• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Memahami Manfaat Zat Besi untuk Anak dan Fungsinya

zat besi untuk anak

Zat besi untuk anak dapat membantu proses tumbuh kembangnya agar tidak terhambat. Kekurangan nutrisi ini membuat anak rentan mengalami masalah kesehatan. Oleh karena itu, pastikan asupan zat besi pada anak tercukupi.

Kebutuhan zat besi untuk anak-anak dapat terpenuhi dengan konsumsi berbagai makanan yang memiliki kandungan nutrisi ini. Dengan zat besi yang mencukupi, anak bisa terhindar dari berbagai kemungkinan masalah kesehatan.

buat jani dokter primaya

Lantas, apa manfaat zat besi untuk anak-anak? Berapa kebutuhan zat besi yang tepat untuk anak? Apa risiko jika anak kekurangan zat besi? Yuk, ketahui terlebih dahulu tentang zat besi dan fungsinya untuk tubuh di bawah ini!

Apa itu Zat Besi?

 

zat besi untuk anak

Zat besi adalah mineral yang berperan sangat penting dalam pembentukan hemoglobin. Hemoglobin merupakan protein yang bertugas sebagai pengangkut oksigen dalam darah, juga sebagai komponen pembentuk sel darah merah.

Selain itu, zat besi dalam tubuh juga membantu menjalankan berbagai fungsi tubuh yang sangat penting. Contohnya seperti metabolisme energi, sistem kekebalan tubuh, proses pencernaan, kinerja otak, dan mengatur suhu tubuh.

Zat besi untuk anak membantu tumbuh kembangnya, terutama untuk anak usia 0-5 tahun. Anak yang kekurangan zat ini bisa mengalami anemia, yaitu kekurangan sel darah merah. Hal ini tentu bisa menghambat tumbuh kembangnya.

Anak kekurangan zat besi bisa mengalami gangguan kesehatannya. Selain itu, kurangnya zat besi juga bisa menghambat perkembangan keterampilan motoriknya hingga kelemahan otot. Itulah pentingnya zat besi pada anak-anak usia dini.

Apa Fungsi Utama Zat Besi?

 

fungsi zat besi untuk anak

Zat besi atau dikenal dengan simbol Fe berfungsi mengunci oksigen. Zat besi bekerja sama dengan hemoglobin membantu mengangkut oksigen dalam sel darah merah dari paru-paru menuju berbagai jaringan tubuh anak.

Ketika zat besi dalam tubuh anak tidak terpenuhi, maka anak berisiko mengalami kondisi anemia defisiensi besi. Kondisi ini mempengaruhi kesehatan anak seperti pusing, lemas, kelemahan otot, nafas pendek, dan anak sakit.

Saat tubuh yang mengalami anemia defisiensi besi, kondisi ini tentu akan menghambat penyebaran oksigen dalam sel darah merah ke seluruh tubuh. Sedangkan, tubuh kelebihan zat besi bisa menyebabkan keracunan zat besi.

Oleh karena itu, penting mengetahui kebutuhan zat besi pada anak per hari. Tujuannya agar orang tua bisa memberikan makanan ataupun suplemen zat besi sesuai dengan kebutuhan anak, tidak kekurangan dan juga kelebihan. 

Berapa Kebutuhan Zat Besi Anak Per Hari?

 

kebutuhan zat besi

Kebutuhan zat besi setiap orang berbeda, hal ini tergantung dari usia dan jenis kelaminnya. Kebutuhan zat besi pada anak yang cukup tinggi adalah pada usia 6-11 bulan karena sedang memasuki fase tumbuh kembang yang begitu pesat.

Baca Juga:  Panduan Isolasi Mandiri untuk Pasien Anak Covid-19

Sementara itu, pada usia 0-5 bulan hanya membutuhkan sedikit zat besi karena kecukupan zat besi terpenuhi dari ASI. Berbeda lagi ketika sudah memasuki masa anak-anak. Berikut ini kebutuhan zat besi anak per hari, di antaranya:

  • Usia 0-5 bulan: 0,3 mg
  • Usia 6-11 bulan: 11 mg
  • Usia 1-3 tahun: 7 mg
  • Usia 4-6 tahun: 10 mg
  • Usia 7-9 bulan: 10 mg
  • Usia 10-12 tahun: 8 mg

Ketika anak memasuki usia 13-18 tahun, kebutuhan zat besi sebanyak 11 mg untuk anak laki-laki dan 15 mg untuk anak perempuan yang sudah haid. Kebutuhan zat besi ini perlu terpenuhi setiap hari agar tidak kekurangan zat besi.

