• Ambulance
  • 150 108
  • Chatbot

Penyakit Jantung: Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Cegahnya

Penyakit Jantung Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Cegahnya

Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini bisa mengakibatkan kematian mendadak tanpa ada gejala yang jelas sebelumnya. Karena itu, masyarakat perlu lebih memperhatikan gejala yang terkait dengan masalah jantung serta pembuluh darah.

 

buat jani dokter primaya

Mengenal Penyakit Jantung

Penyakit jantung adalah masalah medis berupa kerusakan atau gangguan pada jantung atau pembuluh darah yang mengalirkan pasokan darah ke jantung. Penyakit ini juga berkaitan dengan masalah medis lain, terutama yang mempengaruhi fungsi pembuluh darah. Menurut Riset Kesehatan Dasar 2018, penyakit jantung dan pembuluh darah adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

Terdapat sejumlah jenis penyakit jantung yang memiliki karakteristik berbeda sesuai dengan bagian dari organ jantung yang terpengaruh dan risiko yang ditimbulkan. Contohnya:

  • Penyakit jantung koroner: penyakit ini terjadi akibat gangguan pada arteri koroner atau pembuluh darah jantung yang menyempit atau mengeras sehingga pasokan darah ke jantung terhambat.
  • Aritmia: gangguan irama detak jantung, bisa terlalu cepat, terlalu lambat, atau tak beraturan.
  • Penyakit jantung bawaan: kelainan pada struktur jantung yang terjadi sejak lahir atau dalam kandungan.
  • Gagal jantung: kondisi ini terjadi saat jantung tak mampu memompa darah dengan efektif sehingga mempengaruhi fungsi organ tubuh lain yang memerlukan darah.
  • Penyakit jantung perifer: kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah dari jantung yang mengalirkan darah ke kaki dan tangan tersumbat.
  • Penyakit jantung reumatik: penyakit ini berupa kerusakan jaringan jantung yang dipicu infeksi bakteri hingga menyebabkan masalah pada katup jantung.
  • Penyakit katup jantung: gangguan fungsi katup jantung yang mengalami penyempitan atau lemah/tak mampu menutup sepenuhnya.
  • Kardiomiopati: kelainan pada otot jantung yang terjadi karena berbagai penyebab, seperti faktor genetik, infeksi, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Ketika seseorang mengalami sakit jantung, kualitas hidupnya bisa menurun dan aktivitas fisiknya lebih terbatas. Tak jarang pengobatan dan perawatan jangka panjang diperlukan untuk memulihkan kondisinya.

 

Gejala

Penyakit jantung bisa menyebabkan berbagai gejala, tergantung jenis dan tingkat keparahannya. Berikut ini beberapa gejala umumnya:

  • Rasa ketidaknyamanan atau nyeri pada dada seperti terbakar, tertekan, atau diremas yang bisa menjalar hingga rahang, lengan, dan punggung
  • Sesak napas baik ketika beraktivitas maupun beristirahat
  • Jantung berdebar-debar
  • Mudah merasa lelah
  • Pusing, terutama ketika tiba-tiba berdiri atau bergerak cepat
  • Kaki bengkak
  • Ada suara desingan atau gemuruh di jantung (murmur)
  • Penurunan selera makan
Baca Juga:  Rekomendasi Diet untuk Menjaga Kesehatan Jantung

 

Penyebab

Penyebab penyakit jantung ada bermacam-macam, tergantung kondisi yang dialami pasien. Ada faktor risiko yang bisa diubah, ada pula yang tak bisa. Berikut ini di antaranya:

1. Risiko yang bisa diubah

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Merokok atau terpapar asap rokok
  • Diabetes atau pra-diabetes
  • Kurang beraktivitas fisik
  • Banyak makan makanan tidak sehat
  • Stres

2. Risiko yang tak bisa diubah

  • Pertambahan usia
  • Gender, pria lebih rentan daripada wanita, tapi risiko pada wanita meningkat setelah masuk masa menopause
  • Pernah mengalami serangan jantung atau stroke
  • Punya riwayat sakit jantung dalam keluarga
  • Punya riwayat kadar kolesterol tinggi dalam keluarga
  • Ada riwayat pre-eklamsia saat hamil

 

Cara Dokter Mendiagnosis Penyakit Jantung

Dokter perlu melakukan serangkaian pemeriksaan dan tes medis untuk menegakkan diagnosis penyakit jantung. Berikut ini beberapa caranya:

