• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Ukuran Kepala Bayi Membesar? Waspadai Gejala Hidrosefalus

Hidrosefalus adalah kondisi penumpukan cairan pada otak anak atau bayi yang mengakibatkan pembengkakan kepala. Walau demikian, kondisi ini juga dapat terjadi pada orang dewasa.

Bila pada anak dan bayi mampu membuat ukuran kepala membesar, namun pada orang dewasa tidaklah demikian, hanya menimbulkan rasa sakit hebat akibat tekanan cairan yang terus menumpuk di rongga otak. Lalu, apakah penyakit ini dapat disembuhkan? Bila ingin tahu faktanya yuk simak rinciannya di bawah ini.

buat jani dokter primaya

Pengertian Hidrosefalus

Hidrosefalus

Hidrosefalus adalah penumpukan cairan pada rongga ventrikel otak yang mengakibatkan tekanan pada bagian otak. Pada bayi baru lahir atau anak yang ubun-ubunnya belum menyatu dapat mengakibatkan ukuran kepala membesar. Namun pada orang dewasa, kondisi ini akan menyebabkan sakit kepala hebat.

Sejatinya, otak memproduksi cairan secara terus menerus untuk melindunginya dari cedera, membuang limbah hasil sampah metabolisme otak, serta menjaga tekanan otak. Cairan tersebut bernama cairan serebrospinal. Nah, cairan ini akan dialirkan melalui sumsum tulang belakang dan otak untuk diserap pembuluh darah sehingga kondisinya selalu seimbang.

Pada kondisi hidrosefalus baik produksi maupun penyerapan cairan tersebut tidak seimbang sehingga mengakibatkan penumpukan di bagian rongga otak. Pada bayi atau anak yang tulang tengkoraknya masih berkembang, tentu tekanan dari penumpukan cairan ini akan membuat ukuran kepala menjadi lebih besar.

Lalu, apakah hidrosefalus dapat disembuhkan?

Perlu Anda ketahui, bahwa kondisi ini tidak dapat disembuhkan. Namun terapi yang sesuai harus cepat dilakukan sehingga penderitanya dapat hidup normal seperti sedia kala.

Tanpa perawatan yang tepat, kondisi ini dapat mengganggu fungsi otak mulai dari kerusakan otak, penurunan kecerdasan, gangguan tumbuh kembang, dan masalah kognitif khususnya pada bayi dan anak.

Penyakit Hidrosefalus (Hydrocephalus)
Gejala Utama Membesarnya ukuran kepala bayi atau anak
Dokter Spesialis Dokter spesialis neurologi (otak dan saraf) dan dokter bedah saraf
Penyebab Utama Penumpukan cairan serebrospinal pada rongga ventrikel otak.
Diagnosis Pemeriksaan fisik, wawancara medis, dan cek tahap lanjut
Faktor Risiko Semua orang, khususnya bayi dan anak-anak
Pengobatan Pembedahan
Pencegahan Tidak ada pencegahan khusus
Komplikasi Kerusakan otak, gangguan tumbuh kembang anak

Faktor Risiko

Hydrocephalus tergolong sebagai cacat bawaan lahir yang kerap dialami oleh bayi dan anak. Walau demikian, kondisi ini pun dapat menjangkit pada orang dewasa khususnya pada lansia dengan usia di atas 60 tahun. inilah beberapa faktor risiko lainnya:

  • Cacat / prematur sejak dalam kandungan
  • Perdarahan pada bagian ventrikel otak
  • Infeksi pada ibu hamil
  • Pernah operasi kepala
  • Cedera parah pada kepala
  • Infeksi otak
  • Infeksi sumsum tulang belakang
  • Tumor otak
  • Tumor sumsum tulang belakang
    Baca Juga:  Kenali Astrositoma, Jenis Tumor yang Dapat Mengancam Nyawa

    Jenis-Jenis Hydrocephalus

    Hidrosefalus terbagi ke dalam beberapa kategori apabila dibedakan sesuai kondisi penumpukan cairan serta cacat strukturnya. Berikut rinciannya:

