu aktivitas anak.

Kondisi separation anxiety pada anak bisa membuat mental anak jadi terganggu. Anak takut pergi bermain dengan teman-temannya atau pergi ke sekolah. Mereka cenderung ingin dekat dengan orang tua atau orang  dicintainya.

Menurut penelitian, separation anxiety pada anak usia 8-14 bulan adalah hal wajar. Mereka umumnya sedang menjalani fase tidak lepas dari orang tuanya. Mereka akan merasa cemas dan takut ketika melihat wajah atau tempat tidak familiar.

Namun, ketika takut dan cemas tersebut terbawa oleh anak sampai usia 5 tahun ke atas atau berlangsung lebih dari 4 minggu, kondisi ini dikenal dengan separation anxiety.

Gejala Separation Anxiety pada Anak

gejala separation anxiety disorder

Ada beberapa gejala anak mengalami gangguan kecemasan atau separation anxiety, salah satunya adalah merasa ketakutan ketika dalam kondisi sendirian. Meksi tergolong wajar, tetapi kondisi ini bukan harus dibiarkan begitu saja.

Adapun tanda-tanda atau gejala separation anxiety yang umumnya terjadi pada anak, yang perlu perhatian dan penanganan segera adalah sebagai berikut:

  • Rasa cemas yang tidak realistis dan berkepanjangan
  • Merasa khawatir hal buruk terjadi jika orang tua atau ART pergi
  • Menolak pergi ke sekolah untuk bisa bersama orangtua
  • Tidak mau tidur jika orang tua tidak berada didekatnya
  • Sering mengalami tantrum atau ledakan emosi
  • Muncul gejala fisik seperti sakit perut dan sakit kepala
  • Merasa takut dan cemas jika sendirian tanpa orang tua

Mengingat gejala separation anxiety pada anak yang cukup umum, pemeriksaan biasanya memerlukan asesmen selama beberapa waktu sebelum diagnosis. Hal ini untuk mengetahui apakah anak menginap separation anxiety atau tidak.

Penyebab Separation Anxiety pada Anak

penyebab separation anxiety disorder

Menurut para ahli, penyebab separation anxiety pada anak karena faktor lingkungan dan biologis. Jadi, gangguan kecemasan ini bukanlah kondisi yang terjadi begitu saja. Namun, ada beberapa hal yang menjadi faktor penyebab, di antaranya:

Baca Juga:  Penyebab Bisulan pada Anak Paling Sering Menyerang 

1. Perubahan Lingkungan

Ketika anak berada di lingkungan baru yang belum familiar, hal ini bisa menjadi pemicu munculkan separation anxiety. Anak merasa tidak nyaman dan tidak bisa beradaptasi dengan mudah hingga membuat mereka merasa stres.

2. Stres Akibat Kondisi Tertentu

Kondisi kecemasan berlebih atau separation anxiety pada anak terjadi karena mengalami stres akibat kondisi tertentu, misalnya perceraian orang tua, ada salah satu orang tua yang meninggal, ditinggal ART, dan peristiwa lainnya.

3. Orang Tua Terlalu Protektif

Sikap orang tua yang terlalu protektif bisa mempengaruhi kondisi psikologis anak, hal ini bisa membuat anak mudah cemas dan merasa takut saat anak tinggalkan hanya sebentar. Kondisi ini tentunya harus mendapat perhatian dan penanganan.

Jika anak mengalami gejala separation anxiety, segera periksakan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat sehingga kondisi kesehatan tidak terganggu. Berikut penjelasan penanganan separation anxiety yang terjadi pada anak.

Cara Mengatasi Separation Anxiety

mengatasi separation anxiety disorder

Kondisi separation anxiety membutuhkan pemeriksaan medis untuk mendiagnosa tanda dan gejalanya. Jika terdiagnosa, maka perlu penanganan selanjutnya. Adapun cara mengatasi separation anxiety disorder pada anak, yaitu:

1. Melakukan Terapi Psikoterapi

Mengatasi separation anxiety bisa lewat psikoterapi, dokter akan mengajak anak berbicara membahas dan berdiskusi. Hal ini bertujuan untuk mengembangkan suatu toleransi atas ketidakhadiran orang tua dalam kehidupannya.

