Perkembangan janin dari bulan ke bulan memerlukan pemantauan secara berkala. Tujuannya adalah memastikan janin berkembang sesuai dengan rencana. Selain itu, kondisi ibu bisa turut terpantau hingga tiba waktunya melahirkan. Pemantauan lewat pemeriksaan oleh dokter kandungan atau bidan ini penting demi kelancaran masa kehamilan hingga persalinan (Ante Natal care / ANC ).
Pada usia kehamilan satu bulan, perkembangan janin belum cukup pesat untuk dapat terpantau. Pemantauan bisa lebih baik untuk melihat perkembangan janin ketika sudah hamil dua bulan ( 8 Minggu ). Ibu bisa mendapatkan gambaran bayinya dalam kandungan lewat pemeriksaan ultrasonografi (USG).
Pertumbuhan Janin Usia Hamil 2 Bulan
Saat awal berusia dua bulan, ukuran janin kira-kira 2,5 sentimeter atau seperti buah stroberi. Janin masih disebut sebagai embrio. Wajahya belum tampak jelas sebagai manusia, tapi beberapa organ sudah mulai berkembang, seperti mata, hidung, mulut, dan telinga. Sejumlah sistem tubuh yang penting juga telah terbentuk, misalnya organ pernapasan dan sistem saraf. Otak bayi juga bertambah besar. Denyut jantung pun telah ada.
Pada usia kehamilan dua bulan ( 8 Minggu ) ini, perkembangan janin berlangsung amat cepat. Janin sudah mulai bisa bergerak-gerak walau ibu belum dapat merasakannya. Bagi janin dengan jenis kelamin laki-laki, penis juga sudah mulai terbentuk.
Adakah Perubahan yang Terjadi pada Tubuh Ibu Saat Kehamilan 2 Bulan ( 8 Minggu )?
Tubuh ibu hamil berubah seiring dengan bertambahnya usia kehamilan dan perkembangan janin. Saat usia kehamilan dua bulan ( 8 Minggu ), tanda-tanda hamil makin jelas. Rasa tidak nyaman mulai lebih sering muncul, seperti mudah lelah, mual dan muntah, dada terasa panas, dan kerap buang air kecil. Beberapa ibu mengalami hidung tersumbat. Mood atau suasana hati juga gampang berubah karena perubahan hormon. Tubuh juga memproduksi lebih banyak darah dan jantung akan berdetak lebih kencang dan keras untuk mengalirkan darah itu.
Adapun perubahan fisik meliputi:
- Payudara kian membesar
- Puting lebih menonjol dan berwarna lebih gelap
- Terdapat bintil-bintil di sekitar areola.
- Kadang kadang Muncul jerawat karena meningkatnya kadar hormon
- Rambut lebih susah diatur
- Gusi menjadi lebih lunak
Pada masa kehamilan dua bulan ( 8 minggu ), ibu hamil rentan mengalami masalah pencernaan. Jadi, meski mulai mengidam dan ingin makan banyak, tetap harus menjaga pola makan sehat dengan memperbanyak makanan berserat dan minum cukup air. Pastikan banyak beristirahat dan berolahraga dengan aman demi perkembangan janin. Kurangi dulu kegiatan fisik yang berat dan hindari makanan serta minuman yang tak menyehatkan ( Jungfood dan makanan berlemak ).
Apa Saja Pemeriksaan Kehamilan Pada Usia Hamil 2 Bulan?
Umumnya, ibu hamil baru pertama kali menjalani pemeriksaan saat usia kehamilannya dua bulan ( 8 Minggu ). Ini akan menjadi pemeriksaan yang paling lama karena butuh rekam medis ibu yang komplet, termasuk bila sebelumnya sudah pernah hamil. Kehamilan akan dikonfirmasi melalui serangkaian pemeriksaan. Salah satunya dengan USG. Karena itu, dokter atau bidan akan menanyakan soal siklus menstruasi.
Dokter juga bakal menanyakan apa saja obat-obatan yang dikonsumsi dan penyakit apa saja yang pernah atau sedang diderita. Bila ada alergi, ibu harus memberitahukannya. Tinggi dan berat badan ibu akan dicek, juga tekanan darahnya. Demi perkembangan janin, ibu disarankan pula menjalani tes screening pada kehamilan cek lab, darah dan urine.
Tanyakan apa pun yang hendak Anda ketahui saat pemeriksaan pada usia hamil dua bulan ( 8 Minggu ) ini. Khususnya bagi ibu yang baru hamil untuk pertama kali. Keterbukaan dan komunikasi yang baik akan membantu dokter memberikan penanganan terbaik untuk kesehatan ibu dan perkembangan janin.
Narasumber:
dr.ย Ita Rosita,ย Sp.OG
Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan
Referensi:
https://www.babycentre.co.uk/2-months-pregnant
https://www.acog.org/womens-health/faqs/how-your-fetus-grows-during-pregnancy
https://www.webmd.com/baby/1to3-months
https://americanpregnancy.org/healthy-pregnancy/week-by-week/