• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Gastric Balloon: Metode Terkini Turunkan Berat Badan

Gastric balloon

Gastric balloon merupakan salah satu terobosan medis terbaru untuk mengatasi obesitas. Obesitas adalah kondisi ketika berat badan seseorang berlebih sehingga bisa mendatangkan berbagai masalah kesehatan. Karena itu, metode inovatif ini penting untuk segera mengatasi obesitas dan mendapatkan berat badan yang sehat sebelum muncul risiko kesehatan serius.

Mengenal Gastric Balloon

Gastric balloon adalah metode penurunan berat badan terkini yang sangat aman tapi terbukti efektif dalam mengatasi obesitas. Dalam metode ini, lambung pasien akan dimasukkan balon khusus dengan alat endoskopi, yang nantinya akan dikembangkan dengan menggunakan cairan sehingga menjadi seperti balon ketika berada di lambung.

buat jani dokter primaya

Keberadaan balon berisi cairan di dalam lambung ini akan memberikan efek rasa kenyang sehingga porsi makan pasien bisa menjadi lebih sedikit dan tak berlebihan. Metode gastric balloon atau balon lambung ini sangat aman dan tidak membutuhkan prosedur operasi. Selain itu, pasien tak perlu menjalani rawat inap dan bisa segera pulang seusai tindakan.

Biasanya balon akan dibiarkan berada di dalam lambung selama enam bulan sampai satu tahun, sembari pasien menjalani pemantauan kesehatan dan metode penurunan beat badan lain yang dibutuhkan.

Pelaksanaan metode balon lambung umumnya ditangani oleh tiga dokter spesialis, yakni dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi hepatologi, dokter spesialis gizi klinis, dan dokter spesialis radiologi, yang memiliki peran masing-masing untuk mendapatkan hasil yang diharapkan pasien.

Siapa Saja yang Memerlukan

Dokter dapat merekomendasikan gastric balloon bagi individu yang memiliki indeks massa tubuh (IMT) tinggi. Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), rumus menghitung indeks massa tubuh adalah membagi berat badan (dalam kg) dengan tinggi badan (dalam m2).

Adapun klasifikasi obesitas berdasarkan IMT menurut WHO untuk orang dewasa adalah:

  • Kelebihan berat badan (overweight): IMT sama dengan atau lebih dari 25
  • Obesitas: IMT sama dengan atau lebih dari 30

Kapan Seseorang Memerlukan

Umumnya, dokter menilai seorang pasien obesitas mungkin memerlukan gastric balloon ketika tidak berhasil menurunkan berat badan dengan metode konvensional, seperti pengaturan pola makan atau diet dan aktivitas fisik. Biasanya keputusan untuk menjalani prosedur ini dibuat setelah ada konsultasi dengan tim perawatan kesehatan yang meliputi dokter ahli gizi, dokter bedah digestif, dan dokter radiologi.

Baca Juga:  Penyakit Saat Puasa yang Perlu Diwaspadai

Prosedur pemasangan gastric balloon juga kerap menjadi pilihan bagi pasien yang enggan atau tak bisa menjalani tindakan bedah. Metode balon lambung ini adalah opsi yang bisa membantu menurunkan berat badan tanpa perlu pembedahan. Tindakan ini sangat aman dan tidak ada risiko pembedahan.

Manfaat/Tujuan

Prosedur gastric balloon memiliki tujuan utama menurunkan berat badan bagi individu yang mengalami obesitas dan tak berhasil atau sulit mendapatkan berat badan yang normal lewat metode konvensional seperti olahraga dan diet.

Selain menurunkan berat badan, pemasangan gastric balloon bisa membantu meningkatkan kondisi kesehatan secara keseluruhan. Dengan turunnya berat badan, kondisi pasien yang memiliki masalah kesehatan terkait dengan obesitas seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, atau gangguan sendi bisa membaik sehingga meningkatkan kualitas hidupnya.

Sebagai opsi alternatif non-bedah, gastric balloon juga bermanfaat bagi pasien obesitas yang tak memenuhi syarat atau tidak berkenan menjalani bedah bariatrik.

