• Emergency
  • 150 108

Tips Mengatasi Gatal dan Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk

Tips Mengatasi Gatal dan Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk

Hidup di Indonesia, gigitan nyamuk mungkin telah menjadi hal yang biasa. Tidak hanya di luar rumah, aktivitas di dalam rumah pun kerap ditemani nyamuk yang beterbangan dan siap menggigit kapan saja. Bagi beberapa orang, gatal dan luka bekas gigitan nyamuk bisa menjadi masalah yang sangat mengganggu. Rasa gatal dan bekas luka itu kerap bisa hilang dengan sendirinya. Namun tak jarang butuh tindakan khusus untuk mengatasi gatal dan menghilangkan bekas gigitan nyamuk.

 


Rasa Gatal Karena Gigitan Nyamuk

Kita semua tahu, gigitan nyamuk bisa meninggalkan rasa gatal yang menjengkelkan. Tapi apakah sudah tahu kenapa bisa begitu? Rasa gatal itu terkait dengan saliva alias air ludah nyamuk dan sistem imun kita.

Tak hanya mengisap darah kita, nyamuk juga memasukkan air ludahnya ke kulit. Proses ini menyebabkan sistem imun bereaksi terhadap zat yang menimbulkan iritasi tersebut. Aktivasi sistem imun dalam kulit bisa menghasilkan rasa gatal dan warna kemerahan pada kulit. Itulah yang terjadi akibat gigitan nyamuk.

Air ludah nyamuk mengandung sejumlah protein yang mengakibatkan reaksi alergi dari orang-orang. Beberapa orang bisa merasakan gatal lebih lama daripada orang lain. Bengkak pada kulit juga mungkin lebih besar dan luka bekas gigitan nyamuk lebih buruk.

Area kulit yang terkena gigitan membengkak karena adanya histamin yang diproduksi oleh sistem imun. Histamin meningkatkan aliran darah dan jumlah sel darah putih di area gigitan hingga menyebabkan peradangan atau pembengkakan.

Beberapa orang mungkin tidak pernah bereaksi terhadap gigitan nyamuk karena sistem imun tiap orang berbeda. Orang ini tidak merasakan gatal atau bengkak pada kulit. Sistem imun juga mungkin menjadi lebih toleran terhadap air liur nyamuk dari waktu ke waktu.

 

Mengatasi Rasa Gatal Akibat Gigitan Nyamuk

Rasa gatal bekas gigitan nyamuk secara umum bukanlah masalah kesehatan serius yang membutuhkan penanganan darurat medis. Ada sejumlah cara mengatasi rasa gatal itu secara mandiri di rumah:

  • Jangan garuk: hindari menggaruk kulit yang digigit nyamuk walau terasa sangat gatal. Garukan malah justru menambah iritasi pada kulit sehingga menjadi lebih gatal dan berisiko terjadi infeksi.
  • Obat topikal steroid: obat berupa salep ini bisa mengurangi aktivasi sistem imun pada kulit sehingga dapat mengurangi rasa gatal. Contohnya salep hidrokortison.
  • Losion analgesik anti-gatal: analgesik umumnya digunakan untuk meredakan rasa nyeri, tapi bisa juga buat mengatasi rasa gatal.
  • Antihistamin: antihistamin seperti yang terdapat dalam obat alergi bisa mengurangi gatal yang dipicu reaksi imun.
  • Es batu: es batu atau air dingin bisa mengurangi rasa gatal, juga meredakan peradangan dan pembengkakan.
  • Baking soda: campurkan baking soda dan beberapa tetes air agar menjadi seperti adonan, lalu oleskan ke kulit yang gatal untuk mengurangi gatal dan inflamasi.
  • Oatmeal: bahan makanan ini punya zat yang bisa mengurangi pembengkakan.
  • Pasta gigi: mentol dan zat dingin lain yang ada di dalam pasta gigi efektif untuk meredakan iritasi pada kulit akibat bekas gigitan nyamuk.
Baca Juga:  Tips Cegah Rambut Rontok Karena Ketombe

 

Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk

Bekas gigitan nyamuk terkadang menimbulkan noda hitam dan sulit hilang. Coba sejumlah cara ini untuk menghilangkannya.