  • Pemeriksaan fisik dan riwayat kesehatan: dokter akan memeriksa fisik pasien untuk mencari tanda-tanda sakit jantung, misalnya detak jantung tidak normal, pembengkakan pada kaki, atau suara desingan dari jantung.
  • Elektrokardiogram untuk merekam aktivitas kelistrikan jantung guna mengecek irama detak jantung.
  • Ekokardiogram berupa tes dengan gelombang suara untuk mendapatkan gambaran detail struktur dan fungsi jantung.
  • Tes stres jantung guna melihat seberapa baik fungsi jantung ketika intensitas kerjanya meningkat, misalnya dengan berjalan di treadmill atau mengayuh sepeda statis.
  • Angiografi koroner dengan sinar-X dan cairan kontras untuk memeriksa kondisi arteri koroner.
  • Tes darah untuk memeriksa kadar kolesterol dan gula darah serta mendeteksi enzim jantung yang dilepaskan saat jantung mengalami kerusakan.
  • Pencitraan resonansi magnetik (MRI) atau pemindaian tomografi terkomputasi (CT scan)

 

Cara Mengatasi Penyakit Jantung

Cara mengatasi sakit jantung berbeda-beda sesuai dengan jenis dan kondisi yang dialami pasien. Cara yang umum meliputi:

  • Konsumsi obat-obatan, misalnya obat penurun tekanan darah, penurun kadar kolesterol, pengatur detak jantung, dan pengencer darah
  • Perubahan gaya hidup dengan menerapkan pola makan gizi seimbang, berhenti merokok, berolahraga secara rutin, dan mengelola stres dengan lebih baik
  • Prosedur medis seperti pemasangan stent untuk mengatasi penyumbatan arteri koroner, angioplasti untuk melebarkan pembuluh darah, dan bedah terbuka atau operasi jantung.
  • Pemulihan kardiovaskular misalnya lewat program fisioterapi, diet, dan senam jantung.
Baca Juga:  Rehabilitasi Medik Untuk Pasien Penyakit Jantung

 

Komplikasi

Penyakit jantung bisa berkembang dan mengakibatkan komplikasi yang membahayakan jiwa, seperti:

  • Serangan jantung: berhentinya fungsi jantung karena aliran darah ke jantung yang terhenti secara mendadak akibat tersumbatnya pembuluh darah.
  • Stroke: komplikasi ini terjadi ketika aliran darah ke otak terhenti yang bisa menyebabkan kerusakan otak permanen.
  • Emboli paru: terlepasnya bekuan darah atau gumpalan lemak yang masuk ke paru-paru hingga bisa menyebabkan sesak napas dan bahkan kematian.
  • Kematian jantung mendadak: kematian tiba-tiba pada orang yang berisiko tinggi mengalami sakit jantung.

 

Pencegahan

Cara utama untuk mencegah penyakit jantung adalah dengan mempraktikkan gaya hidup sehat dan aktif. Pastikan mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat serta menerapkan pola makan gizi seimbang. Selain itu, rutin berolahraga dan lebih banyak bergerak dalam aktivitas sehari-hari, terutama yang sering sibuk bekerja di depan layar komputer. Bila punya kebiasaan merokok, sebaiknya kurangi atau hentikan sama sekali.

Yang juga penting adalah memahami faktor risiko masing-masing. Jika ada riwayat sakit jantung dalam keluarga, berarti perlu perhatian dan upaya lebih untuk melakukan pencegahan. Begitu juga jika sudah memasuki usia 40 tahun ke atas, yang artinya risiko mengalami sakit jantung bertambah besar. Berkonsultasilah dengan dokter apakah perlu melakukan check-up rutin untuk memantau kondisi kesehatan secara keseluruhan.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Semua orang bisa terkena penyakit jantung terutama bila tidak mempraktikkan gaya hidup sehat. Bila curiga mengalami gejala masalah jantung, segera periksakan diri untuk mendapatkan diagnosis  dan mencegah terjadinya komplikasi yang lebih serius.

 

Reviewer

dr. Andriga Dirgantomo, Sp.JP, FIHA

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Primaya Hospital Bekasi Barat

Referensi:

  • Hasil utama Riskesdas. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf. Diakses 1 April 2023
  • Heart Diseases. https://medlineplus.gov/heartdiseases.html. Diakses 1 April 2023
  • About Heart Disease. https://www.cdc.gov/heartdisease/about.htm. Diakses 1 April 2023
  • Cardiovascular diseases. https://www.who.int/health-topics/cardiovascular-diseases#tab=tab_1. Diakses 1 April 2023
  • Primary prevention of cardiovascular disease: A review of contemporary guidance and literature. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5331469/. Diakses 1 April 2023
  • Heart Disease: Causes, Prevention, and Current Research. https://scholarspace.jccc.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=1047&context=honors_journal. Diakses 1 April 2023
  • Cardiovascular Disease. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK535419/. Diakses 1 April 2023
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Search

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.