• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Kandungan Gizi Takjil, Tetap Jaga Asupan Anda!

Saat berbuka puasa adalah momen penting bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa. Namun, kita juga perlu memilih takjil yang tepat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan memenuhi kebutuhan gizi. Oleh karena itulah, penting bagi Anda untuk memperhatikan kandungan gizi takjil saat berbuka puasa. Jangan sampai berlebihan.

buat jani dokter primaya

Takjil yang sehat dapat memberikan energi yang cukup dan menjaga kadar gula darah tetap stabil hingga waktu sahur tiba. Dalam artikel ini, kita akan membahas kandungan gizi takjil yang ideal dan beberapa tips untuk mengatur asupan kalori saat berbuka puasa.

Pilih Takjil yang Sehat

Sebelum berbuka, pastikan Anda memilih takjil yang sehat. Takjil sehat sebaiknya mengandung nutrisi penting seperti karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin, dan mineral. Beberapa contoh takjil sehat meliputi:

  • Buah-buahan: Buah segar kaya akan serat, vitamin, dan antioksidan. Contohnya kurma atau juga potongan buah segar.
  • Kacang-kacangan: Kacang-kacangan seperti almond, kenari, atau kacang mete mengandung protein dan lemak sehat yang baik untuk kesehatan jantung.
  • Minuman rendah kalori: Jus buah tanpa tambahan gula, air kelapa, atau air mineral adalah pilihan minuman yang sehat.

Takjil yang mengandung banyak gula tambahan atau lemak jenuh sebaiknya tidak Anda konsumsi. Makanan atau minuman yang tinggi gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat yang kemudian terjadi penurunan yang drastis. Hal ini akan menyebabkan rasa lapar kembali muncul. Pilihlah takjil dengan gula alami dari buah-buahan.

Baca Juga:  Kalori yang Dibutuhkan Saat Diet per Hari

Sedangkan takjil yang tinggi lemak jenuh dapat menyumbat pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Lemak jenuh yang berlebihan juga dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan berkontribusi pada penumpukan lemak di sekitar organ dalam.

Selain menilik kandungan gizi takjil Anda, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal berikut, seperti:

Meskipun takjil sehat, jumlahnya tetap harus tidak berlebih. Terlalu banyak mengonsumsi takjil bisa menyebabkan asupan kalori berlebihan. Pastikan untuk membatasi porsi takjil dan tetap perhatikan ukuran porsi makanan utama saat berbuka puasa.

Perhatikan Waktu Makan Utama

Setelah mengkonsumsi takjil, beri tubuh waktu untuk mencerna sebelum melanjutkan dengan makanan utama. Ini membantu mengurangi risiko terlalu banyak makan karena lapar yang tidak terkendali.

Memperhatikan waktu makan utama setelah berbuka puasa dapat membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik. Selain itu juga bermanfaat untuk mengurangi risiko over eating serta mengatur kembali nafsu makan sehingga tetap dalam porsi yang sehat selama bulan Ramadhan.

Pilih Makanan Utama yang Seimbang

Saat mulai makan utama, pastikan untuk memilih makanan yang seimbang antara karbohidrat, protein, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral. Selalu hindari makanan yang yang mengandung banyak lemak terutama makanan yang berminyak.

Baca Juga:  Makanan Tinggi Kalsium, Apa Manfaatnya?

Memilih makanan utama yang seimbang memastikan tubuh mendapatkan semua nutrisi penting terutama yang Anda butuhkan selama bulan Ramadhan. Hal ini juga membantu menjaga energi dan kesehatan tubuh selama menjalani ibadah puasa.

Tetap Aktif

Setelah berbuka, tetap aktif dengan melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki atau senam ringan. Ini membantu menjaga kesehatan dan metabolisme tubuh.

Dengan tetap aktif setelah berbuka puasa, kita dapat menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan metabolisme, mengurangi risiko kenaikan berat badan, serta meningkatkan kesehatan jantung dan stamina. Sehingga, kita dapat menjalani bulan Ramadhan dengan lebih bugar dan optimal.

Dengan memperhatikan kandungan gizi takjil dan mengatur asupan kalori secara bijaksana, kita dapat menjaga kesehatan tubuh dan tetap bugar selama bulan Ramadhan. Selamat menjalankan ibadah puasa!

Narasumber:

dr. Andry Kelvianto M.Gizi, Sp. GK, AIFO-K

Spesialis Gizi Klinik

Primaya Hospital Bekasi Timur

Referensi:

  • 11 Reasons Why Too Much Sugar Is Bad for You https://www.healthline.com/nutrition/too-much-sugar#:~:text=An%20excess%20of%20sweetened%20foods,diet%20based%20on%20whole%20foods.
  • What Can Happen After Eating Too Much Healthy Fat?, https://www.health.com/nutrition/too-much-healthy-fat
Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.