• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Jenis Tes Darah Kehamilan dan Ketahui Manfaatnya

tes darah kehamilan

Tes darah kehamilan adalah salah satu upaya untuk mengetahui kesehatan ibu dan janin. Dengan tes darah, ibu hamil dapat memantau kondisinya menyeluruh melalui serangkaian pemeriksaan darah oleh dokter di laboratorium.

Pemeriksaan darah yang dilakukan secara rutin selama hamil dapat mencegah masalah kesehatan lebih besar. Mendeteksi potensi adanya penyakit sedini mungkin sehingga dapat membantu menentukan penanganan yang tepat.

buat jani dokter primaya

Lantas, jenis pemeriksaan darah apa saja yang penting dijalani selama kehamilan? Apa manfaat melakukan tes atau pemeriksaan darah saat hamil? Berikut informasinya.

Mengapa Perlu Tes Darah Saat Hamil?

tes darah kehamilan

Kehamilan adalah kondisi yang memerlukan penanganan tepat guna menjaga kesehatan ibu dan janin. Selama kehamilan, dokter atau bidan mungkin akan menyarankan menjalankan pemeriksaan, darah satunya adalah tes darah.

Tes darah kehamilan adalah bagian dari perawatan antenatal yang berlaku bagi semua ibu hamil, termasuk yang berisiko infeksi tertentu karena penyakit bawaan.

Sistem kekebalan tubuh ibu hamil dapat dipengaruhi oleh kehamilan dan ibu hamil rentan dengan berbagai infeksi. Oleh karena itu, untuk melindungi kesehatan ibu hamil dan janin, pemeriksaan tes darah perlu dilakukan secara rutin.

Melalui tes darah, dokter dapat mendeteksi penyakit atau infeksi seperti sifilis, hepatitis B, dan HIV. Dengan begitu, dokter dapat menentukan perawatan untuk mencegah masalah kesehatan yang bisa mengganggu kondisi janin.

Apa Tujuan Ibu Hamil Tes Darah?

tes darah ibu hamil

Tujuan utama tes darah ibu hamil adalah untuk mengetahui kondisi ibu secara umum dan menyeluruh. Dengan begitu, dokter lebih mudah menemukan tanda-tanda kekurangan gizi, potensi penyakit atau infeksi yang dialami ibu hamil.

Selain itu, tes darah juga dapat membantu ibu dan janin ketika terjadi pendarahan atau kekurangan zat besi. Pada kehamilan trimester 3, ibu hamil juga perlu tes darah karena cukup menentukan keselamatan janin sebelum melahirkan.

Pemeriksaan tes darah juga dapat dilakukan ketika ingin mengetahui kehamilan awal untuk hasil yang akurat. Tes darah dapat mendeteksi kehamilan dengan hasil berupa angka yang dapat memudahkan dokter memastikan kehamilan.

Apa Saja Jenis Tes Darah Kehamilan?

tes darah kehamilan

Pemeriksaan darah ibu hamil dapat membantu menemukan kondisi yang berisiko terhadap kesehatan ibu dan janin. Pemeriksaan ini dapat dilakukan secara rutin atau setiap trimester kehamilan, agar ketika ada masalah bisa segera ditangani.

Ada beberapa jenis tes darah kehamilan yang dapat dilakukan ibu hamil untuk mengetahui kondisi kesehatannya. Apa saja jenis tes darah ini? Berikut uraiannya.

1. Tes Darah Lengkap

Tes darah lengkap ibu hamil adalah pemeriksaan yang meliputi sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), hemoglobin (Hb), dan keping darah (trombosit) beserta komponen pendukungnya yang perlu diperiksa menyeluruh.

Pemeriksaan darah lengkap bertujuan untuk mendeteksi kondisi yang seringkali dialami ibu hamil seperti anemia karena kurang darah. Selain itu, termasuk gangguan fungsi ginjal, liver, dan tanda infeksi yang perlu diketahui selama kehamilan.

Baca Juga:  ASI Eksklusif, Tips Pompa ASI agar Hasil Optimal

2. Kadar Gula Darah

Pemeriksaan kadar gula darah ibu hamil penting dilakukan untuk mencegah perkembangan penyakit diabetes. Pada saat sedang hamil, ibu hamil rentan mengalami risiko terserang berbagai penyakit yang cukup berbahaya.

Terlebih saat kehamilan, nafsu makan ibu hamil akan meningkat tidak terkecuali konsumsi makanan manis. Oleh karena itu, tes darah perlu dilakukan untuk mengetahui kadar gula darah dalam tubuh ibu hamil agar tidak memicu diabetes.

3. Golongan Darah

Tes golongan darah bertujuan untuk mengetahui golongan darah ibu hamil seperti darah A, B, AB, atau O. Pemeriksaan ini hanya dilakukan satu kali saja. Jika suatu waktu membutuhkan pendonor, maka dapat diketahui golongan darahnya.

Selain itu, pemeriksaan darah juga untuk melihat rhesus antibodi. Jika hasil pemeriksaan ditemukan kemungkinan rhesus, cukup berdampak pada janin. Contohnya ibu dengan rhesus negatif akan mengandung bayi rhesus positif.

