• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Kanker Kulit Bisa Terjadi Karena Sinar Matahari, Benarkah?

Kanker Kulit Bisa Terjadi Karena Sinar Matahari, Benarkah

Manusia membutuhkan sinar matahari untuk banyak hal. Misalnya, sinar matahari adalah sumber vitamin D terbaik bagi tubuh. Namun ada bahaya kesehatan yang mengancam di balik sinar matahari, yaitu risiko terkena kanker kulit.

 


Mengenal Kanker Kulit

Kanker terjadi ketika ada sel yang tumbuh secara tidak normal dan tak terkendali di dalam tubuh. Sel yang telah tua dan rusak yang semestinya mati dan digantikan sel lain justru terus tumbuh dan menyebar pada organ tubuh. Setiap organ bisa terkena kanker, tapi ada beberapa organ yang lebih sering mengalaminya, termasuk kulit.

Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang kerap terjadi. Berbeda dengan kebanyakan jenis kanker lain, tanda awal kanker kulit bisa dilihat sehingga dapat terdeteksi sejak dini. Kanker kulit sering berkembang pada area kulit yang rutin terkena sinar matahari.

Bagian tubuh yang kerap mengalami kanker kulit antara lain kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dada, lengan dan tangan, serta kaki. Tapi penyakit tak menular ini bisa juga muncul pada area yang jarang terpapar sinar matahari seperti telapak tangan, area genitalia, dan di bawah kuku kaki atau tangan.

 

Terdapat tiga jenis kanker kulit yang umum terjadi, yaitu:

1. Karsinoma sel basal

Ini jenis kanker kulit yang paling sering terjadi. Sel basal adalah sel yang membentuk lapisan terdalam kulit. Karsinoma sel basal teterjadpada sel ini. Karsinoma sel basal pada kulit terlihat seperti benjolan bulat halus seperti mutiara disertai dengan guratan pembuluh darah berwarna merah. Kanker ini biasanya berkembang pada kulit yang terkena paparan menahun  sinar matahari.

2. Karsinoma sel skuamosa

Karsinoma sel skuamosa juga dapat berkembang sebagai benjolan pada kulit. Tapi benjolan ini biasanya keras dan kasar pada permukaan. Kadang kanker juga tampak seperti bercak kemerahan dan bersisik. Jenis kanker ini juga kerap muncul pada area kulit yang sering terkena sinar matahari, tetapi sering dihubungkan dengan infeksi virus human papiloma. Selain di kulit karsinoma ini bisa juga berkembang bagian tubuh lain, misalnya nasal, faring, paru, atau  genital.

3. Melanoma

Ini jenis kanker kulit yang paling serius karena cenderung menyebar (metastase) ke organ tubuh lain. Melanoma bisa berkembang dari tahi lalat di kulit atau muncul secara mendadak sebagai bintik atau bercak hitam yang terlihat berbeda. Area kulit yang kerap terpapar sinar matahari paling sering terkena melanoma.

Baca Juga:  Cara Menghilangkan Komedo di Hidung

Selain ketiga jenis kanker kulit itu, ada beberapa jenis lain seperti limfoma sel T kulit, karsinoma sel Merkel, dan karsinoma sebasea. Penamaan jenis kanker kulit ini bergantung pada awal pula perkembangan sel kanker.

 

Kenapa Sinar Matahari Bisa Sebabkan Kanker Kulit?

Matahari melepaskan sumber energi secara alami yang disebut sinar radiasi ultraviolet (UV). Radiasi ini dapat membuat kulit rusak terutama bila paparan terjadi dalam frekuensi dan intensitas tinggi. Terdapat dua jenis utama radiasi ultraviolet, yakni:

  • UVA: menimbulkan efek panas pada permukaan kulit
  • UVB: bisa menembus jauh ke dalam kulit dan bisa memicu penuaan pada kulit

Kedua jenis sinar UV itu bisa menyebabkan kanker. Terdapat jenis radiasi ultraviolet lain yang paling berbahaya. yakni UVC. Tapi lapisan ozon pada bumi dapat menghalangi UVC masuk ke bumi. Karena itu, penting bagi manusia untuk mencegah perubahan iklim yang dapat merusak ozon.

