Vaksin Corona Pfizer, Apakah Efektif untuk Anak?

Vaksin Corona Pfizer, Apakah Efektif untuk Anak_

Kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia memunculkan optimisme bahwa pandemi bisa segera terkendali dan pada akhirnya teratasi. Program vaksinasi akan berjalan tahun depan untuk mencapai herd immunity alias kekebalan kelompok. Tapi masih ada pertanyaan: apakah sudah ada vaksin anak untuk mencegah virus corona?

Saat ini beberapa perusahaan farmasi telah menghasilkan vaksin corona, tapi belum ada satu pun yang menyediakan vaksin anak. Sinovac, produsen yang vaksinnya sudah tiba di Indonesia, baru menguji coba vaksinnya terhadap anak-anak. Produsen lain juga sudah memulai uji coba, seperti Pfizer dari Amerika Serikat.

Pfizer bekerja sama dengan BioNTech asal Jerman dalam pembuatan vaksin corona. Vaksin produksi BioNTech merupakan jenis baru. Vaksin ini berfungsi melatih sistem imun untuk melawak virus corona yang masuk ke tubuh. Dalam uji klinis yang melibatkan 44.000 peserta, vaksin Pfizer terbukti aman dan 95 persen efektif.

 

Sejarah Vaksin Pfizer

Pfizer adalah perusahaan farmasi multinasional yang berdiri sejak lebih dari 170 tahun yang lalu. Pfizer bermarkas di New York, Amerika Serikat, dan telah banyak memproduksi obat-obatan dan vaksin secara global. Mereka membuat vaksin dewasa dan vaksin anak.

Baca Juga:  Reaksi Tubuh Saat Terinfeksi Virus Corona

Pada 1900-an, Pfizer turut menghasilkan produk vaksin cacar komersial. Pfizer juga menjadi perusahaan pertama yang mengembangkan vaksin cacar tahan panas dan beku kering. Selain itu, mereka tercatat membuat inovasi vaksin kombinasi difteri, pertusis, dan tetanus (DPT). Vaksin anak DPT masuk program imunisasi dasar dari pemerintah Indonesia.

Dalam hal vaksin covid-19, Pfizer memulai langkahnya dengan mengumumkan rencana melawan pandemi lewat kolaborasi pada Maret 2020. Pfizer berharap bisa bekerja sama dengan pihak lain dalam mengatasi Covid-19, termasuk untuk produksi vaksin. Pada 17 Maret, Pfizer resmi bekerja sama dengan BioNTech untuk menghasilkan vaksin corona.

Pada April 2020, Pfizer-BioNTech menyatakan sudah menyiapkan kapasitas produksi untuk menyokong pasokan vaksin secara global. Mereka memproyeksikan produksi dan distribusi jutaan dosis vaksin pada akhir 2020 dan ratusan juta dosis pada 2021. Pada bulan yang sama, Pfizer-BioNTech menyatakan sudah mendapat persetujuan dari otoritas Jerman untuk mengadakan uji klinis pertama terhadap kandidat vaksin Covid-19.

Baca Juga:  Seberapa Cepat Penyebaran Virus Corona?

Lantas berturut-turut mereka disetujui menggelar uji klinis pertama di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada. Setelah itu, uji klinis berlangsung hingga tahap ketiga sampai dinyatakan bisa dipakai untuk penggunaan darurat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA).

 

Fakta Vaksin Pfizer

Pada 12 Desember 2020, Komite Penasihat Praktik Imunisasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC) menerbitkan rekomendasi sementara penggunaan vaksin Pfizer-BioNTech untuk penduduk berusia 16 tahun ke atas. Belum ada rekomendasi vaksin anak yang tersedia.

Vaksin corona dari Pfizer diberi nama BNT162b2. Jenisnya adalah vaksin mRNA. Vaksin ini memiliki cara kerja yang berbeda dengan vaksin biasa. Saat masuk ke tubuh, vaksin mRNA akan menginstruksikan tubuh untuk menghasilkan spike protein. Virus corona menginfeksi sel lewat protein ini.

Dengan adanya spike protein dari vaksin, sistem imun bisa terlatih untuk melawan jika nantinya ada infeksi corona dari virus SARS-CoV-2. Sistem imun diharapkan bisa memproduksi antibodi untuk melawan virus tersebut.

Baca Juga:  Dampak Psikologis Pasien Corona

 

Efektivitas Vaksin Pfizer untuk Anak

FDA ataupun CDC belum membuat rekomendasi vaksin anak buatan Pfizer. Sebab, Pfizer sendiri masih menguji efektivitas vaksinnya pada anak. Fokusnya selama ini masih pada remaja dan orang dewasa berusia 16 tahun ke atas.

Pada Oktober 2020, Pfizer bersama BioNTech mencoba efektivitas vaksin anak buatannya pada 100 orang di Amerika Serikat. Belum diketahui secara pasti seberapa efektif vaksin anak Pfizer. Uji klinis masih harus berlangsung hingga dipastikan keamanan dan efektivitasnya. Para pakar kesehatan memprediksi vaksin anak corona baru tersedia pada pertengahan atau akhir 2021.

 

Ditinjau oleh:

dr. Tumpal, SpA

Dokter Spesialis Anak

Primaya Hospital Bekasi Utara

 

Referensi:

https://www.pfizer.com/science/vaccines/milestones

https://www.who.int/news-room/q-a-detail/vaccines-and-immunization-what-is-vaccination

https://www.drugwatch.com/manufacturers/pfizer/

https://www.who.int/news-room/q-a-detail/coronavirus-disease-(covid-19)-vaccines

https://www.pfizer.com/health/coronavirus/updates

Bagikan ke :