4. Infeksi Menular Seksual

Tes darah untuk mengetahui infeksi menular seksual pada ibu hamil yang berbahaya bagi janin. Umumnya, pemeriksaan darah ini untuk mendeteksi penyakit seperti HIV, Hepatitis B, Sifilis, Klamidia, dan penyakit menular lainnya.

Selain itu, tes darah juga dapat mengetahui penyakit gonore dan hepatitis C yang beresiko bagi ibu hamil. Jika terdeteksi penyakit ini, maka dokter akan segera melakukan penanganan agar bayi tidak mengalami masalah kesehatan.

5. Tes Darah Alfa Fetoprotein (AFP)

Pemeriksaan darah ini bertujuan untuk mengukur tingkat protein yang dibuat oleh organ hati janin. Melalui tes darah, maka bisa mengetahui informasi tentang risiko kondisi genetik tertentu yang akan dialami oleh bayi saat lahir.

Jika tingkat AFP tidak normal, maka bisa menjadi tanda dari beberapa kondisi, seperti down syndrome, masalah kromosom, cacat tabung saraf atau spina bifida, dan lainnya. Pemerisana ini bisa dilakukan pada 15-20 minggu usia kehamilan.

6. Tes Hemoglobin

Pemeriksaan darah ibu hamil bermanfaat untuk mengetahui tekanan darah. Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada ibu hamil, konfiks dimana meningkatnya volume darah dalam tubuh ibu hamil.

Oleh karena itu, perlu adanya tes hemoglobin untuk mengetahui ibu hamil memiliki masalah anemia. Anemia tidak hanya membuat cepat lelah, tetapi berisiko mengalami pendarahan saat hamil atau kelahiran karena kekurangan zat besi.

Baca Juga:  Cara Memancing Kehamilan dan Ciri-Ciri Wanita Subur

7. Tes TORCH

Tes TORCH adalah pemeriksaan darah untuk mendeteksinya adanya toxoplasmosis, herpes simpleks, rubella cytomegalovirus dan HIV pada ibu hamil. Kondisi ini bisa diketahui melalui tes darah yang dilakukan di laboratorium.

Pemeriksaan tes darah ini biasanya dianjurkan untuk ibu hamil pada kunjungan pertama setelah kehamilan dipastikan. Pemeriksaan darah ini penting dilakukan untuk mencegah janin cacat, keguguran, dan lahir dalam stillbirth.

Apa Manfaat Tes Darah Ibu Hamil?

manfaat tes darah kehamilan

Ada beberapa manfaat yang bisa dirasakan oleh ibu hamil dengan tes darah secara rutin, salah satunya adalah mendeteksi kemungkinan adanya penyakit atau infeksi. Dengan begitu, ibu hamil bisa mendapat penanganan segera.

Melalui pemeriksaan darah, risiko penyakit selama kehamilan dapat diketahui dan ditangani sebelum parah. Oleh karena itu, penyakit yang mengancam kesehatan janin dalam kandungan dapat terdeteksi sejak dini melalui tes darah.

Jadi, jangan ragu untuk tes darah selama kehamilan secara rutin untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Konsultasikan dengan dokter terkait dengan masalah kesehatan dan tes darah ibu hamil, kapan waktu yang baik untuk tes darah.

Kapan Ibu Hamil Perlu Tes Darah?

tes darah

Pada umumnya, ibu hamil melakukan tes darah di trimester pertama kehamilan, yang bertujuan untuk mengetahui anemia triple eleminasi dan golongan darah terlebih dahulu. Kemudian, pemeriksaan berlanjut pada trimester kedua atau disebut multiple markers.

Tes darah trimester kedua untuk mengetahui resiko bayi mengalami kondisi genetik tertentu jika diperlukan Setelah itu, berlanjut trimester ketiga tujuan utamanya untuk mengetahui kondisi ibu hamil apakah mengalami anemia dan kesehatan lainnya.

Jika ingin mengetahui lebih banyak informasi mengenai tes darah kehamilan, maka bisa konsultasi dan tanyakan langsung ke dokter. Kapan waktu yang dianjurkan untuk melakukan tes darah dan tes apa saja yang harus dilakukan?

 

Reviewed by

dr. Ratna Wijayanti, Sp.OG

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan

Primaya Hospital Karawang

Referensi:

  • Hepatitis B and Hepatitis C in Pregnancy. https://www.acog.org/womens-health/faqs/hepatitis-b-and-hepatitis-c-in-pregnancy. Diakses pada 13 Juni 2023.
  • Syphilis During Pregnancy. https://www.cdc.gov/std/treatment-guidelines/syphilis-pregnancy.htm. Diakses pada 13 Juni 2023.
  • Pedoman Program Pencegahan Penularan HIV, Sifilis, dan Hepatitis B dari Ibu ke Anak. https://siha.kemkes.go.id/portal/files_upload/Cover__Isi_Buku_PPIA.pdf. Diakses pada 13 Juni 2023.
  • Common Tests During Pregnancy. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=common-tests-during-pregnancy-85-P01241. Diakses pada 13 Juni 2023.
  • Pregnancy week by week. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20046098. Diakses pada 13 Juni 2023.
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.