Asam Lambung, Apakah Gejala Penyakit Jantung?

Asam Lambung, Apakah Gejala Penyakit Jantung_

Penyakit jantung terkenal sebagai pembunuh senyap karena gejalanya sering tak terasa. Seseorang bisa mendadak terkena serangan jantung tanpa pernah mendapat diagnosis bahwa dia punya penyakit jantung. Sebenarnya mungkin telah ada gejala sebelumnya, hanya orang tersebut kurang memperhatikannya atau belum paham. Namun ada satu gejala penyakit jantung yang hampir semua orang paham: nyeri dada.

Masalahnya, nyeri dada tidak selalu menjadi tanda penyakit jantung. Asam lambung naik (gastroesophageal reflux disease/GERD) juga menyebabkan nyeri dada. Orang kerap keliru memahami nyeri dada akibat asam lambung sebagai gejala penyakit jantung.

 

Gejala Asam Lambung dan Penyakit Jantung

GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik sampai ke kerongkongan. Pemicunya bermacam-macam, antara lain:

  • Kebiasaan merokok
  • Makan terlambat, dalam porsi besar, atau saat larut malam
  • Minuman beralkohol
  • Makanan gorengan dan berlemak
  • Kopi
  • Obat-obatan tertentu, seperti aspirin

Namun tidak semua orang dengan pemicu tersebut akan mengalami GERD. Terdapat sejumlah faktor yang meningkatkan risiko GERD pada seseorang, misalnya:

  • Kelebihan berat badan
  • Sedang hamil
  • Hiatus hernia (otot diafragma terdorong oleh perut)
  • Kelainan jaringan ikat
  • Menahan lapar

Adapun gejala asam lambung kebanyakan berhubungan dengan organ pencernaan, misalnya susah menelan, terdapat cairan atau makanan di mulut, dan seperti ada yang mengganjal di kerongkongan. Persamaan gejala asam lambung dan penyakit jantung yang paling mencolok hanya nyeri dada. Namun nyeri dada yang merupakan gejala asam lambung berupa sensasi terbakar, berbeda dengan nyeri dada gejala penyakit jantung.

Baca Juga:  Bibir Bayi Warna Biru, Apakah Tanda Penyakit Jantung?

 

Apakah Perbedaan Gejalanya?

Nyeri dada akibat asam lambung naik sering disebut heartburn. Sensasinya berbeda dengan gejala penyakit jantung. Begitu pula gejala lain yang menyertai. Rincian nyeri dada gejala asam lambung meliputi:

  • Sensasi terbakar muncul dari perut bagian atas kemudian naik hingga ke dada
  • Umumnya terjadi selepas makan, ketika berbaring, atau saat membungkuk
  • Bila makan larut malam, terutama dalam waktu dua jam sebelum tidur, nyeri akan terasa saat tidur sehingga bisa terbangun dibuatnya
  • Bisa diredakan dengan obat maag (antasida)
  • Ada rasa asam dalam mulut
  • Makanan/minuman dari lambung naik ke kerongkongan hingga mulut

Sedangkan nyeri dada gejala penyakit jantung spesifik bersumber dari masalah di organ jantung dan/atau pembuluh darah di sekitarnya. Ketika mengalami penyakit jantung, nyeri dada yang dirasakan berupa dada terasa sesak, tertekan, teremas-remas, atau tertusuk. Selain itu, bagian tengah dada yang paling terasa nyeri dan nyeri dapat menjalar hingga ke bahu, leher, dagu, atau lengan.

Baca Juga:  Manfaat Ekokardiografi Bagi Penderita Penyakit Jantung  

 

Segera ke Dokter Jantung Bila Mengalami Gejala Ini

Asam lambung secara terpisah relatif tidak membahayakan. Gejala nyeri dada yang muncul bisa hilang dengan obat dan beristirahat. Tapi tidak demikian dengan nyeri dada yang menjadi gejala penyakit jantung. Karena kesamaan gejala antara asam lambung dan penyakit jantung, mungkin orang-orang akan kebingungan.

Bila Anda ragu apakah nyeri dada yang dialami merupakan gejala penyakit jantung atau GERD, sebaiknya konsultasi dengan dokter. Terlebih bila mengalami gejala lain yang mengarah ke adanya masalah jantung, seperti:

  • Jantung berdebar-debar, bisa tak beraturan atau terlalu epat
  • Keluar keringat dingin
  • Pusing
  • Lemas
  • Sulit bernapas
  • Mual dan muntah

Bila ternyata tak ada gangguan fungsi jantung, kita tetap dapat memperoleh manfaat memeriksakan diri ke dokter. Dokter dapat membantu meredakan GERD dengan resep obat-obatan. Hingga kini, tak ditemukan kaitan langsung antara GERD dan penyakit jantung.

Meski begitu, orang yang memiliki GERD rentan mengalami penyakit jantung pula. Sebab, orang dengan penyakit GERD lebih mudah emosional atau mengalami stres akibat penyakit tersebut. Sedangkan stres merupakan salah satu pemantik penyakit jantung. Untuk mendapat kepastian, temui dokter dengan menceritakan gejala yang dialami.

Baca Juga:  Punya Penyakit Jantung Bawaan? Waspadai 6 Gejala Ini

 

Narasumber:

dr. Yusak Alfrets Porotuo, Sp.JP, FIHA

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Primaya Hospital Karawang

 

Referensi:

https://www.webmd.com/heartburn-gerd/understanding-gerd-basics#1

https://www.heart.org/en/health-topics/heart-attack/angina-chest-pain/heartburn-or-heart-attack

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5058831/

https://www.health.harvard.edu/heart-health/heartburn-vs-heart-attack

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heartburn/in-depth/heartburn-gerd/art-20046483

https://www.health.com/condition/gerd/heartburn-or-heart-attack-how-to-tell-the-difference

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/symptoms-causes/syc-20361940

Sumber Gambar : Freepic

 

Bagikan ke :