• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Batu Ginjal: Apa Penyebabnya, Gejala yang Harus Diwaspadai

penyebab batu ginjal

Ketika tiba-tiba pinggang sebelah kanan/kiri terasa nyeri menusuk luar biasa yang bisa disertai, urine berdarah, dan mual muntah hebat, banyak orang baru sadar bahwa ada “batu” di dalam ginjalnya. Di Indonesia, batu ginjal (urolitiasis) dialami 1 dari 10 orang dewasa dan menjadi penyebab kunjungan urologi terbanyak.

Yang lebih mengkhawatirkan, 50 % penderita akan kambuh lagi dalam 5–10 tahun jika tidak mengubah gaya hidup. Kabar baiknya: 80–90 % batu ginjal bisa dicegah hanya dengan perubahan pola makan dan minum yang benar.

Yuk, kenali penyebab, gejala, dan 10 cara ampuh mencegah batu ginjal sebelum terlambat!

Mengenal Batu Ginjal dan Jenis-Jenisnya

Batu ginjal adalah endapan keras berbentuk kristal yang terbentuk di saluran kemih, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra. Ukurannya sangat bervariasi, mulai dari butiran kecil seperti pasir hingga sebesar bola pingpong, bisa sebesar >6cm mengisi seluruh saluran ginjal dan dapat menyebabkan rasa nyeri hebat saat berpindah melalui saluran kemih yang disebut ureter.

Jenis batu ginjal yang paling umum ditemui antara lain:

  • Kalsium oksalat (70–80%)
    Merupakan jenis batu paling sering terjadi. Faktor risiko meliputi kurang minum, konsumsi makanan tinggi oksalat (bayam, cokelat, kacang-kacangan), serta faktor genetik tertentu.
  • Asam urat (10–15%)
    Terkait dengan kadar purin tinggi dalam makanan seperti jeroan, seafood, dan daging merah. Batu asam urat lebih sering muncul pada orang dengan asam urat tinggi atau metabolisme purin abnormal.
  • Struvit (10%)
    Biasanya berkembang akibat infeksi saluran kemih kronis. Batu struvit dapat tumbuh cepat dan sering membentuk “batu staghorn” yang mengisi ruang ginjal.
  • Sistin (1–2%)
    Merupakan jenis batu yang sangat jarang dan disebabkan oleh kelainan genetik langka, sehingga tubuh mengeluarkan terlalu banyak asam amino sistin ke dalam urin.

Menurut Mayo Clinic 2024, risiko batu ginjal di Indonesia tinggi karena iklim panas + kebiasaan minum kurang dari 2 liter/hari.

Gejala Batu Ginjal yang Khas dan Sering Diabaikan

Batu ginjal sering menimbulkan nyeri hebat yang khas, tetapi ada juga gejala awal yang ringan dan mudah diabaikan. Mengenali tanda-tanda ini penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan komplikasi dicegah.

Gejala klasik (“kolik renalis”):
Nyeri pinggang sisi kanan/kiri menusuk hebat, menjalar ke perut bawah atau selangkangan
Nyeri tajam ini muncul saat batu bergerak di ureter dan sering membuat penderita sulit duduk atau bergerak.

  • Nyeri datang & pergi seperti gelombang (kolik)
    Intensitas nyeri bisa naik turun, kadang sangat parah selama 20–60 menit sebelum mereda sementara.
  • Urine keruh, berdarah, atau berbau amis
    Adanya darah atau infeksi membuat urine berubah warna atau berbau tidak normal.
  • Sering ingin kencing tapi hanya keluar sedikit-sedikit (anyang-anyangan)
    Ini menandakan batu menghambat aliran urin di ureter atau kandung kemih.
  • Mual dan muntah hebat
    Rasa nyeri ekstrem sering memicu mual dan muntah, terutama jika kolik renalis tiba-tiba menyerang.
  • Demam dan menggigil jika ada infeksi, bila infeksi terjadi sistemik, bukan lagi disistem saluran kemih
    Infeksi saluran kemih atau batu struvit bisa menyebabkan demam tinggi, menggigil, dan memerlukan penanganan segera.
Baca Juga:  Diagnosis dan Tatalaksana Batu Kandung Kemih dengan Sistoskopi

Gejala awal yang sering diabaikan:
• Nyeri pinggang ringan kronis yang muncul sesekali
• Urine keruh atau berbau tidak normal tanpa nyeri
• Sering anyang-anyangan atau terasa ingin buang air kecil terus-menerus

