• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Tak Perlu Panik! Ketahui Penyebab BAB Berdarah & Penangannya

Penyebab BAB berdarah bisa terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya yaitu karena adanya perdarahan pada usus. Walaupun kondisi ini tidak mesti gejala dari kondisi kesehatan yang serius, namun Anda harus segera berkonsultasi ke dokter karena bisa jadi gejala dari penyakit fatal.

Untuk itu, Anda tidak boleh menganggapnya secara remah. Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi ke dokter, yuk simak dahulu informasi lengkap seputar BAB berdarah yang kami ulas di bawah ini.

buat jani dokter primaya

Apa itu BAB Berdarah?

BAB Berdarah

BAB berdarah adalah kondisi ketika feses saat buang air besar bercampur dengan darah. Jumlah darah dan warna darah sangat berpengaruh terhadap kondisi atau penyakit yang mendasarinya.

Perdarahan pada saat BAB bisa dikelompokkan dalam kelas ringan, berat, sedang, hingga kategori mengancam nyawa. Jadi, penting sekali untukĀ  segera memeriksakan diri ke dokter apabila Anda melihat adanya bercak darah di feses saat Anda sedangĀ  BAB.

Sebagian besar kasus terjadinya BAB berdarah pada pasien diakibatkan oleh wasir dan sembelit parah. Namun, beberapa gangguan penyakit serius seperti peradangan usus juga dapat menjadi penyebab yang mendapatinya.

Darah yang keluar bersamaan dengan feses umumnya berasal dari usus besar, lambung, rektum, hingga anus. Semakin ke atas maka darah yang keluar akan semakin menghitam keluarnya.

Jadi, bila darah yang keluar merupakan darah segar berwarna merah terang, maka tandanya darah tersebut keluar dari bagian saluran pencernaan bagian bawah seperti anus atau usus besar.

Sementara bila darah yang keluar berwarna kehitaman, maka bisa dari saluran pencernaan bagian atas tengah seperti usus halus, usus besar.

Namun, jika yang keluar berupa darah berwarna gelap seperti tar, maka itu artinya darah keluar dari area lambung. Akan tetapi, hal tersebut butuh diagnosis pasti dari dokter untuk mengetahui penyebab utama yang mendasarinya.

Penyakit BAB Berdarah
Gejala Utama Nyeri perut, gejala sesuai kondisi yang mendasarinya
Dokter Dokter spesialis penyakit dalam
Penyebab Utama Wasir, sembelit, radang usus
Diagnosis Wawancara medis, dan beberapa cek tahap lanjut
Pengobatan Pengobatan sesuai penyakit atau kondisi yang mendasarinya
Pencegahan Pencegahan berdasarkan kondisi yang mendasarinya

Faktor Risiko

  • Mengalami konstipasi (sembelit)
  • Menderita sirosis hati
  • Mengonsumsi obat NSAID jangka panjang
  • Mengonsumsi alkohol berlebihan
Baca Juga:  Fisura Ani: Gejala, Mencegah, dan Mengobati

Penyebab BAB Berdarah

Mengutip dari British Journal of General Practice, bahwa BAB berdarah disebabkan karena adanya masalah pada saluran pencernaan. Berikut ini beberapa masalah pencernaan yang berkaitan dengan BAB berdarah yang perlu Anda ketahui penyebabnya:

1. Ambeien (Wasir)

Umumnya, BAB berdarah diakibatkan oleh wasir yang mana terjadi inflamasi pada anus dan pembengkakan pembuluh darah sehingga darah dapat terbawa oleh feses saat sedang buang air besar.

2. Fisura Ani

Berbeda dengan wasir, fisura ani merupakan kulit anus yang robek sehingga akan menimbulkan perdarahan. Darah sendiri akan ikut terbawa oleh feses dengan warna yang segar/terang.

3. Fistula Ani

Saat bagian antara kulit sekitar anus dan ujung usus besar terbentuk suatu saluran, maka bisa mengakibatkan rasa sakit yang kadang timbul infeksi sehingga mengeluarkan nanah maupun darah yang akan ikut terbawa feses.

4. Radang Usus

Inflammatory Bowel Disease atau radang usus merupakan salah satu penyebab umum terjadinya feses yang mengeluarkan darah. Kondisi ini sering kali ditandai dengan sakit perut, kram, dan perut kembung.