Persiapan Sebelum Menjalani Tindakan

Gastric balloon adalah prosedur medis yang tak memerlukan persiapan kompleks layaknya tindakan bedah. Demi memastikan keamanan pasien dan mendapatkan hasil yang optimal, persiapan yang umum meliputi:

  • Konsultasi dengan tim dokter, termasuk ahli gizi, spesialis penyakit dalam KGEH, dan ahli radiologi, guna memastikan prosedur gastric balloon adalah pilihan yang sesuai
  • Penilaian nutrisi untuk menentukan kebutuhan nutrisi serta merancang pola makan yang selaras dengan upaya penurunan berat badan
  • Edukasi dan konseling mengenai prosedur, risiko, dan manfaat pemasangan balon lambung serta apa yang harus dilakukan untuk menunjang hasil yang optimal
  • Berhenti merokok bila punya kebiasaan merokok
  • Tidak minum minuman beralkohol
  • Menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu jika perlu sesuai dengan instruksi dokter

Prosedur dan Pelaksanaan

Pemasangan gastric balloon dilakukan di fasilitas layanan kesehatan terutama rumah sakit yang memiliki fasilitas endoskopi dan dikerjakan oleh tim dokter dan perawat terlatih. Setelah mengenakan gaun khusus dari rumah sakit, pasien dibaringkan lalu dilakukan pembiusan agar selama dilakukan prosedur tidak terasa sakit. Dokter penyakit Dalam Konsultan Gastroenterologi Hepatologi akan memasukkan balon gastric dengan alat endoskopi. Prosedur ini aman dan dibuat agar pasien tidak merasakan apa-apa. Proses ini hanya memerlukan waktu kurang-lebih 15 menit. Pasien bisa langsung pulang setelahnya tanpa perlu rawat inap.

Baca Juga:  Antihistamin: Dosis, Efek Samping, Peringatan, & Aturan Pakainya

Perawatan Pasca Tindakan

Balon yang telah mengembang akan terus berada di dalam lambung selama 6 bulan sampai 1 tahun, sebelum akhirnya setelah target tercapai maka balon akan  dikempiskan dan dikeluarkan melalui teknik endokopi. Selama itu pula diperlukan kontrol balon yang rutin dan prosedur penunjang gastric balloon oleh tim.

Para dokter ini akan mengawasi dan mengevaluasi kondisi kesehatan pasien secara detail serta memastikan keberadaan balon di dalam lambung tetap sesuai di tempatnya. Selain itu, dokter akan membantu memberikan program diet dan olahraga yang tepat bagi pasien selama 6 bulan  sampai 1 tahun, guna menunjang efektivitas gastric balloon.

Adakah Efek Samping

Prosedur gastric balloon sangat aman karena tak memerlukan pembedahan baik dengan sayatan kecil maupun besar. Efek samping yang mungkin muncul di antaranya nyeri perut disertai mual dan ketidaknyamanan. Namun dengan obat-obatan  biasanya bisa digunakan untuk mengatasi efek samping ini.

Guna mencegah risiko yang lebih serius seperti infeksi atau terhalangnya makanan yang hendak memasuki lambung, pasien mesti mengikuti panduan perawatan dari tim dokter.

Gastric Balloon di Primaya Hospital

Primaya Hospital menyediakan layanan pemasangan gastric balloon bagi pasien untuk menurunkan berat badan dan mengatasi obesitas serta masalah kesehatan lain yang menyertai. Di Primaya, tim perawatan yang terdiri atas dokter penyakit dalam konsultan gastroenterolo hepatologis, dokter ahli gizi klinis, dan dokter ahli radiologi akan berkolaborasi dalam prosedur gastric balloon untuk memastikan pasien memperoleh hasil yang optimal dengan aman dan nyaman.

Narasumber:

dr. Aru Ariadno. MSc., Sp. PD-KGEH, FINASIM

Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan  Gastroenterohepatologi

Primaya Hospital Depok

Referensi:

Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.