• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Bahaya Konsumsi Makan Makanan Berminyak Berlebihan

Bahaya Konsumsi Makan Makanan Berminyak Berlebihan

Apakah makanan berminyak tidak sehat? Jawabannya betul karena jika intensitas kita tinggi mengkonsumsi santapan berminyak bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung dan diabetes. Hal ini didapatkan dari Harvard School of Public Health, yang melakukan penelitian kepada 100.000 orang selama 25 tahun terakhir.

 


5 Macam akibat dari menyantap makanan berminyak yaitu:

1. Menggangu sistem pencernaan

Santapan berminyak memang bisa menggangu sistem pencernaan, hal itu terjadi karena lemak banyak menumpuk dan proses pencernaan lemak lebih lama dibandingkan zat gizi lainnya sehingga lemak bertahan lebih dalam dalam perut Anda. Akibat dari banyak lemak, pencernaan mu dipaksa bekerja lebih keras dan terjadilah seperti kembung, mual, atau sakit perut.

2. Mematikan bakteri baik dalam usus

Di dalam usus kita ada peran dari bakteri baik untuk melindungi kekebalan tubuh dan manfaat lainnya. Jika kita mengkonsumsi santapan berminyak yang melebihi batas itu bisa membuat bakteri baik mati karena adanya peran lemak yang dibawa dari santapan berminya tersebut.

Baca Juga:  Mengenal Adenovirus yang Diduga Penyebab Hepatitis Akut

3. Memicu pertumbuhan jerawat

Selain mematikan bakteri baik, mengkonsumsi berlebihan santapan berminyak dapat mengakibatkan timbulnya jerawt di muka kita. Hal itu disebabkan karena keseimbangan hormon didalam tubuh kita tergangu karena santapan berminyak yang berlebihan.

Awal terjadinya adalah karena santapan berminyak merangsang kelenjar minyak pada kulit dan minyak berlebih menutup pori pori kulit dan mengkakibatkan jerawat terjadi. Selain itu santapan berminyak juga memiliki gula didalamnya, jika gula dan lemak menyatu mengakibatkan jerawat lama sembuhnya dan bisa berakibat parah.

4. Tingkatkan risiko obesitas

Tahukah kamu ada setiap gram lemak berisi 9 kalori, oleh karena itu makanan berminyak mudah sekali bertambah asupan kalori harian. Oleh karena itu lebih sulit untuk membakar lemak karena kandungan gramnya berisi 9 kalori ditambahkan jika gaya hidup kita tidak sehat akhirnya obesitas pun tidak bisa dihindarkan. Obesitas sendiri adalah pintu menuju penyakit jantung hingga rahang sendi dan diabetes

5. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes

Berdasarkan penelitian yang diberikan Harvard Public Health School yang sudah kita bahas diawal. Lebih detil lagi, menurut peneliti manusia yang menyantap makanan berminyak dengan intensitas    4 – 6 seminggu berakibat 39%  mengalami diabetes tipe 2. Selain itu, Jika menyantap lebih dari 7 kali dalam seminggu bisa mencapai 55% resikonya. Oleh karena itu mulai dari sekarang stop atau subtitusi dengan buah atau makanan non-minyak

Baca Juga:  Virus Zika, Ayo Kenali dan Cegah Penyebarannya

Promo Great April westerindo

Bagikan ke :

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.