5. Diverkulitis

Yaitu inflamasi yang terjadi pada kantong kecil yang terletak di lapisan usus. Peradangan ini pun menimbulkan gejala berupa feses yang mengeluarkan darah, demam, sakit perut, mual-mual, dan muntah.

6. Tukak Lambung

Saat lapisan lambung atau duodenum terluka, maka darah dapat keluar dan terbawa oleh makanan yang nantinya akan diproses lebih lanjut di saluran pencernaan. Oleh karena itu, darah yang keluar biasanya berwarna merah gelap seperti tar.

7. Angiodisplasia

Yaitu kondisi saat dinding pembuluh darah pada area sekitar usus mengalami pembengkakan. Hal ini terjadi pada lansia akibat adanya penuaan sel-sel tubuhnya.

8. Sindrom Iritasi Usus Besar

Salah satu gangguan pencernaan yang membuat sistem pencernaan berkontraksi secara tidak stabil. Akibatnya, kita akan sering buang air besar atau justru sembelit. Kondisi sembelit parah inilah yang dapat mengakibatkan bab berdarah.

Baca Juga:  Batu Empedu: Gejala, Mencegah dan Mengobati

9. Kanker Kolorektal

Jenis kanker satu ini dapat mengakibatkan feses berdarah dengan warna yang gelap. Penderita penyakit ini juga akan mengalami gejala pucat, lemas, sakit perut, hingga sembelit.

10. Penyebab Lain

Ada beberapa penyebab lainnya yang dapat mengakibatkan BAB berdarah seperti halnya:

  • Polip usus besar
  • Ragam infeksi saluran cerna
  • Varises esofagus
  • Esofagitis
  • Sindrom Mallory Weiss
  • Kanker lambung
  • Gastritis

Gejala BAB Berdarah

BAB Berdarah

Gejala pada tiap orang berbeda-beda yang menyesuaikan dengan kondisi penyakit yang mendasarinya. Yang jelas, untuk BAB berdarah akan mengeluarkan darah pada fesesnya. Kadang disertai dengan sakit perut, mual, muntah, sembelit, diare, atau gangguan pencernaan lainnya.

Cara Dokter Mendiagnosis

Dokter akan mendiagnosa berdasarkan wawancara medis terkait riwayat kesehatan pasien dan pemeriksaan fisik.

Dokter juga akan melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan seperti:

  • Pemeriksaan feses
  • Angiografi
  • Endoskopi
  • Rontgen
  • Laparatomi

Pengobatan BAB Berdarah

Terdapat beberapa penangan yang kerap dokter lakukan untuk mengobati BAB berdarah. Di antaranya yaitu:

  • Perubahan gaya hidup sehat seperti tidak minum alkohol, konsumsi makan kaya serat, tidak mengejan saat BAB, cukupi cairan tubuh.
  • Pemberian obat-obatan oleh dokter seperti antibiotik, obat penurun asam lambung, obat untuk penghenti pendarahan.
  • Kolostomi yaitu mengeluarkan feses dari perut dengan pembedahan untuk kasus kanker kolon dan kanker usus besar.
  • Tindakan endoskopi dan operasi pembedahan sesuai dengan tingkat keparahan penyakitnya.

Komplikasi

  • Anemia
  • Wasir terjepit
  • Abses
  • Penyumbatan usus
  • Fistula ani

Kapan Harus ke Dokter?

BAB Berdarah

Segera kunjungi dokter apabila Anda mengalami BAB berdarah yang tidak kunjung sembuh selama beberapa hari. Terlebih bila disertai dengan demam, pusing, mual, dan badan yang lemas tak bertenaga.

Narasumber:

dr. Mulkyawan Bahrun, Sp. B-KBD

Spesialis Bedah Digestif

Primaya Hospital Hertasning

Referensi:

  • Bleeding from the bottom (rectal bleeding). https://www.nhs.uk/conditions/bleeding-from-the-bottom-rectal-bleeding/. Diakses pada 09 Maret 2024.
  • Anal FIstula. https://www.nhs.uk/conditions/anal-fistula/. Diakses pada 09 Maret 2024.
  • Angiodysplasia of the colon. https://medlineplus.gov/ency/article/000238.htm. Diakses pada 09 Maret 2024.
  • Rectal Bleeding. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/14612-rectal-bleeding. Diakses pada 09 Maret 2024.
  • Hemorrhoids. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15120-hemorrhoids. Diakses pada 09 Maret 2024.
  • Anal Fissures. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13177-anal-fissures. Diakses pada 09 Maret 2024.
Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.