• Contact Center
  • Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot
  • Chatbot

Biaya Radioterapi: Alternatif Pengobatan Kanker

radioterapi

Menghadapi diagnosis penyakit kritis seperti kanker sering kali tidak membutuhkan kekuatan fisik dan mental, tapi juga ketahanan finansial. Terdapat sejumlah cara pengobatan kanker yang terbukti efektif dalam mengontrol sel kanker. Salah satunya radioterapi atau terapi radiasi yang menjadi alternatif pengobatan kanker. Pemahaman terhadap biaya radioterapi penting untuk menjalani pengobatan tahap demi tahap, termasuk menyusun rencana finansial bagi pribadi dan keluarga.

radioterapi(

Apa Itu Radioterapi

Radioterapi adalah metode pengobatan kanker yang memanfaatkan radiasi berenergi tinggi untuk membasmi atau menghambat pertumbuhan sel kanker dengan cara merusak DNA-nya. Radiasi ini dapat berupa sinar-X, proton, atau jenis energi lain.

National Cancer Institute menjelaskan, ketika DNA-nya rusak parah, sel kanker akan berhenti membelah diri atau mati. Sel-sel yang mati kemudian dibuang oleh tubuh. Artinya, radioterapi alias terapi radiasi tidak membunuh sel kanker secara langsung. Diperlukan beberapa hari atau minggu terapi hingga DNA sel kanker rusak dan mati.

Penting untuk dipahami bahwa radioterapi tidak dapat membedakan secara sempurna antara sel kanker dan sel normal. Karena itu, sel normal di sekitar area terapi juga bisa terkena dampak radiasi. Namun sel kanker umumnya lebih sensitif terhadap radiasi karena mereka membelah lebih cepat dan memiliki mekanisme perbaikan DNA yang lebih lemah dibanding sel normal.

Dikutip dari Stanford Healthcare, secara umum terdapat dua jenis radioterapi:

Terapi Radiasi Pancaran Eksternal (External Beam Radiation Therapy)

Ini adalah jenis radioterapi yang paling umum digunakan. Dengan metode ini, mesin khusus memancarkan radiasi dari luar tubuh tanpa menyentuh pasien. Mesin akan berputar mengelilingi pasien dan mengarahkan sinar ke bagian tubuh tertentu dari berbagai sudut untuk memaksimalkan dosis pada tumor dan meminimalkan paparan pada jaringan yang sehat.

Terapi Radiasi Internal (Internal Radiation Therapy/Brachytherapy)

Dalam jenis ini, sumber radiasi dimasukkan ke tubuh guna ditempatkan di dekat atau langsung di dalam tumor. Sumber radiasi dapat berupa bahan padat atau cairan yang diberikan secara oral atau melalui suntikan. Terapi radiasi internal memungkinkan pemberian dosis radiasi yang lebih tinggi ke area yang lebih spesifik dengan durasi lebih singkat.

Baca Juga:  Biaya CT Scan: Kapan Dibutuhkan dan Berapa Harganya?

Biaya radioterapi untuk tiap jenis ini pun berbeda. Penentuan jenis terapi yang mungkin dijalani pasien bergantung pada banyak faktor, termasuk:

  • Jenis kanker
  • Ukuran tumor
  • Lokasi tumor di dalam tubuh
  • Seberapa dekat tumor dengan jaringan normal yang sensitif terhadap radiasi
  • Kesehatan umum dan riwayat medis pasien
  • Apakah pasien akan menjalani jenis pengobatan kanker lain
  • Faktor lain, seperti usia dan kondisi medis lain

Mengapa Pasien Kanker Menjalani Radioterapi?

Dokter tidak selalu menyarankan pasien menjalani radioterapi karena banyak faktor yang mempengaruhi. Secara umum, ada beberapa alasan utama dokter merekomendasikan terapi radiasi:

Terapi Kuratif

Pada kanker stadium awal atau belum menyebar luas, radioterapi dapat menjadi pengobatan utama untuk menyembuhkan pasien secara total tanpa perlu operasi atau kemoterapi.

