Manfaat Ekokardiografi Bagi Penderita Penyakit Jantung  

Manfaat Ekokardiografi Bagi Penderita Penyakit Jantung

Penyakit jantung masih menjadi penyakit yang paling mematikan di dunia. Posisinya sebagai pembunuh nomor satu di dunia tak tergoyahkan dari tahun ke tahun. Ini membuktikan betapa seriusnya penyakit ini. Tanpa penanganan dan pengobatan yang tepat, penyakit jantung dapat berdampak fatal pada penderitanya. Ekokardiografi merupakan prosedur yang bisa digunakan untuk mendeteksi kondisi jantung seseorang sejak dini.

Apa Itu Ekokardiografi atau USG Jantung

Ekokardiografi (EKG) adalah peralatan medis untuk memeriksa struktur dan fungsi jantung menggunakan gelombang ultrasonik. Ekokardiografi juga sering disebut USG jantung karena fungsinya sama dengan yang digunakan dokter kandungan untuk memeriksa janin pada masa kehamilan.

Lewat ekokardiografi, dokter bisa memeriksa bagian-bagian jantung untuk membantu menegakkan diagnosis pada pasien penyakit jantung. Bagian yang diperiksa antara lain bilik jantung, katup jantung, otot jantung, dan pembuluh darah di sekitar jantung.

Peralatan ini mirip elektrokardiografi. Namun elektrokardiografi digunakan untuk memeriksa aktivitas kelistrikan jantung. Kedua alat itu dapat digunakan dalam pemeriksaan satu kasus penyakit jantung yang sama.

Jenis EKG yang Sering Digunakan

Terdapat beberapa jenis ekokardiografi yang sering digunakan untuk memeriksa penyakit jantung. Semuanya menggunakan gelombang ultrasonik untuk menghasilkan gambar dari jantung. Berikut ini contohnya:

Baca Juga:  Apa Itu Rapid Test, Swab, dan PCR, apakah tahu Perbedaannya?

1. Ekokardiografi Transthoracic

Ini jenis ekokardiografi yang paling sering digunakan dalam kasus penyakit jantung. Prosedurnya tidak menyakitkan dan tidak invasif alias tanpa operasi atau memasukkan instrumen ke tubuh pasien. Cara kerjanya mirip dengan USG kandungan. Bedanya, alat transduser diletakkan pada dada hingga dihasilkan gambar jantung.

2. Ekokardiografi Stres

Ekokardiografi ini merupakan bagian dari tes stres pada jantung. Pasien akan diminta berolahraga, misalnya dengan berjalan di treadmill, sehingga detak jantung lebih cepat. Pada beberapa kasus penyakit jantung, antara lain jantung koroner, masalah lebih mudah diketahui ketika jantung bekerja lebih keras.

3. Ekokardiografi Transesofagus

Ketika dokter kesulitan melihat beberapa bagian jantung lewat ekokardiografi transthoracic, prosedur ekokardiografi ini bisa dilakukan. Caranya dengan memasukkan transduser lewat kerongkongan sehingga gambar jantung terlihat lebih detail.

4. Ekokardiografi Janin

Ekokardiografi ini dijalankan untuk mengetahui kondisi jantung bayi dalam kandungan. Dokter bisa merekomendasikan prosedur ini bila ada dugaan masalah jantung pada bayi.

Baca Juga:  Manfaat Mengetahui Usia Kehamilan

5. Ekokardiografi Tiga Dimensi

Hasil ekokardiografi ini berupa gambar tiga dimensi yang memberikan penampakan detail bagian jantung. Ekokardiografi juga kerap digunakan dalam rangka operasi katup jantung.

Persiapan yang Dilakukan Sebelum USG Jantung

Ekokardiografi dilakukan di rumah sakit yang memiliki perlengkapan. Tak ada persiapan khusus untuk menjalani sebagian besar jenis ekokardiografi. Pasien penyakit jantung tak diminta berpuasa dan boleh minum obat sebelumnya. Tapi tetap diperlukan konsultasi dengan dokter.

Pengecualian berlaku bagi yang hendak menjalani ekokardiografi transesofagus. Prosedur USG jantung ini mensyaratkan puasa selama 8 jam sebelum pemeriksaan berlangsung. Hal ini penting untuk mencegah pasien penyakit jantung mual dan muntah ketika menjalani pemeriksaan.

Adapun bila akan menjalani ekokardiografi stres, pasien sebaiknya tidak makan makanan berat 4 jam sebelumnya. Gunakan pakaian dan celana yang nyaman agar leluasa ketika diminta melakukan aktivitas fisik dalam pemeriksaan. Umumnya ekokardiografi berlangsung 15-30 menit, hingga dokter mendapatkan informasi yang cukup untuk mendiagnosis penyakit jantung pasien.

Manfaat USG Jantung atau Ekokardiografi

Ekokardiografi bermanfaat bagi penderita penyakit jantung atau ketika ada gejala yang berkaitan dengan penyakit jantung. Gambar atau ekokardiogram akan diteliti dokter untuk mengetahui kondisi struktur dan fungsi jantung. Informasi yang muncul dari ekokardiogram antara lain:

  • Gumpalan darah di bilik jantung
  • Cairan di kantung sekitar jantung
  • Masalah pada aorta atau pembuluh darah yang terhubung ke jantung
  • Masalah pada fungsi pompa jantung
  • Masalah pada fungsi katup jantung
  • Tekanan pada jantung
Baca Juga:  Jenis-Jenis Pemeriksaan Jantung

Ekokardiografi juga menjadi kunci untuk menentukan kondisi otot jantung, terutama setelah seseorang terkena serangan jantung. Penyakit jantung bawaan pada bayi juga bisa terdeteksi dari prosedur ini.

 

Ditinjau oleh:

Dr Yusak Alfrets Porotuo, Sp.JP

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Primaya Hospital Karawang

 

Sumber:

https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/echocardiography

http://www.yankes.kemkes.go.id/read-echocardiografi-4702.html

Bagikan ke :