• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Kanker Kulit : Pentingnya Memahami Risiko dan Mencegahnya

Kanker Kulit Pentingnya Memahami Risiko dan Mencegahnya

Kulit adalah bagian terluar tubuh manusia rentan mengalami berbagai masalah kesehatan, dari yang ringan hingga berat. Di antara sederet masalah itu, kanker kulit menjadi kekhawatiran tersendiri karena risiko yang dibawa. Deteksi dan penanganan sejak dini menjadi kunci untuk mengatasi kanker ini.

 

buat jani dokter primaya

Mengenal Kanker Kulit

Kanker kulit adalah kanker yang berkembang dari kulit, biasanya di area tangan, kaki, leher, wajah, dan bagian lain yang sering terpapar sinar matahari. Kanker terjadi ketika ada sel yang berkembang secara abnormal dan membentuk tumor atau pertumbuhan yang ganas. Dari kulit, kanker bisa menyebar ke jaringan dan organ di sekitarnya seiring dengan perkembangan kanker tersebut.

Terdapat tiga jenis kanker kulit yang utama, yakni:

1. Karsinoma sel basal (basal cell carcinoma)

Ini adalah jenis kanker kulit yang paling umum. Kanker bermula dari sel basal yang berada di dasar epidermis yang merupakan lapisan terluar kulit. Kanker ini biasa muncul di daerah kulit yang terkena paparan sinar matahari, seperti wajah, kepala, leher, pundak, dan lengan. Kanker sel basal jarang menyebar ke bagian tubuh yang lain, tapi bisa tumbuh dan merusak jaringan di sekitarnya bila tak diobati.

2. Karsinoma sel skuamosa (squamous cell carcinoma)

Karsinoma sel skuamosa juga umumnya muncul pada kulit yang kerap terpapar sinar matahari, seperti wajah, kepala, leher, dan lengan. Seperti kanker sel basal, kanker ini bermula dari epidermis, tapi lebih ganas dan bisa dengan mudah masuk ke jaringan di bawahnya dan menyebar ke organ lain jika tak ditangani segera.

3. Melanoma

Melanoma adalah jenis kanker kulit yang paling jarang terjadi, tapi juga paling ganas dibanding ke 2 jenis kanker yang lainnya. Melanoma biasanya muncul pada kulit yang jarang terkena sinar matahari, seperti punggung, kaki, dan leher bagian belakang. Melanoma bisa menjalar ke bagian tubuh lain dan berakibat fatal jika tidak segera diobati.

Jumlah kasus kanker kulit di Indonesia cukup tinggi, terutama karena sebagian besar wilayah Indonesia mendapat banyak paparan sinar matahari sepanjang tahun. Menurut data Globocan 2020, angka kasus kanker kulit di Indonesia pada 2020 mencapai 18.000 dengan angka kematian sekitar 3.000.

 

Gejala

Gejala kanker kulit bisa berbeda-beda sesuai dengan jenisnya. Berikut ini adalah gejala yang umum yang bisa timbul pada kanker melanoma dan non melanoma:

Gejala kanker kulit melanoma:

  • Muncul tahi lalat baru atau tahi lalat yang sudah ada berubah, baik warna, ukuran, atau teksturnya
  • Ada bintik kecokelatan besar dengan bintik-bintik berwarna lebih gelap
  • Tahi lalat berdarah
  • Lesi kecil dengan pinggiran tak beraturan dan ada bagian yang tampak berwarna merah, merah muda, putih, biru, atau biru-kehitaman
  • Lesi dapat terasa sakit, gatal atau seperti terbakar
  • Lesi berwarna gelap pada telapak tangan atau kaki, ujung jari tangan atau kaki, atau lapisan selaput lendir pada mulut, hidung, anus, atau vagina
Baca Juga:  Dermatitis: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Gejala kanker kulit non-melanoma:

  • Munculnya benjolan atau bercak pada kulit yang tidak sembuh dalam waktu lama atau sembuh kemudian kambuh kembali
  • Kulit di sekitar benjolan terasa gatal, sakit, atau terbakar
  • Terbentuknya kerak atau luka yang tidak sembuh dalam waktu lama dan terus tumbuh
  • Kulit di sekitar benjolan atau luka berubah warna menjadi merah, cokelat, atau hitam
  • Tumbuhnya benjolan atau luka pada bagian kulit yang terkena sinar matahari, seperti wajah, kepala, tangan, dan leher
  • Perubahan pada bentuk, ukuran, atau warna tahi lalat yang sudah ada
  • Perubahan pada kulit, seperti bertambak tebal, bertambah keras, atau perubahan tekstur

 

Penyebab

Sekitar 90 persen kanker kulit terjadi akibat rusaknya sel kulit karena paparan sinar matahari yang berlebihan. Kandungan sinar ultraviolet (UV) dalam sinar matahari bisa menyebabkan mutasi pada DNA di sel kulit. Mutasi ini terjadi pada gen yang mengendalikan pertumbuhan sel sehingga sel kulit bisa tumbuh tak terkendali hingga membentuk massa yang disebut tumor.