    • ngenital hydrocephalus. Kondisi hidosefalus bawaan lahir yang terjadi akibat genetik maupun karena perkembangan janin yang tidak normal.
    • Acquired hydrocephalus. Jenis hydrocephalus akibat suatu penyakit atau cedera yang baru berkembang saat dewasa atau saat bayi sudah dilahirkan.
    • Normal pressure hydrocephalus. Biasa terjadi pada orang lanjut usia di atas 60 tahun namun bisa juga terjadi pada setiap orang dengan ciri khas berupa pelebaran ventrikel bertekanan normal.
    • Communicating hydrocephalus. Kategori hydrocephalus akibat cairan otaknya yang berlebih, namun tidak terhalang alirannya dalam ventrikel otak.
    • Non-communication (obstructive) hydrocephalus. Jenis hydrocephalus yang bersifat obstruksi atau kerusakan karena terjadi penyumbatan aliran cairan yang menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan dalam otak.
    • Hydrocephalus ex-vacuo. Jenis hidrosefalus yang paling umum terjadi pada usia lanjut karena kondisi penyakit degeneratif atau penyusunan jaringan otak seperti pada penderita alzheimer dan stroke.

    Penyebab Hidrosefalus

    Berdasarkan informasi dari laman situs American Association of Neurological Surgeons, menyatakan bahwa penyebab hidrosefalus ialah karena penumpukan cairan serebrospinal di bagian rongga ventrikel otak.

    Tekanan yang terus menumpuk membuat ukuran kepala dapat membesar pada bayi dan anak-anak. Sementara pada dewasa dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat.

    Baca Juga:  Hal-Hal yang Sering Diabaikan dan Berpotensi Pendarahan Pada Otak

    Gejala Hidrosefalus

    Terdapat beberapa gejala hidrosefalus yang perlu Anda ketahui seperti halnya beberapa hal berikut ini:

    • Ukuran kepala membesar pada bayi
    • Benjolan lunak di atas kepala bayi
    • Pandangan mata bayi cenderung ke bawah
    • Bayi/anak mudah rewel, menangis, atau marah
    • Mudah mengantuk
    • Sakit kepala
    • Pelemahan pada otot
    • Nafsu makan berkurang
    • Mata juling
    • Kejang otot
    • Kesulitan berkonsentrasi
    • Mual dan muntah
    • Penurunan kemampuan kognitif
    • Keseimbangan tubuh terganggu

    Diagnosis

    Mendiagnosis penyakit ini perlu beberapa langkah yang harus dokter lakukan seperti halnya berikut ini:

    • Wawancara medis
    • Pemeriksaan fisik
    • Cek fungsi otot dan indera
    • Cek fungsi kognitif
    • Tes USG saat hamil
    • Tes┬áMRI
    • CT Scan

    Pencegahan

    Tidak ada pencegahan khusus terkait masalah ini. Namun, untuk meminimalisir terjadinya hidrosefalus pada anak maka sebagai ibu hamil Anda harus rutin periksa setiap tahap kehamilan ke dokter.

    Pengobatan Hidrosefalus

    Belum ada pengobatan khusus yang benar-benar efektif untuk kondisi ini. Namun, dokter biasanya akan melakukan perawatan pada bayi/anak dengan rincian seperti berikut:

    • Ventrikulostomi (membuat lubang kecil untuk memudahkan aliran cairan serebrospinal)
    • Sistem shunt (pembedahan dengan tabung katup dalam otak untuk menghilangkan kelebihan cairan serebrospinal)

    Kapan Harus ke Dokter?

    Hidrosefalus

    Segera periksakan buah hati Anda ke dokter spesialis neurologi (otak dan saraf) bila terlihat gejala hidrosefalus yang muncul. Bila nantinya diperlukan tahap pengobatan lebih lanjut, maka akan dilakukan rujuk ke dokter spesialis bedah saraf.

    Narasumber:

    dr. Centery, Sp. BS

    Spesialis Bedah Saraf

    Primaya Hospital Pasar Kemis

    Referensi:

    • Hydrocephalus. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hydrocephalus/symptoms-causes/syc-20373604 . Diakses pada 24 Februari 2024.
    • Symptoms Hydrocephalus. NHS. https://www.nhs.uk/conditions/hydrocephalus/symptoms/. Diakses pada 24 Februari 2024.
    • Hydrocephalus. https://www.aans.org/en/Patients/Neurosurgical-Conditions-and-Treatments/Hydrocephalus. Diakses pada 24 Februari 2024.
    • Treatment Hydrocephalus. https://www.nhs.uk/conditions/hydrocephalus/treatment/. Diakses pada 24 Februari 2024.
    Share to :

    Buat Janji Dokter

    Promo

    Login to your account below

    Fill the forms bellow to register

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.