• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Badan Meriang dan Pegal Linu, Gejala Penyakit Apa?

Badan Meriang dan Pegal Linu, Gejala Penyakit Apa

Badan meriang dan pegal linu adalah keluhan yang kerap muncul ketika ada masalah kesehatan. Keluhan ini biasanya muncul setelah melakukan aktivitas fisik yang berat dan lama. Tapi ternyata ketika menghabiskan banyak waktu dengan duduk-duduk saja di depan laptop, badan juga bisa terasa pegal-pegal.

 


Kenapa Badan Terasa Meriang dan Pegal?

Badan pegal-pegal adalah gejala gangguan kesehatan yang lazim terjadi. Namun, terlepas dari kelaziman itu, penting untuk memahami kenapa badan terasa pegal linu. Ada beragam faktor yang melatari keluhan ini, dari kelelahan, infeksi virus, hingga kekurangan vitamin. Namun jika badan meriang dan pegal linu, seringkali infeksi virus atau bakteri yang menjadi penyebabnya.

Ketika terkena flu atau demam biasa akibat infeksi kuman, sistem imun segera bekerja dengan melepas sel darah putih untuk melawan infeksi itu. Reaksi ini memicu inflamasi yang dapat mengakibatkan otot terasa sakit. Inflamasi ini bertujuan mematikan virus atau bakteri yang menyebabkan infeksi, tapi efek sampingnya tubuh akan terasa pegal linu.

Jadi pegal linu adalah tanda bahwa tubuh sedang melawan penyakit. Namun makin keras kerja tubuh, makin hebat pegal linu yang terasa. Adapun meriang adalah gejala yang umum menyertai pegal linu. Bila disebabkan oleh infeksi kuman, badan meriang dan pegal linu juga biasanya disertai kelelahan dan demam.

Adapun bila yang terasa hanya pegal linu, penyebabnya bisa berbagai macam, antara lain:

  • Salah posisi tidur sehingga ada sejumlah bagian tubuh yang mendapat tekanan terlalu besar
  • Waktu tidur/istirahat kurang sehingga tubuh terpaksa bekerja ekstra dalam jangka waktu lama
  • Kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi yang menyebabkan tubuh kekurangan tenaga
  • Jarang bergerak aktif, termasuk olahraga, sehingga kinerja tulang dan otot tidak terlatih dan mudah sakit-sakitan
  • Melakukan aktivitas fisik berlebih yang menguras terlalu banyak energi dan membebani bagian tubuh tertentu
  • Kekurangan vitamin D yang mengakibatkan gangguan kesehatan tulang
  • Efek samping vaksin
  • Efek samping obat-obatan tertentu
  • Gejala penyakit tertentu, seperti fibromyalgia dan sindrom kelelahan kronis
Baca Juga:  Efektivitas Angkak Sebagai Obat Tradisional Demam Berdarah

 

Badan Meriang dan Pegal Linu, Gejala Penyakit Apa?

Jika yang dialami adalah badan meriang dan pegal linu, kemungkinan besar itu gejala flu. Flu sendiri terdiri atas berbagai jenis, dari flu biasa, flu Singapura, flu burung, hingga flu babi. Penyakit yang menjadi pandemi sejak 2020, yakni Covid-19, juga menimbulkan gejala badan meriang mirip flu pada beberapa pasien.

Penyakit lain dengan gejala meriang dan pegal-pegal termasuk:

  • Artritis atau peradangan pada sendi
  • Cedera akut, seperti keseleo dan terkilir
  • Saraf terjepit
  • Masalah lempeng pertumbuhan (growth plate) pada anak dan remaja
  • Kejang otot
  • Penyakit autoimun seperti lupus dan multiple sclerosis
  • Gangguan sistem peredaran darah
  • Fibromyalgia (rasa nyeri di sekujur tubuh karena penyakit tertentu)
  • Sindrom kelelahan kronis
  • Hipotiroidisme (kekurangan hormon tiroid)
  • Pneumonia (radang paru-paru)
  • Kanker

 

Mengatasi Badan Meriang dan Pegal Linu

Cara utama untuk mengatasi badan meriang dan pegal linu adalah mengetahui apa penyebabnya dulu. Jika sudah ketahuan, penanganan difokuskan ke penyebab itu. Badan meriang dan pegal akan hilang seiring dengan hilangnya masalah kesehatan yang menyebabkannya.

Sembari menunggu hasil pemeriksaan dan perawatan, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk meredakan gejala tersebut. Misalnya:

  • Minum cukup air putih untuk menghindari dehidrasi. Air putih sangat penting bagi tubuh terutama ketika sedang melawan infeksi.
  • Mandi dengan air hangat untuk mengendurkan otot-otot yang kaku.
  • Beristirahat/tidur yang cukup untuk menguatkan sistem pertahanan tubuh.
  • Minum obat pereda nyeri seperti asetaminofen atau ibuprofen, terutama jika mengalami gejala flu.
  • Makan sayuran dan buah untuk menambah kekuatan imun.
Baca Juga:  Ciri-ciri Asam Lambung Naik

Bila badan meriang dan pegal linu karena flu biasa, umumnya tak perlu mendapat pengobatan khusus di rumah sakit. Gejala yang menyertai flu antara lain batuk dan pilek, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan demam. Flu dapat dicegah dengan mendapatkan vaksin influenza setiap tahun.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Badan meriang dan pegal linu karena infeksi virus flu biasa biasanya akan mereda dalam beberapa hari. Untuk membantu mempercepat pemulihan, Anda bisa mengonsumsi obat flu yang bisa dibeli di apotek dan menggunakan obat alami atau herba. Namun jika gejala ini tak kunjung hilang setelah lebih dari 5 hari, sebaiknya datangi dokter. Apalagi jika disertai gejala yang mengarah ke Covid-19, seperti gangguan pernapasan dan kehilangan daya penciuman.

Demikian pula jika badan pegal linu terasa tanpa gejala flu dan berlangsung lama. Bisa jadi ada masalah kesehatan yang lebih serius yang menyebabkan gejala tersebut. Jangan tunda pergi ke rumah sakit bila pegal-pegal yang dirasakan sudah mengganggu produktivitas dan menurunkan kualitas hidup. Deteksi dini oleh dokter dapat membantu mengatasi badan meriang dan pegal linu yang terasa sekaligus memperbesar peluang kesembuhan.

 

Reviewed by

dr. Lutfie, SpPD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Primaya Evasari Hospital

Referensi:

  • Why does my body ache?. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319985#possible-causes-of-body-aches. Diakses 26 Agustus 2022
  • Reconnecting the Brain With the Rest of the Body in Musculoskeletal Pain Research. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1526590020300213. Diakses 26 Agustus 2022
  • Body Pain. https://www.cancer.gov/rare-brain-spine-tumor/living/symptoms/pain. Diakses 26 Agustus 2022
  • Chronic or Persistent Musculoskeletal Pain. https://www.tims.nhs.uk/self-care/chronic-or-persistent-musculoskeletal-pain/. Diakses 26 Agustus 2022
  • Muscle aches and pains. https://www.healthdirect.gov.au/muscle-aches-and-pains. Diakses 26 Agustus 2022
  • Symptoms of COVID-19. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/symptoms-testing/symptoms.html. Diakses 26 Agustus 2022
Bagikan ke :

Buat Janji Dokter

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.