8 Penyebab Utama Batu Ginjal

  1. Kurang minum air putih (<2 liter/hari)
  2. Makanan tinggi oksalat (bayam, cokelat, kacang tanah berlebih)
  3. Konsumsi garam & protein hewani berlebih
  4. Obesitas & diabetes
  5. Infeksi saluran kemih berulang
  6. Kelainan metabolik (hiperparatiroid, asam urat tinggi)
  7. Riwayat keluarga batu ginjal
  8. Penggunaan suplemen vitamin C dosis tinggi (>2.000 mg/hari)
  9. Kurang bergerak (sedentary life style)

Cara Mencegah Batu Ginjal Secara Alami & Efektif

  1. Minum air putih 2,5–3 liter/hari
    Urine harus jernih seperti air putih
  2. Tambahkan perasan jeruk lemon/nipis ke air minum
    Sitrat dalam lemon mencegah kristal kalsium menggumpal (studi Urology 2022).
  3. Batasi garam <5 gram/hari
  4. Kurangi protein hewani(daging merah, jeroan) maksimal 100–150 g/hari
  5. Hindari makanan tinggi oksalat berlebihatau makan bersama sumber kalsium (susu, yogurt) agar oksalat terikat di usus
  6. Konsumsi kalsium dari makanan(bukan suplemen) 1.000–1.200 mg/hari
  7. Jaga berat badan ideal— setiap +10 kg meningkatkan risiko 30 %
  8. Olahraga rutin— mencegah stagnasi urine
  9. Hindari minuman manis kemasan & soda
  10. Cek fungsi ginjal & urine rutinsetahun sekali

Menu Harian Anti Batu Ginjal (Mudah & Murah)

Waktu Menu Tips
Pagi Air lemon hangat + oatmeal + susu rendah lemak Sitrat + hidrasi
Siang Nasi merah + ikan kukus + bayam rebus + air putih + jeruk Kalsium + sitrat
Sore Yogurt plain + apel Kalsium + serat
Malam Tempe bacem + sayur kol + ubi rebus Protein nabati
Baca Juga:  Penyakit Batu Ginjal Dan Saluran Kemih : Penyebab, Pengobatan, dan Pencegahan

Kapan Harus Segera ke Dokter Urologi

Batu ginjal atau masalah saluran kemih lain bisa menjadi darurat medis jika menimbulkan gejala berat. Segera ke IGD atau dokter urologi jika mengalami tanda-tanda berikut:

  • Nyeri pinggang hebat yang tidak tertahankan
    Nyeri akut di pinggang atau punggung bawah yang muncul tiba-tiba dan menusuk bisa menandakan batu yang menyumbat ureter.
  • Demam >38,5 °C disertai menggigil yang disertai gejala infeksi saluran kemih
    Gejala ini mengindikasikan kemungkinan adanya infeksi saluran kemih atau ginjal (pyelonefritis) yang membutuhkan antibiotik segera.
  • Urine berdarah banyak atau tidak bisa kencing sama sekali
    Perdarahan hebat atau retensi urin bisa menjadi tanda batu besar atau obstruksi saluran kemih yang berisiko merusak ginjal.
  • Muntah terus-menerus hingga tidak bisa minum
    Dehidrasi cepat dapat terjadi akibat muntah berulang, sehingga perlu penanganan cairan intravena segera.

Informasi lengkap tentang batu ginjal dapat dibaca pada artikel tindakan ESWL untuk batu ginjal dan gejala awal masalah ginjal dari Primaya Hospital.

Ginjal Bebas Batu, Hidup Lebih Nyaman

Batu ginjal bukan penyakit “takdir”. Dengan minum cukup air, mengurangi garam & protein hewani, serta menambahkan lemon dan kalsium alami, risiko batu ginjal bisa turun hingga 80 %. Mulai hari ini, letakkan botol air 1,5 liter di meja kerja dan habiskan sebelum pulang. Tambahkan perasan lemon setiap pagi (Infus Water tambahkan jahe dan timun untuk mengurangi rasa asam)

Dalam 3–6 bulan, ginjal Anda akan “berterima kasih” dengan tidak pernah lagi membuat Anda meringis kesakitan. Hidup tanpa batu ginjal sangat mungkin — cukup dengan kebiasaan kecil yang Anda mulai sekarang!

Ditinjau oleh:

dr. Siti Tersiani Kamil, Sp.U

Spesialis Bedah Urologi

Primaya Hospital Bekasi Barat

Referensi:

Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Sahabat Sehat Primaya

Select an available coupon below