Melalui jenis terapi yang disebut dengan cognitive-behavioral (perilaku kognitif), juga bisa diterapkan untuk pembentukan fungsi kognitif atau pemahaman anak. Tidak hanya itu, terapi keluarga bisa untuk mendapatkan hasil yang lebih positif.

2. Melatih Anak Jauh dari Orang Tua

Cara penanganan anak dengan separation anxiety dengan melatihnya jauh dari orang tua atau orang-orang terdekatnya. Misalnya Anda bisa menitipkan anak ke rumah neneknya untuk beberapa waktu saja untuk mengetahui responnya.

Tidak hanya menitipkan ke rumah keluarga, Anda juga bisa meminta anak untuk bermain sendiri ke rumah temannya. Hal ini bisa membuat anak menjadi terbiasa berada jauh dari orang tua, serta tidak merasa cepat dan takut sendirian.

3. Berdiskusi Tentang Rasa Takut Anak

Dengan berdiskusi, Anda bisa mengetahui perasaan takut yang mereka miliki. Jadilah orang tua yang memiliki perasaan empati terhadap anak sehingga anak tidak merasa sendiri dalam kondisi yang mungkin kurang menyenangkan.

Baca Juga:  Autisme: Memahami Gejala, Penyebab, dan Terapi Efektif

Selain itu, orang tua harus menjadi pendengar yang baik untuk anak. Hindari menyepelekan rasa takutnya, dan alih-alih menghargai perasaan tersebut. Hal ini bisa membantu memberi dukungan secara emosional untuk anak.

Cara Mencegah Separation Anxiety

mencegah separation anxiety disorder

Meskipun hingga kini belum ada cara pencegahan khusus separation anxiety. Namun, dengan penanganan yang tepat dapat meminimalisir kecemasan ini sekaligus mencegah keseriusan yang bisa mengganggu perkembangan anak.

Ada beberapa hal untuk mengatasi gejala separation anxiety, seperti mengikuti pola penanganan yang dianjurkan ahli atau dokter untuk mencegah gejala. Kemudian, memberikan kasih sayang dan perhatian pada anak.

Jika kondisi kecemasan anak semakin buruk, maka segera memeriksa ke dokter atau tenaga profesional untuk menanganinya. Diagnosa dan penanganan sejak dini mungkin dapat meminimalkan dan mencegah hal buruk terjadi pada anak.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan anak ke dokter? Jika ingin melakukan pemeriksaan untuk mengetahui diagnosa dan juga penyebab, maka bisa segera kunjungi dokter yang kompeten dalam menangani masalah ini.

Kapan Harus ke Dokter?

dokter

Ketika terdapat gejala atau tanda-tanda separation anxiety pada anak, maka bisa segera konsultasi dengan dokter. Dokter akan memeriksa kondisi anak apakah mengidap kecemasan berlebih, semua bisa diketahui dari hasil diagnosa dokter.

Jika hasil dari diagnosa menunjukkan adanya gangguan kecemasan, maka dokter akan menyarankan untuk melakukan terapi priskoterasi dan memberi obat-obatan tertentu jika memerlukannya untuk mengatasi separation anxiety ini.

Demikian informasi mengenai penyebab dan gejala separation anxiety disorder pada anak. Jika anak mengalami kondisi ini, segera melakukan pencegahan dan penanganan agar tidak terjadi kondisi yang lebih serius. 

 

Reviewed by

drAdetha Hervitri

Dokter Umum

Primaya Hospital Bekasi Utara

Referensi:

  • Separation anxiety disorder. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/separation-anxiety-disorder/symptoms-causes/syc-20377455. Diakses pada 17 Juni 2023.
  • Separation Anxiety and Separation Anxiety Disorder. https://www.helpguide.org/articles/anxiety/separation-anxiety-and-separation-anxiety-disorder.htm. Diakses pada 17 Juni 2023.
  • Separation Anxiety. https://kidshealth.org/en/parents/sep-anxiety.html. Diakses pada 17 Juni 2023.
  • Quick Guide to Separation Anxiety Disorder. https://childmind.org/guide/quick-guide-to-separation-anxiety-disorder/. Diakses pada 17 Juni 2023.
Bagikan ke :

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.