Terapi Neoadjuvan (Sebelum Operasi)

Radioterapi dapat diberikan sebelum operasi dengan tujuan mengecilkan ukuran tumor. Tumor yang lebih kecil akan lebih mudah diangkat melalui prosedur bedah dan meningkatkan peluang keberhasilan operasi.

Terapi Adjuvan (Setelah Operasi)

Setelah tumor diangkat melalui operasi, masih ada kemungkinan sel-sel kanker mikroskopis tertinggal di jaringan sekitar. Radioterapi adjuvan diberikan untuk membunuh sisa-sisa sel kanker ini dan mengurangi risiko kekambuhan.

Terapi Paliatif (Pereda Gejala)

Pada kanker stadium lanjut atau metastatik yang sudah tidak mungkin disembuhkan, radioterapi dapat bermanfaat mengurangi nyeri, menghentikan perdarahan, atau mengurangi penyumbatan yang disebabkan oleh tumor.

Kombinasi dengan Kemoterapi (Kemoradioterapi)

Dalam banyak kasus, radioterapi diberikan bersamaan dengan kemoterapi atau kemoradioterapi. Menurut berbagai studi, kombinasi ini terbukti lebih efektif daripada pemberian secara terpisah untuk beberapa jenis kanker, seperti kanker serviks serta kanker kepala dan leher.

Estimasi Biaya Radioterapi

Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi besaran biaya radioterapi di Indonesia. Di antaranya:

  • Teknologi yang digunakan: Radioterapi dengan mesin Linear Accelerator (LINAC) modern yang dilengkapi perangkat Intensity-Modulated Radiation Therapy (IMRT) atau Image-Guided Radiation Therapy (IGRT) umumnya lebih mahal dibanding teknologi konvensional.
  • Jumlah sesi: Makin banyak sesi yang diperlukan, makin tinggi total biaya. Pasien terapi kuratif yang memerlukan 25-35 sesi, misalnya, mesti membayar biaya radioterapi lebih besar daripada pasien paliatif dengan 5-10 sesi.
  • Jenis rumah sakit: Rumah sakit swasta umumnya memiliki tarif lebih tinggi dibanding rumah sakit pemerintah. Kualitas layanan dan teknologi yang ditawarkan juga cenderung berbeda.
  • Biaya penunjang: Ini termasuk biaya konsultasi dokter, pemeriksaan penunjang (CT scan, MRI, PET scan), tes laboratorium, serta biaya administrasi.
  • Status jaminan kesehatan: Pasien dengan BPJS Kesehatan dapat memperoleh layanan radioterapi tanpa biaya tambahan sesuai dengan indikasi medis dan prosedur yang berlaku.
Baca Juga:  Pemeriksaan Radiologi, Fungsi, Jenis, dan Kondisi Medis yang Dapat Dideteksi

Berdasarkan informasi dari beberapa rumah sakit di Indonesia, estimasi biaya radioterapi per siklus secara umum adalah:

  • Radioterapi konvensional: Rp 5 juta-Rp 25 juta
  • Radioterapi modern (IMRT/IGRT): Rp 25 juta-Rp 100 juta
  • Brachytherapy: Rp 15 juta-Rp 80 juta

Sejumlah rumah sakit juga menyediakan paket pengobatan kanker yang mencakup konsultasi, terapi radiasi, dan tes laboratorium dengan harga bervariasi. Biaya radioterapi memang tidak murah dari sisi finansial. Namun terapi radiasi ini telah terbukti efektif dalam mengatasi kanker pada kasus tertentu. Dengan adanya cakupan dari BPJS Kesehatan, akses terhadap terapi ini pun kini makin terbuka bagi masyarakat luas.

Ditinjau oleh

dr. Maryam Fathima, Sp. Onk. Rad, Onkologi Radiasi

Spesialis Onkologi Radiasi

Primaya Hospital Tangerang

Referensi

Share to :

Cerita Pasien

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below