Di samping sinar UV, ada beberapa faktor lain yang bisa meningkatkan risiko terkena kanker kulit, diantara yaitu:

  • Riwayat kanker kulit dalam keluarga
  • Paparan bahan kimia tertentu
  • Daya tahan tubuh lemah, misalnya pada pengidap penyakit autoimun
  • Penggunaan obat tertentu yang menekan sistem kekebalan tubuh
  • Merokok atau terpapar asap rokok
  • Berkulit terang atau kuning langsat
  • Memiliki banyak tahi lalat (lebih dari 50)

 

Bagaimana Dokter Mendiagnosis Kanker Kulit?

Terdapat beberapa cara dokter untuk mendiagnosis kanker kulit, antara lain:

  • Pemeriksaan fisik untuk mencari tanda-tanda kanker kulit, seperti warna, ukuran, bentuk atau tekstur kulit yang berbeda dari biasanya
  • Biopsi, yakni pengambilan sampel jaringan kulit yang diduga terkena kanker untuk diperiksa di bawah mikroskop
  • Dermatoskopi, yakni penggunaan alat khusus bernama dermatoskop yang mampu menghasilkan gambar kulit yang lebih jelas dan besar agar bisa mengecek tanda kanker kulit lebih baik
  • Tes imunologi dengan menghitung sel darah putih untuk mendeteksi kanker kulit pada tahap awal
Baca Juga:  Kenali Pruritus (Gatal) pada Kulit

 

Cara Mengatasi Kanker Kulit

Penanganan kanker kulit bergantung pada jenis, tingkat keparahan, dan area lokasinya. Beberapa pilihan yang bisa diambil termasuk:

  • Pembedahan yang merupakan metode utama untuk mengatasi kanker kulit dengan cara mengangkat jaringan kulit yang terserang kanker
  • Radioterapi dengan sinar-X untuk menghancurkan sel kanker
  • Kemoterapi dengan obat-obatan khusus untuk mematikan sel kanker
  • Terapi target dengan obat yang bertujuan menghancurkan sel kanker dengan menargetkan protein atau molekul tertentu di dalam sel kanker
  • Imunoterapi, yakni pemanfaatan sistem kekebalan tubuh untuk melawan sel kanker, biasanya digunakan untuk mengatasi melanoma yang telah menyebar atau metastasis

 

Komplikasi

Ada kemungkinan penderita kanker kulit mengalami berbagai komplikasi. Risiko kemunculan komplikasi bergantung pada jenis dan tingkat keparahan kanker pasien. Komplikasi juga bisa muncul dari penanganan kanker. Contohnya:

  • Infeksi setelah operasi pengangkatan bagian kulit yang terkena kanker
  • Warna kulit yang terkena kanker berubah atau menjadi keloid
  • Kerusakan organ vital bila sel kanker telah menyebar
  • Kehilangan anggota tubuh akibat matinya jaringan organ yang mengalami kanker
  • Kematian bila kanker kulit terlambat dideteksi dan ditangani

 

Pencegahan

Sebagian besar kanker kulit bisa dicegah. Berikut ini beberapa cara untuk menurunkan risiko terkena kanker kulit:

  • Menghindari paparan sinar matahari terutama pada siang-sore hari (pukul 10.00-16.00)
  • Menggunakan sunscreen yang memiliki kandungan Sun Protection Factor (SPF) 30 atau lebih tinggi ketika harus bepergian keluar rumah di siang hari
  • Mengenakan pakaian lengan panjang atau jaket, topi, celana panjang, dan busana lain yang bisa menghalangi paparan sinar matahari
  • Mengenakan kacamata anti radiasi dan anti ultra violet

 

Kapan Harus ke Dokter?

Bila tiba-tiba pada kulit muncul sesuatu yang tak biasa dan mengarah ke gejala kanker kulit, segeralah berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan kepastian. Lebih cepat kanker terdeteksi, kemungkinan untuk terbebas dari kanker tanpa risiko komplikasi akan lebih besar.

 

Reviewer

dr. Shalina Sebayang, Sp.KK

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Primaya Hospital Tangerang

Referensi:

  • Indonesia Fact Sheet. https://gco.iarc.fr/today/data/factsheets/populations/360-indonesia-fact-sheets.pdf. Diakses 5 April 2023
  • Skin Cancer Image Gallery. https://www.cancer.org/cancer/skin-cancer/skin-cancer-image-gallery.html. Diakses 5 April 2023
  • Skin Cancer 101. https://www.skincancer.org/skin-cancer-information/. Diakses 5 April 2023
  • Types of skin cancer. https://www.aad.org/public/diseases/skin-cancer/types/common. Diakses 5 April 2023
  • Basic Information About Skin Cancer. https://www.cdc.gov/cancer/skin/basic_info/index.htm. Diakses 5 April 2023
  • Risks and causes of melanoma. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/melanoma/risks-causes. Diakses 5 April 2023
  • Skin Cancer (Including Melanoma)—Patient Version. https://www.cancer.gov/types/skin. Diakses 5 April 2023
Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.