Sukses ASI Eksklusif dengan Aman dan Minim Efek Samping

Sukses ASI Eksklusif dengan Aman dan Minim Efek Samping

Air susu ibu adalah sumber nutrisi terbaik bagi sebagian besar bayi. ASI dapat mengurangi sejumlah risiko kesehatan tertentu bagi ibu dan bayi. Karena itulah program sukses ASI eksklusif sangat penting. Program ini berupa pemberian ASI kepada bayi hingga setidaknya berumur 6 bulan tanpa tambahan makanan dan minuman lain. Rumah sakit banyak mempromosikan cara menyukseskan program ASI eksklusif dengan aman dan minim efek samping.

Menurut penelitian, kandungan nutrisi dari ASI sudah cukup bagi bayi setidaknya hingga berumur 6 bulan. Pengecualian hanya diperuntukkan bagi bayi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu sehingga membutuhkan asupan tambahan, termasuk obat-obatan. Adapun bagi ibu yang kesulitan memproduksi ASI, ada cara alami yang aman dan jauh dari efek samping untuk memperlancar ASI sehingga program ASI eksklusif dapat sukses.

 

Makanan Pelancar ASI

Kapasitas setiap ibu dalam memproduksi ASI memang berbeda. Beberapa di antaranya tidak bisa menghasilkan ASI dengan kuantitas dan kuantitas sesuai dengan kebutuhan bayi. Kementerian Kesehatan menyarankan konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan D bagi para ibu. Vitamin C akan membantu penerapan zat besi dalam tubuh yang berguna bagi ibu dan bayi. Selain itu, makanan yang mengandung vitamin D penting dalam penyerapan kalsium yang dapat memperlancar produksi ASI.

Baca Juga:  Cara Mencegah Bayi Tertular Virus Corona

Berikut ini sejumlah makanan yang kandungannya dapat memperlancar produksi ASI.

Daun Katuk                                                                                                           

Berbagai penelitian menemukan daun katuk dapat menggenjot produksi ASI. Ada kandungan vitamin A, B, C, dan K serta betakaroten, efedrin, fosfor, serat, zat besi, kalsium, mangaan, dan laktogogum. Katuk juga bisa menjadi antioksidan.

Fenugreek

Orang Indonesia lebih mengenal fenugreek sebagai kelabet atau kelabat. Ada pandangan bahwa biji-bijian herbal ini merupakan galactogogue potensial yang bisa merangsang kelenjar payudara menghasilkan lebih banyak ASI. Sebuah studi menemukan perempuan yang meminum secangkir the fenugreek tiga kali sehari memproduksi ASI lebih banyak ketimbang perempuan yang tidak meminumnya.

Bayam dan Sayuran Hijau                                                                                                               

Bahan makanan berupa bayam dan sayuran hijau lain sangat mendukung keberhasilan ASI eksklusif. Terdapat kandungan enzim phytoestrogen yang bisa membuat produksi ASI lebih banyak. Selain itu, ada zat besi yang bermanfaat untuk stamina ibu selama periode menyusui.

Oatmeal

Oatmeal memiliki kandungan zat besi yang bisa meningkatkan produksi ASI. Anda bisa mengonsumsinya sebagai sarapan di mangkuk, bisa juga mencampurnya dengan makanan lain, seperti kue.                                                                   

Baca Juga:  Terlambat Imunisasi Anak? Ini Dampak yang Wajib Kamu Ketahui 

Segala Jenis Protein                    

Protein berguna untuk meningkatkan produksi ASI sekaligus menjaga daya tahan tubuh ibu. Makanan sumber protein yang baik antara lain makanan laut dan kedelai.

 

Tips untuk Ibu Agar Sukses ASI Eksklusif

WHO dan UNICEF serta pemerintah Indonesia sendiri mendukung kampanye ASI eksklusif karena kesehatan bayi akan berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat secara umum. Halangan utama untuk kesuksesan ASI eksklusif adalah para ibu mesti kembali bekerja setelah cuti melahirkan. Kementerian Kesehatan memiliki dua tips bagi ibu bekerja agar sukses ASI eksklusif.

Atur waktu

Bikin jadwal pemberian ASI kepada buah hati. Misalnya sebelum berangkat kerja dan sesudah pulang kerja menyusui langsung. Saat hari libur, usahakan memberikan ASI tanpa botol. Cara ini sekaligus dapat memperlancar produksi ASI.

Perah di kantor

Ketika di tempat kerja, luangkan waktu untuk memerah ASI dan menyimpannya secara benar. Kantor biasanya menyediakan ruang laktasi khusus. Bila tak ada, cari ruangan yang aman dan bersih. Jangan memerah susu di toilet. Anda bisa menggunakan tangan atau pompa, pilih cara yang paling nyaman. Simpan perahan ASI di cooler bag dan bawa pulang sehingga bayi tetap bisa menerima ASI lewat botol ketika ibu bekerja esoknya.

Baca Juga:  Tanda Bayi Lapar dan Cukup Menerima ASI Eksklusif

Selain kedua tips tersebut, para ibu mesti mengetahui teknik dasar menyusui. Anda bisa memperolehnya dari kursus laktasi di rumah sakit sebelum persalinan. Dukungan dari suami dan keluarga juga penting bagi mental ibu. Kondisi stres hanya akan membuat produksi ASI tidak lancar dan program ASI eksklusif pun gagal.

 

Ditinjau oleh:

dr. Dwi Haryadi, Sp.A

Dokter Spesialis Anak

Primaya Hospital Karawang

 

Referensi:

https://promkes.kemkes.go.id/?p=8926

https://www.promkes.kemkes.go.id/?p=8966

https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-increase-milk-supply

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4585338/

Bagikan ke :