Radiasi ultraviolet itulah yang menjadi penyebab utama kanker kulit. Radiasi UV dari matahari dapat merusak DNA dalam sel kulit. DNA berfungsi mengatur kerja sel. Jika kerusakan DNA makin banyak akibat paparan sinar matahari dari waktu ke waktu, sel tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Sel itu akan mulai tumbuh di luar kendali hingga akhirnya menyebabkan kanker kulit.

 

Penyebab Lain Kanker Kulit, Selain Efek Sinar Matahari

Para pakar kesehatan dan dokter spesialis kanker sepakat bahwa paparan sinar ultraviolet bisa memicu kanker kulit. Tapi belum ada penjelasan pasti kenapa bagian kulit yang jarang atau tak pernah terpapar sinar matahari juga bisa terkena kanker, misalnya daerah genitalia dan telapak kaki. Hal ini menunjukkan bahwa ada penyebab lain kanker kulit yang belum teridentifikasi.

Namun ada beberapa hal yang disebut dapat memicu pertumbuhan sel yang abnormal sehingga menyebabkan kanker kulit, seperti:

  • Genetik: dalam beberapa kasus, anak yang terkena kanker kulit ternyata memiliki orang tua dengan penyakit yang sama sehingga ada kemungkinan gen pemicu kanker diturunkan dari orang tua ke anak
  • Zat beracun: paparan zat beracun dari lingkungan seperti asap kendaraan bermotor, asap rokok, dan racun lain bisa memicu kerusakan kulit hingga menyebabkan kanker kulit
  • Gangguan autoimun: obat yang diminum oleh pasien autoimun dapat membuat tubuh kurang efektif dalam melakukan regenerasi sel kulit yang rusak
Baca Juga:  Berbagai Cara Mencerahkan Kulit yang Kusam

 

Penanganan Kanker Kulit

Pilihan penanganan bergantung pada ukuran, jenis, kedalaman, dan lokasi kanker. Kanker kulit kecil mungkin hanya memerlukan biopsi untuk mengangkat bagian kulit yang terkena dampak kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker yang tak terkendali.

Cara penanganan lain termasuk dengan:

  • Pembekuan menggunakan nitrogen cair untuk mematikan jaringan sehingga nantinya terkelupas saat mencair
  • Pembedahan eksisi untuk menghilangkan jaringan kanker dan pinggiran kulit yang sehat di sekitarnya
  • Pembedahan Mohs dengan cara mengangkat jaringan kanker lapis demi lapis untuk kanker kulit yang berukuran besar dan sulit diobati
  • Kuretase untuk mengikis lapisan sel kanker dengan pisau khusus
  • Terapi radiasi dengan sinar-X untuk mematikan sel kanker
  • Kemoterapi lewat penggunaan obat berupa krim atau losion untuk menghilangkan sel kanker
  • Terapi fotodinamik dengan kombinasi sinar laser dan obat-obatan
  • Terapi biologis menggunakan sistem kekebalan tubuh untuk mematikan sel kanker

Kanker kulit termasuk jenis kanker yang dapat dikendalikan terutama jika terdeteksi sejak dini. Bila Anda melihat ada bagian kulit yang tak normal, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk berkonsultasi dan menjalani pemeriksaan.

 

Reviewed by

dr. Bambang Dwipayana, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit & Kelamin

Primaya Hospital Bekasi Barat

Referensi:

  • Sunlight and skin cancer. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC113773/. Diakses 7 Juni 2022
  • How does the sun and UV cause cancer?. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/causes-of-cancer/sun-uv-and-cancer/how-does-the-sun-and-uv-cause-cancer. Diakses 7 Juni 2022
  • Skin cancer. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/skin-cancer/symptoms-causes/syc-20377605. Diakses 7 Juni 2022
  • How sun exposure causes skin cancer: an epidemiological perspective. https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-94-017-0511-0_6. Diakses 7 Juni 2022
  • Radiation: Ultraviolet (UV) radiation and skin cancer. https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/radiation-ultraviolet-(uv)-radiation-and-skin-cancer. Diakses 7 Juni 2022
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.