• Emergency
  • 150 108
  • Chatbot

Manfaat Stimulasi Pijat (Taktil Kinestetik) pada Bayi

Manfaat Stimulasi Pijat (Taktil Kinestetik) pada Bayi

Tiga tahun pertama kehidupan atau “zero to three” adalah periode kritis pertumbuhan dan perkembangan, yang ditandai dengan plastisitas atau pertumbuhan sel otak dalam waktu singkat, cepat, peka terhadap stimulus dan pengalaman, fleksibel mengambil alih fungsi sel di sekitarnya dengan membentuk sinaps-sinaps serta sangat memengaruhi periode tumbuh kembang selanjutnya.1

Pijatan merupakan rangsangan/ stimulasi taktil kinestetik, yang disertai dengan rangsangan komunikasi verbal dan perwujudan rasa cinta kasih orangtua terhadap anak.1 Stimulasi pijat sering pula disebut dengan beberapa istilah lain yaitu stimulasi sentuh, pijat bayi, baby massage, infant massage, dan lainnya.2 Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (TKPS IDAI) mengembangkan peran pijat sebagai bentuk stimulasi pada bayi yang terdiri dari kombinasi raba (taktil) dan gerak (kinestetik).1 Pemberian stimulasi taktil kinestetik (STK) sedini mungkin sejak lahir baik pada bayi cukup bulan maupun kurang bulan (prematur) dapat merangsang reseptor kulit, memengaruhi perubahan sel-sel otak, perilaku adaptasi, meningkatkan interaksi dan pertalian bayi dengan ibu, berat badan, menurunkan stres, dan pada akhirnya menyebabkan tercapainya perkembangan optimal sesuai usia.3-5


Pijat adalah terapi tertua dan terpopuler, di Cina telah dikenal sejak 3000 tahun sebelum Masehi, yang kemudian menyebar dan berkembang ke negara lain. Di Indonesia sendiri, pijat dikenal sejak dahulu sebagai turun temurun. Hippocrates (400 SM) mengatakan bahwa pijat merupakan metode pengobatan.1 Uvnἂs-Moberg mengatakan touch meningkatkan aktivitas vagal yang menyebabkan pelepasan hormone gastrin, insulin cholecystokinin sehingga meningkatkan penyerapan saluran pencernaan pada bayi saat dipijat.6 Yoanita dkk pada penelitiannya mengenai stimulasi taktil kinestetik pada bayi prematur mendapatkan manfaat terhadap peningkatan berat dan panjang badan secara signifikan.7 Vickers melakukan review 131 penelitian touch ternyata tidak ditemukan efek samping pemijatan.8

Baca Juga:  ASI Eksklusif, Tips Pompa ASI agar Hasil Optimal

Stimulasi pijat pada bayi cukup bulan atau bayi prematur yang telah stabil dapat dilakukan kapanpun saat orangtua ingin mulai, setiap hari pada 6-7 bulan pertama usia bayi, dengan teknik yang benar dan suasana yang nyaman. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain jangan memijat bayi setelah ia makan atau disusui, jengan membangunkan bayi hanya untuk dipijat, jangan memijat saat bayi sakit, jangan memijat dengan paksa, jangan memaksakan posisi pijatan tertentu, selalu memperhatikan respon bayi saat pemijatan.1

Tips dalam pemijatan, ibu melakukan kontak mata dengan bayi saat pemijatan, mengajak bicara atau menyanyikan lagu, mulai dengan sentuhan ringan dan perlahan tingkatkan tekanan pijatan saat bayi merasa nyaman, perhatikan isyarat bayi seperti menangis, mengantuk atau kehausan, menggunakan baby oil atau lotion bayi, mandikan bayi setelah pemijatan dengan air hangat. Persiapan pemijatan yaitu ruang kamar hangat dan tidak berangin, bila bayi masih di rumah sakit, pemijatan dilakukan di dalam inkubator atau di bawah penghangat, sediakan waktu cukup, posisi nyaman dan santai, alas rata dan lembut, sediakan handuk, baju ganti, baby oil atau lotion bayi, kuku dipotong pendek, tidak memakai perhiasan di tangan, tangan bersih dan hangat.1

Stimulasi pijat pada bayi yang dilakukan secara dini akan memberikan manfaat optimal, jika dilakukan secara teratur dengan teknik yang baik dan benar.1

Baca Juga:  Klinik Tumbuh Kembang Anak: Pelayanan, Tim Dokter dan Fasilitas

 

Narasumber

dr. Ria Yoanita, Sp.A

Dokter Spesialis Anak

Primaya Evasari Hospital

 

Daftar Pustaka

  1. UKK Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial Ilmu Kesehatan Modul stimulasi pijat bayi. Dalam: Hartanto F, Sekartini R, Windiani IGAT, Medise BE, penyunting. Modul pelatihan teknik stimulasi pijat pada bayi kurang bulan (prematur). Jakarta: Johnson and Johnson; 2013. h. 5-56.
  2. Medise, BE. Stimulasi pijat : keamanan dan manfaat. 2014. Diunduh dari https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/stimulasi-pijat- keamanan-dan-manfaat.
  3. Aliabadi F, Askary R. Effects of tactile-kinesthetic stimulation on low birth weight neonates. Iran J Pediatr. 2013;23:289-94.
  4. Vickers A, Ohlsson A, Lacy JB, Horsley Massage for promoting growth and development of preterm and/or low birth-weight infants (review). Cochrane Database of Systematic Review. 2008;4:1-158.
  5. Jeba A, Kumar S, Sosale S. Effect of tactile-kinesthetic stimulation on weight in preterm neonates in neonatal intensive care unit. Indian Pediatrics. 2020; 57:1071-2.
  6. Uvnἂs-Moberg K, Widstrὄm AM, Marchini G, Winberg J. Release of GI hormones in mother and infant by se nsory stimulation. Acta Pediatr Scand. 1987;76(6):851-60.
  7. Yoanita R, Gunardi H, Rohsiswatmo R, Setyanto DB. Effect of tactile-kinesthetic stimulation on growth, neurobehavior and development among preterm neonates. JBMT.
  8. Vickers A, Ohlsson A, Lacy JB, Horsley Massage for promoting growth and development of preterm and/or low birth-weight infants. The Cochrane Library. 2004, issue 2.

Illustrasi : Freepic

Bagikan ke :

Promo

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.