• Contact Center
  • Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot
  • Chatbot

Sariawan di Lidah Tak Sembuh? Ini Penyebabnya

Sariawan di lidah

Sariawan di lidah merupakan luka kecil berwarna putih atau kuning yang muncul di permukaan lidah. Gangguan ini sering menimbulkan rasa perih dan nyeri saat makan maupun berbicara. Biasanya, sariawan akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu satu hingga dua minggu. Namun, ada kalanya luka ini bertahan lebih lama dan memerlukan perhatian khusus.

Menurut American Dental Association, sariawan atau stomatitis aftosa umumnya sembuh spontan dalam jangka waktu 1-2 minggu. Meskipun demikian, beberapa kondisi bisa memperpanjang durasi penyembuhan luka tersebut.

sariawan di lidah

Mengapa Sariawan di Lidah Sering Muncul?

Banyak faktor yang memicu timbulnya sariawan di lidah. Trauma mekanis menjadi salah satu penyebab paling umum, seperti lidah yang tidak sengaja tergigit saat mengunyah makanan. Selain itu, sikat gigi dengan bulu yang terlalu keras juga bisa melukai permukaan lidah.

Kekurangan nutrisi tertentu berperan besar dalam munculnya sariawan. Tubuh yang kekurangan vitamin B12, zat besi, dan asam folat akan lebih rentan mengalami luka di rongga mulut. Kondisi ini membuat jaringan lidah menjadi lebih sensitif dan mudah terluka.

Stres berlebihan dan perubahan hormon juga dapat memicu sariawan. Wanita yang sedang menstruasi, hamil, atau menopause cenderung lebih sering mengalami gangguan ini. Faktor psikologis dan hormonal memengaruhi sistem kekebalan tubuh secara signifikan.

Infeksi bakteri atau jamur menjadi penyebab lain yang perlu diwaspadai. Beberapa jenis mikroorganisme dapat menginfeksi luka kecil di lidah dan memperburuk kondisi sariawan. Penggunaan obat-obatan tertentu juga terkadang menyebabkan efek samping berupa sariawan.

Penyebab Sariawan di Lidah yang Tak Kunjung Sembuh

Sariawan yang bertahan lebih dari 3 minggu bisa menandakan adanya masalah kesehatan lebih serius. Kekurangan nutrisi kronis sering menjadi penyebab utama sariawan yang sulit sembuh. Tubuh membutuhkan vitamin dan mineral yang cukup untuk memperbaiki jaringan rusak.

Gangguan autoimun dapat membuat sariawan di lidah terus muncul berulang kali. Penyakit Crohn, celiac, dan Behcet sering disertai gejala sariawan yang persisten. Kondisi ini memerlukan penanganan medis yang komprehensif dan teratur.

Infeksi jamur seperti kandidiasis oral juga menyebabkan sariawan yang tidak kunjung membaik. Jamur Candida dapat berkembang biak dengan cepat di rongga mulut yang lembab. Penggunaan antibiotik dalam jangka panjang terkadang memicu pertumbuhan jamur berlebih.

Baca Juga:  Hipertermia: Kenaikan Suhu Tubuh yang Berlebihan

Efek samping kemoterapi dan radiasi sering membuat pasien mengalami sariawan parah. Prosedur medis tersebut dapat merusak sel-sel di rongga mulut dan menghambat proses regenerasi jaringan. Pasien kanker yang menjalani terapi ini memerlukan perawatan mulut khusus.

Menurut penelitian dari Fakultas Kedokteran Gigi UGM, penggunaan obat tradisional yang tidak teruji dapat memperparah kondisi sariawan akibat iritasi kimia. Oleh karena itu, pemilihan metode pengobatan harus dilakukan dengan saksama.

Obat Medis untuk Sariawan

Berbagai jenis obat sariawan di lidah tersedia di apotek dan dapat digunakan sesuai keparahan gejala. Obat pereda nyeri seperti parasetamol dan ibuprofen membantu mengurangi rasa sakit yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Kedua obat tersebut dapat dibeli tanpa resep dokter.

