• Emergency
  • 150 108

Pengaruh Pola Makan yang Tidak Teratur Saat GERD

Pola Makan untuk Sakit GERD

Pola makan untuk sakit GERD atau gastroesopageal reflux disease penting diperhatikan dalam pengobatan. GERD adalah penyakit lambung yang disebabkan oleh gangguan pada katup penghubung antara kerongkongan dan lambung. Akibatnya, asam lambung naik ke kerongkongan padahal seharusnya berada di lambung. Kondisi ini disebut refluks asam lambung yang terutama memicu munculnya rasa panas seperti terbakar di dada.

Salah satu penyebab GERD adalah gaya hidup tak sehat, termasuk pola makan yang tidak teratur. Itu sebabnya pengobatan GERD tidak bisa dilakukan dengan sekadar minum obat. Yang tak kalah penting adalah pengubahan pola makan menjadi lebih teratur. Ini berkaitan dengan proses pencernaan manusia. Rata-rata lambung mengolah makanan 3-4 jam, tergantung jenis dan sifat makanan. Pola makan semestinya disesuaikan dengan kondisi lambung yang kosong dalam sistem pencernaan.


Ketika orang terlambat makan, asam lambung akan meningkat dan pada akhirnya berlebihan. Seketika muncul rasa nyeri dan memicu refluks asam lambung yang menyebabkan GERD. Gejala lain GERD adalah rasa mual dan kembung, muncul sendawa, rasa pahit atau asam di mulut, dan kerongkongan sakit ketika menelan. Namun GERD berbeda dengan maag meski ada kemiripan gejala. Maag terjadi karena adanya luka atau kerusakan pada dinding lambung. Kondisi maag bisa bertambah buruk akibat GERD.

Pola Makan untuk Sakit GERD

Orang yang kerap mengalami GERD perlu segera meninjau ulang pola makannya. Hal yang penting diperhatikan dalam pola makan untuk sakit GERD antara lain waktu makan, jenis makanan, porsi, frekuensi, dan cara makan. Frekuensi makan yang disarankan adalah tiga kali sehari dengan jarak sekitar 4 jam dari sarapan, makan siang, hingga makan malam.

Baca Juga:  Buah untuk Menurunkan Darah Tinggi

Porsi makan juga harus dijaga agar tidak kelebihan atau justru kurang. Makanan yang berlebih akan tersimpan di dalam tubuh dan memicu kelebihan berat badan. Dinding lambung juga berisiko terluka bila terlalu banyak makanan yang dicerna. Untuk membantu pencernaan, ada enzim dan probiotik dalam mulut yang akan muncul jika mengunyah makanan dengan saksama.

Pengaturan pola makan untuk sakit GERD juga mencakup jenis makanan yang baik dan pantangannya. Adapun pengolahan makanan yang disarankan adalah dengan direbus atau dikukus, bukan digoreng.

Pantangan makanan dalam pola makan untuk sakit GERD antara lain

1. Pedas

Rasa pedas dari makanan akan memicu kontraksi pada sistem pencernaan yang akhirnya menyebabkan munculnya rasa panas. Bila terlalu banyak, bisa muncul rasa mual dan ingin muntah.

2. Asam

Makanan asam akan merangsang peningkatan asam lambung dan memicu iritasi bila terlalu banyak di dalam tubuh. Karena itu, pola makan untuk sakit GERD meliputi pantangan terhadap makanan asam seperti jeruk, stoberi, yoghurt, dan cuka.

3. Sulit dicerna

Lambung akan bekerja ekstra jika mendapat asupan makanan yang sulit dicerna. Akibatnya, produksi asam lambung meningkat dan bisa menimbulkan rasa nyeri dan iritasi. Contoh makanan yang susah dicerna adalah daging dan gorengan.

4. Mengandung gas

Tekanan dalam perut bisa naik hingga akhirnya memicu GERD akibat makanan yang mengandung gas. Contohnya brokoli, sawi, nangka, dan kol. Begitu pula minuman bersoda.

Baca Juga:  Bahaya Penyakit Demam Berdarah

Tips Mencegah GERD

Terdapat sejumlah tips pengobatan selain mengatur pola makan untuk sakit GERD. Misalnya memilih pakaian yang longgar agar tubuh terasa nyaman tanpa tekanan. Lalu tidak langsung berbaring atau membungkuk setelah makan, melainkan jaga tubuh dalam keadaan tegak. Gunanya, sistem pencernaan akan lebih mudah bekerja karena makanan lancar turun ke lambung sesuai dengan gaya gravitasi.

Kebiasaan tidur selepas makan juga mesti ditinggalkan. Waktu ideal tidur adalah 2-3 jam sesudah makan karena pada periode itu makanan sudah dicerna di lambung dan masuk ke usus. Selain itu, gunakan bantal ketika tidur agar asam lambung tak naik ke kerongkongan lantaran posisi kepala lebih tinggi daripada perut. Posisi tidur yang disarankan adalah miring ke kiri atau ke kanan untuk mengurangi rasa nyeri yang timbul oleh asam lambung.

Rutin berolahraga juga bagus sebagai tambahan perubahan pola makan untuk sakit GERD. Aktivitas fisik akan membuat lemak dalam tubuh terbakar dan menimbulkan relaksasi. Waktu olahraga yang disarankan adalah pagi hari, ketika asam lambung menumpuk dari malam hari sebelumnya.

 

Ditinjau oleh:

dr. Nugraheni Irda, Sp.PD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Primaya Evasari Hospital

 

Sumber gambar : Freepic

Referensi:

https://studigastroenterologi.com/panduan-khusus-perubahan-pola-makan-bagi-penderita-gerd/

https://www.webmd.com/heartburn-gerd/ss/slideshow-foods-fight-gerd

Bagikan ke :

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.