  • Pakai pelembap: gunakan krim/minyak pelembap atau bahan lain yang melembapkan dengan kandungan vitamin E untuk menutrisi kulit dan membantu memperbaikinya.
  • Kelupas: dengan mengelupas kulit yang bernoda, akan timbul kulit baru yang lebih sehat. Gunakan salep khusus untuk mengelupas kulit, jangan memaksakan diri karena malah bisa menimbulkan luka pada kulit. Jangan lupa oleskan pelembap setelah kulit terkelupas.
  • Gunakan obat apotek: di apotek terdapat obat salep dengan asam alfa hidroksil dan vitamin C yang bisa mengangkat lapisan kulit hingga tumbuh lapisan baru.
  • Pakai obat dan ramuan tradisional: Bisa juga pakai obat dan ramuan tradisional seperti perasan lemon dan minyak zaitun untuk merangsang pertumbuhan kulit baru dan melembapkan kulit.
  • Pijat bekas gigitan: pijatan lembut bisa membantu memperlancar aliran darah sehingga sel kulit baru bisa tumbuh dengan nutrisi.
  • Gunakan krim tabir surya: krim tabir surya SPF 30 atau lebih tinggi bisa dipakai saat ke luar rumah untuk mencegah noda bekas gigitan nyamuk makin gelap.
Baca Juga:  Berbagai Cara Mengatasi Kaki Pecah-Pecah

 

Apakah Bekas Gigitan Nyamuk yang Sudah Menghitam Bisa Dihilangkan?

Noda hitam bekas gigitan nyamuk pada dasarnya bisa dihilangkan. Tapi sebaiknya periksakan dulu kondisi kulit ke dokter kulit atau dermatolog. Terutama untuk noda yang telah lama dan tak kunjung hilang meski sudah diberi berbagai obat.

Dokter kulit akan memeriksa kondisi kulit itu untuk menentukan tindakan yang sesuai. Prosedur medis untuk menghilangkan noda hitam bekas gigitan nyamuk antara lain dengan laser dan peeling kimia serta pemberian krim khusus.

Untuk mempercepat hilangnya noda, banyak-banyaklah minum air putih dan pastikan makan makanan sehat, terutama sayur dan buah yang mengandung vitamin E untuk kesehatan kulit. Selain itu, hindari paparan sinar matahari secara langsung dan biasakan memakai pakaian yang longgar serta berbahan lembut agar kulit tak teriritasi.

 

Tips Mencegah Gigitan Nyamuk Berbekas di Kulit

Satu kunci utama untuk mencegah gigitan nyamuk meninggalkan bekas adalah dengan segera menanganinya menggunakan salep atau obat lain yang aman buat kulit. Makin cepat menangani bekas luka gigitan nyamuk, makin besar peluang untuk menghilangkan noda hitam itu.

Cara lainnya adalah menjaga bekas gigitan itu tetap bersih. Misalnya mengusapnya dengan sabun dan air dengan lembut. Selain itu, gunakan pelembap untuk melindungi lapisan kulit. Yang tak kalah penting adalah jangan menggaruk-garuk kulit segatal apa pun. Alih-alih menggaruk, gunakan losion atau krim untuk mengurangi rasa gatal agar tak noda hitam bekas gigitan nyamuk tak tertinggal.

 

Ditinjau oleh:

dr. Rusnawi, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Primaya Hospital Bhakti Wara

 

Referensi:

Mosquito saliva alone has profound effects on the human immune system. https://journals.plos.org/plosntds/article?id=10.1371/journal.pntd.0006439. Diakses 20 Oktober 2021

Allergic reactions to mosquito bites. https://www.uptodate.com/contents/allergic-reactions-to-mosquito-bites. Diakses 20 Oktober 2021

Man’s reaction to mosquito bites. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21001941/. Diakses 20 Oktober 2021

Mosquito Bites. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK539915/. Diakses 20 Oktober 2021

Bagikan ke :

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.