Apa Manfaat Zat Besi untuk Anak?

manfaat zat besi untuk anak

Ada beberapa manfaat zat besi untuk anak yang perlu diketahui oleh orang tua, agar bisa mencukupi kebutuhannya. Anak dengan cukup zat besi akan bertumbuh dan berkembang dengan baik. Berikut manfaat zat besi untuk anak-anak:

1. Menunjang Tumbuh Kembang Fisik

Kecukupan zat besi pada anak bisa membantu pertumbuhan fisiknya, terutama otot dan jaringan tubuhnya. Jadi, pastikan anak mendapat kecukupan zat besi setiap harinya untuk menunjang tumbuh kembang fisik anak.

2. Menunjang Imunitas Tubuh Anak

Zat besi memiliki peran penting dalam menunjang imunitas dan sistem kekebalan tubuh anak. Dengan begitu, anak tidak akan mudah sakit karena imunnya bagus. Oleh karena itu, penting mencukupi kebutuhan zat besi anak.

3. Mendukung Perkembangan Motorik

Ketika ada defisiensi besi pada tubuh anak, maka bisa mempengaruhi aktivitas motorik anak. Kondisi ini akan membuat anak mudah lelah, gangguan belajar, dan aktivitas lain. Oleh karena itu, cukup kebutuhan zat besi anak.

4. Membentuk Sel Darah Merah

Zat besi memiliki peran sangat penting membantu pembentukan sel darah merah, sehingga anak tetap aktif beraktivitas. Sel darah merah adalah jenis sel mikroskopis yang menjadi alat angkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

5. Meningkatkan Tumbuh Kembang Anak

Kekurangan zat besi pada anak bisa menyebabkan adanya gangguan pertumbuhan pada anak. Beberapa gangguan kni seperti berat dan tinggi badan anak menyimpang, serta pertumbuhan mendatar atau tidak berkembang.

6. Mengurangi Risiko Anak Stunting

Stunting merupakan kondisi yang kerap menjadi gangguan tumbuh kembang pada anak. Untuk mencegah stunting pada anak, maka dengan memberikan asupan zat besi pada anak yang mencukupi atau tidak berlebihan.

Baca Juga:  Terlambat Imunisasi Anak, Masih Bisakah Dikejar?

7. Mencegah Anemia pada Anak

Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia, kondisi hemoglobin mengikat oksigen dalam taraf di bawah normal. Oleh karena itu, orang tuang perlu membiasakan anak konsumsi makanan yang mengandung zat besi sejak kecil.

Apa Akibat Anak Kekurangan Zat Besi?

kekurangan zat besi

Ada beberapa resiko anak kekurangan zat besi, salah satunya adalah anemia. Kondisi ini terjadi saat zat besi tidak terpenuhi pada tubuh sehingga kekurangan sel darah merah. Adapun akibat kekurangan zat besi pada anak lainnya, seperti:

  • Kemampuan berpikir menurun atau lambat merespon
  • Anak bertumbuh menjadi rewel dan susah dikendalikan
  • Daya tahan tubuh anak menjadi lemah atau cepat lemas
  • Tonggak tumbuh kembang anak terlambat
  • Meningkatan risiko metabolisme tubuh terganggu
  • Kemampuan motorik, behavior, kognitif dan psikomotorik anak tidak maksimal

Banyak faktor yang membuat anak kekurangan zat besi, seperti kurang asupan makan mengandung zat besi, lahir prematur, adanya gangguan pencernaan, dan sebagainya. Lalu, bagaimana cara menambah zat besi pada anak?

Cara Menambah Zat Besi pada Anak

zat besi untuk anak

Ketika diketahui anak mengalami kekurangan zat besi, orang tua tidak perlu khawatir karena ada cara untuk menambah zat besi pada anak. Orang tua bisa memenuhi kebutuhan zat besi pada anak dengan cara sebagai berikut:

  • Memberikan makanan dengan zat besi tinggi
  • Memberikan makanan dengan vitamin C tinggi
  • Memberikan suplemen zat besi di saat yang tepat
  • Menghindari memberikan teh setelah makan
  • Berikan Asupan Fortifikasi Zat Besi untuk Alternatif

Kecukupan zat besi pada anak akan membantu akan bertumbuh dan berkembang dengan baik, anak lebih sehat dan aktif. Oleh karena itu, sebagai orang tua harus memperhatikan asupan makanan dengan zat besi yang cukup.

Demikian informasi manfaat dan kebutuhan zat besi untuk anak yang perlu diketahui orang tua. Sebab, anak yang kekurangan zat besi akan mengalami masalah kesehatan yang cukup beresiko sehingga perlu perhatian khusus.

 

Narasumber

dr. Shela Putri Sundawa, Sp.A

Dokter Spesialis Anak

Primaya Hospital Depok

Referensi:

  • Iron deficiency in children: Prevention tips for parents. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/iron-deficiency/art-20045634. Diakses pada 24 Juni 2023.
  • Health Benefits of Iron. https://www.verywellhealth.com/iron-supplements-benefits-4178814. Diaskes pada 24 Juni 2023.
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.