• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Leukemia: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Leukemia

Ada beragam jenis kanker yang telah teridentifikasi oleh para pakar kesehatan. Salah satu yang banyak mendapat perhatian adalah leukemia. Penyakit leukemia sangat berbahaya karena membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga rentan terserang berbagai penyakit. Untuk mengatasinya, diperlukan pendekatan medis yang komprehensif dan holistik karena belum ada obat yang dapat menyembuhkannya secara total.

Mengenal Penyakit Leukemia

Penyakit leukemia adalah jenis kanker yang mempengaruhi sel darah putih. Penyakit ini juga kerap disebut kanker darah dan biasanya bermula dari sumsum tulang yang merupakan tempat produksi sel darah putih atau kelenjar getah bening. Sel darah putih berfungsi membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit. Ketika terkena leukemia, tubuh akan memproduksi banyak sel darah putih yang belum matang dan tak dapat menjalankan fungsinya sehingga tak bisa melawan infeksi.

buat jani dokter primaya

Seiring dengan waktu, sel leukemia yang abnormal akan menggantikan sel darah putih yang normal di sumsum tulang. Sel darah yang normal dan sehat pun tak lagi diproduksi dan sel yang abnormal masuk ke aliran darah. Menurut National Cancer Institute, leukemia sering terjadi pada orang dewasa berusia lebih dari 55 tahun, tapi juga merupakan kanker paling umum pada anak-anak berusia di bawah 15 tahun.

Terdapat empat jenis penyakit leukemia, yakni:

  • Leukemia limfositik akut: menyerang sel-sel limfosit yang bertanggung jawab melawan infeksi
  • Leukemia myeloid akut: menyerang sel-sel mielosit yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh
  • Leukemia limfositik kronis: penyakit leukemia limfositik yang berkembang secara lambat dan mempengaruhi sel-sel yang matang
  • Leukemia myeloid kronis: penyakit leukemia mielositik yang berkembang secara lambat dan mempengaruhi sel-sel mielosit yang matang

Di antara keempat jenis itu, penyakit leukemia limfositik akut adalah yang paling sering menimpa anak-anak meski orang dewasa juga bisa terkena.

Gejala Penyakit Leukemia

Tergantung jumlah sel yang abnormal dan lokasi berkumpulnya sel-sel tersebut, pasien penyakit leukemia bisa mengalami gejala yang bervariasi. Berikut ini sejumlah gejala yang umum:

  • Kelelahan yang berlebihan walau sudah cukup beristirahat
  • Sering mengalami infeksi berulang
  • Pembengkakan kelenjar getah bening, terutama pada leher, ketiak, atau pangkal paha
  • Demam tanpa penyebab jelas
  • Tulang dan sendi terasa sakit atau ngilu, khususnya pinggul, bahu, atau tulang belakang
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mudah mengalami perdarahan, mimisan, dan memar
  • Penurunan berat badan tanpa penyebab jelas
Baca Juga:  HFMD (Hand Foot Mouth Disease): Penyebab, Gejala, Faktor Risiko, dan Cara Pengobatan

Penyebab Penyakit Leukemia

Sejumlah ilmuwan meyakini penyakit leukemia muncul dari kombinasi faktor genetik dan lingkungan yang berujung pada mutasi sel-sel yang membentuk sumsum tulang. Mutasi yang dikenal sebagai perubahan leukemik ini menyebabkan sel berkembang dan membelah diri dengan sangat cepat.

Berikut ini faktor risiko penyebab leukemia:

  • Genetik
  • Down syndrome
  • Virus human T-lymphotropic (HTLV)
  • Virus human immunodeficiency (HIV)
  • Paparan petrokimia
  • Paparan radiasi artifisial dalam jangka panjang
  • Efek kemoterapi yang digunakan untuk perawatan jenis kanker lain
  • Penggunaan produk tembakau
  • Penggunaan cat rambut tertentu

Cara Dokter Mendiagnosis Penyakit Leukemia

Dokter dapat mendiagnosis penyakit leukemia dan memastikan jenisnya dengan sejumlah cara, antara lain:

  • Pemeriksaan fisik, antara lain dengan mengecek pembengkakan kelenjar getah bening, memar, perdarahan, atau gejala fisik lain
  • Tes darah lengkap untuk menghitung jumlah sel darah
  • Biopsi atau pengambilan sampel sumsum tulang yang kemudian diperiksa di laboratorium

Selain metode diagnostik tersebut, dokter bisa melakukan pemeriksaan radiologi untuk melihat tingkat keparahan penyakit leukemia yang dialami pasien.

Cara Mengatasi Penyakit Leukemia

Pilihan penanganan penyakit leukemia didasari hasil pemeriksaan dan diagnosis sebelumnya. Di antaranya:

  • Kemoterapi dengan obat-obatan untuk membunuh sel kanker
  • Terapi tertarget yang secara spesifik menyasar sel leukemia yang berbeda dengan sel normal
  • Imunoterapi untuk membantu sistem kekebalan tubuh dalam melawan perkembangan kanker
  • Transplantasi sel punca yang bertujuan menggantikan jaringan atau sel yang terkena kanker dengan jaringan atau sel baru yang sehat
  • Terapi radiasi untuk mencegah perkembangan kanker pada area tubuh tertentu

Komplikasi Penyakit Leukemia

Sebagai kanker yang mempengaruhi kinerja sel darah putih, penyakit leukemia bisa menyebabkan beragam komplikasi yang mempengaruhi kondisi kesehatan secara umum. Komplikasi yang kerap terjadi termasuk:

  • Anemia hingga membuat pasien butuh transfusi darah
  • Trombositopenia atau kekurangan jumlah trombosit sehingga perdarahan sulit dihentikan walau hanya kecil
  • Infeksi berulang, seperti infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran pencernaan, dan infeksi kulit
  • Ketidakseimbangan elektrolit akibat terganggunya fungsi organ seperti hati dan ginjal
  • Kegagalan sumsum tulang yang membuat sel darah di dalam tubuh tak memadai sehingga butuh transplantasi atau penggunaan obat-obatan
  • Kanker sekunder atau kanker lain yang muncul karena dampak penyakit leukemia yang dialami
  • Masalah psikologis seperti gangguan kecemasan dan depresi yang bisa mempengaruhi kualitas hidup
Baca Juga:  Penyakit Gangguan Irama Jantung, Gejala dan Cara Mengobatinya

Pencegahan Penyakit Leukemia

Penyebab pasti penyakit leukemia tak diketahui. Banyak orang yang mengidap leukemia tak memiliki faktor-faktor yang diduga sebagai pemicu. Karena itu, bisa dikatakan mustahil mencegah penyakit ini. Meski begitu, penerapan pola hidup sehat bisa menjadi cara yang efektif untuk mencegah atau setidaknya meminimalkan risiko berbagai penyakit. Terutama dengan menjauhi kebiasaan merokok. Sebab, sekitar 20 persen kasus leukemia myeloid akut dewasa berkaitan dengan kebiasaan merokok.

Kapan Harus ke Dokter?

Penyakit leukemia adalah penyakit yang memerlukan perawatan medis. Karena itu, bila ada gejala yang mengarah pada kondisi ini, penting untuk segera menjalani pemeriksaan dan tes secepatnya. Makin cepat kondisi ini diketahui, makin besar peluang perawatan dan perbaikan kualitas hidup.

Narasumber:

dr. Nitya Prasanta, Sp. PD

Spesialis Penyakit Dalam

Primaya Hospital Karawang

Referensi:

Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.