• Emergency
  • 150 108

Rekomendasi Diet untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Rekomendasi Diet untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi pemicu utama kematian di Indonesia, bahkan di dunia. Orang sering tidak menyadari risiko penyakit jantung sampai tiba-tiba mengalami masalah yang berkaitan dengan organ vital tersebut. Faktor risiko penyakit jantung termasuk gaya hidup yang tidak sehat, antara lain tidak menjaga pola makan. Karena itu, kita bisa mencegah risiko terkena penyakit jantung antara lain lewat diet jantung.

 


Mengenal Diet Jantung

Diet jantung adalah pola makan yang bisa membantu meminimalkan dampak makanan yang kita makan terhadap kesehatan jantung. Tujuannya yang utama adalah mengurangi asupan sodium dan lemak. Bila mengonsumsi terlalu banyak sodium, ada risiko peningkatan tekanan darah yang bisa memicu hipertensi alias penyakit darah tinggi. Hipertensi adalah faktor risiko utama penyebab serangan jantung dan masalah jantung lain. Adapun konsumsi lemak berlebih dapat menimbulkan tumpukan plak di dalam pembuluh darah yang juga dapat berujung pada penyakit jantung.

Diet jantung juga bisa membantu menurunkan risiko kelebihan berat badan dan diabetes. Bagi orang yang sudah terdiagnosis memiliki masalah jantung, pola makan ini sangat disarankan. Menurut sejumlah penelitian, perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Diet jantung sering pula disebut sebagai DASH diet. DASH adalah kependekan dari dietary approaches to stop hypertension atau pendekatan diet untuk menghentikan hipertensi. Diet ini tidak hanya berguna untuk mengurangi risiko penyakit jantung, tapi juga penyakit lain yang mematikan, seperti kanker.

 

Siapa Saja yang Memerlukan Diet Jantung?

Diet jantung terutama diperlukan oleh orang yang mengalami penyakit jantung dan pembuluh darah alias kardiovaskuler agar kondisinya tak makin buruk. Penyebab pasti penyakit kardiovaskuler tidaklah jelas. Ada banyak faktor risiko yang bisa membuat orang mengalaminya.

Makin besar faktor risiko seseorang, makin besar pula peluangnya mengalami penyakit jantung. Orang yang memiliki risiko ini juga yang memerlukan diet jantung.

Baca Juga:  Aterosklerosis: Penyebab Umum Penyakit Jantung Koroner

Dengan menjalankan diet jantung, orang tersebut bisa lebih menekan potensi terkena penyakit jantung. Karena itu, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa faktor risiko tersebut pada setiap orang di rumah sakit jantung. Selain gaya hidup tak sehat, faktor itu mencakup:

  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Terbiasa merokok
  • Sering dirundung stres
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Mengidap diabetes
  • Kurang beraktivitas fisik
  • Kelebihan berat badan
  • Ada anggota keluarga yang punya riwayat penyakit jantung

Usia juga bisa menjadi faktor risiko penyakit jantung. Makin bertambah usia, kondisi pembuluh darah dan jantung makin turun sehingga lebih rentan mengalami masalah.

 

Tujuan Diet untuk Kesehatan Jantung

Diet jantung adalah salah satu senjata utama untuk melawan penyakit kardiovaskuler. Bagi orang yang terdiagnosis dengan penyakit tersebut, pengaturan pola makan yang sehat ini berguna untuk mengendalikan kondisinya. Adapun bagi orang yang memiliki faktor risiko, diet jantung menjadi langkah preventif yang menjanjikan.

 

Pola Makan untuk Mencegah Penyakit Jantung

Pola makan diet jantung mungkin terdengar rumit. Kuncinya sebenarnya adalah menjaga asupan gizi seimbang. Sebab, asupan apa pun justru bisa membahayakan bila berlebihan. Gizi seimbang pun bukan sekadar adanya protein, karbohidrat, vitamin, dan lain-lain di piring kita. Di dalamnya termasuk upaya menjaga kesehatan antara lain dengan rajin mencuci tangan dan rutin berolahraga untuk mencegah penyakit jantung.

Ihwal pola makan, sebaiknya kita:

  • Konsumsi sayur dan buah 5 porsi sehari
  • Pilih karbohidrat kompleks seperti gandum utuh atau nasi merah
  • Pastikan konsumsi susu dan produk susu yang rendah lemak
  • Lebih baik ambil sumber protein dari kacang-kacangan atau ikan laut
  • Batasi konsumsi gula, garam, dan lemak
Baca Juga:  Murmur Jantung: Munculnya Suara Berdesing dan Cara Mengatasinya

Diet jantung pun bisa dipraktikkan ketika makan di luar, misalnya di restoran. Sebaiknya pilih menu dengan banyak sayuran dan dimasak dengan cara dikukus, dipanggang, atau ditumis ketimbang digoreng.

 

Jenis Diet untuk Kesehatan Jantung

Jenis diet yang paling baik untuk kesehatan jantung adalah yang mengandung banyak sayur dan buah, gandum utuh, kacang-kacangan, ikan, dan hasil unggas. Selain itu, jangan berlebihan mengonsumsi daging merah atau daging olahan, karbohidrat olahan, dan makanan atau minuman lain dengan tambahan gula, sodium, garam, dan lemak jenuh.

Berdasarkan riset, orang yang konsisten menjalan pola makan tersebut diketahui memiliki risiko 31 persen lebih rendah atas penyakit jantung, 33 persen lebih rendah atas diabetes, dan 20 lebih persen lebih rendah atas stroke.

Studi tentang pola makan dengan menu Mediterania juga menemukan tingkat risiko penyakit yang lebih rendah. Sebab, menu Mediterania sering ditambahkan dengan minyak zaitun murni atau kacang-kacangan yang kaya akan lemak tak jenuh.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Setiap orang direkomendasikan menjalani pemeriksaan di rumah sakit jantung agar bisa mengantisipasi bila ada masalah. Orang berusia 40 tahun ke atas sebaiknya rutin memeriksakan jantungnya. Di rumah sakit jantung, pasien dapat menanyakan nasihat medis untuk menjaga jantung sehat.

Dokter antara lain dapat merekomendasikan diet jantung sesuai dengan kondisi pasien. Dokter juga sekaligus bisa memantau kondisi jantung pasien secara berkala serta melakukan tindakan yang diperlukan demi menjaga kesehatan jantung.

 

Ditinjau oleh:

dr.Yohan Samudra SpGK AIFO-K

Dokter Spesialis Gizi

Primaya Hospital Tangerang

 

Referensi:

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4597475/

https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/disease-prevention/cardiovascular-disease/preventing-cvd/

https://www.ahajournals.org/doi/10.1161/JAHA.119.012865

https://www.who.int/nutrition/publications/public_health_nut5.pdf

Bagikan ke :

Masuk ke Akun Anda dibawah ini

Isi form dibawah ini untuk melakukan pendaftaran

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.