Kortikosteroid menjadi pilihan obat untuk mengatasi peradangan pada sariawan. Salep atau obat kumur yang mengandung kortikosteroid dapat meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan luka. Fluocinonide dan beclomethasone termasuk kandungan yang sering diresepkan dokter.

Antibiotik atau antivirus diberikan jika sariawan disebabkan oleh infeksi spesifik. Obat ini hanya bisa didapatkan dengan resep dokter dan harus dikonsumsi sesuai anjuran. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat justru dapat memperburuk kondisi rongga mulut.

Obat oles khusus seperti Kenalog in Orabase sering digunakan untuk melapisi luka sariawan. Salep ini membentuk pelindung di atas luka sehingga mengurangi gesekan dan rasa nyeri. Banyak pasien merasa lega setelah mengoleskan obat ini secara teratur.

Obat Alami untuk Sariawan

Larutan garam hangat merupakan obat sariawan alami yang paling mudah didapat. Berkumur dengan air garam membantu membersihkan bakteri dan mengurangi peradangan di lidah. Cara ini aman dilakukan beberapa kali sehari untuk mempercepat penyembuhan.

Lidah buaya memiliki sifat antiradang yang terbukti membantu menyembuhkan sariawan. Getah tanaman ini dapat dioleskan langsung pada luka dan dibiarkan beberapa jam. Studi yang diterbitkan jurnal Quintessence Publishing Deutschland menunjukkan efektivitas lidah buaya dalam mempercepat penyembuhan luka mulut.

Teh celup bekas dapat dimanfaatkan sebagai kompres alami untuk sariawan. Kandungan tannin dalam daun teh membantu melawan peradangan dan menetralkan asam di mulut. Tempelkan kantong teh pada area sariawan selama 5 menit setiap hari.

Baca Juga:  Alkaptonuria: Penyakit Langka yang Perlu Diwaspadai

Madu murni yang tidak dipasteurisasi juga berkhasiat sebagai obat sariawan alami. Sifat antibakteri dan antiradangnya membantu melindungi luka dari infeksi tambahan. Oleskan madu pada sariawan 3 hingga 4 kali sehari untuk hasil optimal.

Kapan Harus ke Dokter?

Sariawan yang tidak sembuh setelah 3 minggu memerlukan pemeriksaan medis segera. Gejala tambahan seperti demam, pendarahan, atau luka yang semakin membesar juga menjadi tanda waspada. Kondisi ini bisa mengindikasikan penyakit serius yang perlu ditangani.

Sariawan yang sangat nyeri dan mengganggu aktivitas makan serta minum harus segera dikonsultasikan. Nyeri yang berlebihan dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dan dehidrasi. Penanganan medis akan membantu meredakan gejala dan mencegah komplikasi.

Sariawan yang sering kambuh meski sudah diberi obat perlu evaluasi lebih lanjut. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan penyebab mendasar. Tes darah mungkin diperlukan untuk mendeteksi kekurangan nutrisi atau gangguan kesehatan lainnya.

Dokter gigi atau dokter spesialis dapat memberikan tindakan kauterisasi untuk sariawan yang membandel. Prosedur ini menggunakan bahan kimia seperti silver nitrate untuk menghancurkan jaringan sariawan. Kauterisasi biasanya mempercepat penyembuhan hingga sekitar satu minggu.

Sariawan di lidah yang tak sembuh bisa disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari kekurangan nutrisi, infeksi, stres, hingga gangguan autoimun. Pemilihan obat sariawan yang tepat sangat bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gejala. Jika sariawan bertahan lebih dari tiga minggu atau disertai gejala serius, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Ditinjau oleh:

dr. Jayanti Chairina Sari

Primaya Hospital Bekasi Utara

Referensi:

Share to :

Cerita Pasien

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below