• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Hidradenitis Suppurativa: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Hidradenitis Suppurativa: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Benjolan pada kulit yang tampak seperti jerawat bisa jadi merupakan kondisi yang lebih serius. Terlebih bila benjolan itu muncul bukan di wajah, melainkan di area tubuh lain yang tak lazim ditumbuhi jerawat seperti ketiak dan pangkal paha. Ada kemungkinan benjolan itu adalah kondisi yang disebut hidradenitis suppurativa yang juga dikenal dengan nama jerawat inversa.

Mengenal Hidradenitis Suppurativa

Meski disebut pula sebagai jerawat inversa, hidradenitis suppurativa adalah kondisi yang sama sekali berbeda dengan jerawat. Hidradenitis suppurativa atau HS merupakan kondisi kulit kronis yang ditandai dengan adanya benjolan kecil di bawah kulit yang terasa sakit. Benjolan ini umumnya muncul di bagian tubuh yang memiliki rambut dan kelenjar keringat serta rentan mengalami gesekan, seperti ketiak, pangkal paha, dada, dan sekitar anus.

buat jani dokter primaya

NHS menjelaskan bahwa hidradenitis suppurativa kerap muncul pada masa puber, tapi kondisi ini bisa juga terjadi di usia berapa pun seusai masa puber. Karena itu, ada kemungkinan hormon seksual berperan dalam terjadinya kondisi tersebut. Dibanding laki-laki, perempuan lebih mungkin mengalami hidradenitis suppurativa. Banyak pula perempuan dengan kondisi ini yang memiliki jerawat dan mengalami pertumbuhan rambut berlebihan di area tubuhnya atau hirsutisme.

Benjolan hidradenitis suppurativa biasanya berjumlah lebih dari satu dan seukuran kacang tanah serta berisi nanah. Karena itu, pecahnya benjolan yang mengakibatkan keluarnya nanah berisiko menyebabkan infeksi di area kulit sekitarnya. Risiko inilah yang mesti menjadi perhatian walau hidradenitis suppurativa secara umum tidak membahayakan.

Gejala

Gejala hidradenitis suppurativa yang utama adalah adanya benjolan seperti jerawat di area tubuh tertentu. Berikut ini ciri benjolan tersebut:

  • Berisi cairan nanah atau abses yang terasa nyeri, terutama ketika terjadi peradangan dan saat beraktivitas
  • Muncul pada satu atau beberapa bagian tubuh yang memiliki folikel rambut dan kelenjar keringat
  • Kadang disertai pembengkakan sehingga menimbulkan ketidaknyamanan
  • Terdapat terowongan kulit atau saluran yang terbentuk di bawah kulit yang menghubungkan area yang terkena hidradenitis suppurativa
  • Area kulit yang terkena tampak memerah tanda terjadinya peradangan
  • Peradangan bersifat kronis atau terjadi dalam waktu lama secara berulang ataupun terus-menerus
  • Muncul jaringan parut setelah benjolan pecah dan sembuh yang membatasi gerakan di area tubuh yang terpengaruh
Baca Juga:  Bisul: Penyebab, Mencegah dan Mengatasi

Tingkat keparahan gejala ini bervariasi, ada yang ringan dan ada yang berat. Orang yang memiliki berat badan berlebih dan terbiasa merokok berkaitan dengan gejala yang lebih buruk, tapi orang yang kurus dan tak merokok bisa pula mengalami kondisi medis yang berat.

Penyebab

Hingga kini para ahli belum sepenuhnya memahami apa penyebab hidradenitis suppurativa yang pasti, tapi benjolan ini terbentuk karena tersumbatnya folikel rambut. Ada kemungkinan sejumlah faktor bisa memicu atau memperburuk gejala yang muncul, seperti kelebihan berat badan atau obesitas dan kebiasaan merokok.

Faktor genetika atau riwayat keluarga juga disebut berperan dalam terjadinya kondisi ini pada seseorang. Begitu juga perubahan hormon, terutama hormon seksual, karena kondisi ini banyak dijumpai pada masa pubertas. Selain itu, peradangan kronis atau inflamasi berulang bisa meningkatkan risiko terbentuknya abses.

Dalam beberapa kasus, hidradenitis suppurativa ada kemungkinan berkaitan dengan penyakit Crohn, khususnya bila benjolan muncul di sekitar pangkal paha atau anus. Yang pasti, hidradenitis suppurativa tidak menular dan tak berkaitan dengan kondisi kebersihan yang buruk.

Cara Dokter Mendiagnosis Hidradenitis Suppurativa

Tidak ada tes yang secara spesifik ditujukan untuk mendiagnosis hidradenitis suppurativa. Terkadang kondisi ini disalahpahami sebagai jerawat atau rambut yang tumbuh ke dalam. Dokter biasanya melakukan beberapa cara untuk menegakkan diagnosis, antara lain:

  • Pemeriksaan fisik terhadap kondisi benjolan
  • Wawancara medis mengenai gejala yang dialami dan riwayat keluarga yang terkait dengan kondisi ini
  • Tes darah untuk memastikan tidak ada kondisi lain yang menyebabkan gejala serupa
  • Biopsi atau pengambilan sampel jaringan dari benjolan untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium

Cara Mengatasi Hidradenitis Suppurativa

Hidradenitis suppurativa adalah kondisi kronis dan mungkin membutuhkan perawatan dalam waktu lama hingga bisa sepenuhnya sembuh. Terdapat berbagai obat yang mungkin diresepkan dokter, seperti:

  • Antibiotik dalam bentuk krim, tablet, kapsul, atau cair bila ada infeksi bakteri yang didapati dalam pemeriksaan
  • Antiseptik untuk digunakan setiap hari pada area benjolan
  • Retinoid untuk mengatasi peradangan pada kulit
  • Steroid untuk mengurangi peradangan
  • Terapi hormonal
Baca Juga:  Cara Mengatasi Masalah Kulit dan Mata pada Albinisme

Selain itu, dokter bisa melakukan tindakan drainase untuk mengeluarkan nanah. Adapun untuk kasus yang parah ketika gejala tak bisa dikendalikan dengan obat-obatan, dokter mungkin perlu melakukan pembedahan.

Komplikasi Hidradenitis Suppurativa

Hidradenitis suppurativa bisa berkembang menjadi komplikasi, antara lain:

  • Infeksi akibat abses yang pecah
  • Pembentukan jaringan parut
  • Perubahan warna kulit pada area yang terkena atau hiperpigmentasi
  • Gerakan menjadi terbatas karena gejala yang parah
  • Kanker kulit
  • Dampak psikologis dan sosial, termasuk depresi dan gangguan kecemasan

Pencegahan Hidradenitis Suppurativa

Walau tidak seratus persen bisa mencegah hidradenitis suppurativa, berikut ini sejumlah langkah pencegahan yang bisa diterapkan:

  • Menurunkan berat badan bila berlebih
  • Berhenti merokok bila punya kebiasaan merokok
  • Mandi secara teratur menggunakan sabun antiseptik
  • Mengenakan pakaian yang tidak terlalu ketat sehingga mengurangi risiko gesekan

Kapan Harus ke Dokter?

Bila ada gejala yang mengarah pada hidradenitis suppurativa, segeralah cari pertolongan medis dan menjalani perawatan sesuai dengan petunjuk dokter. Belum ada obat untuk menyembuhkan kondisi ini sepenuhnya. Tapi, dengan diagnosis dini dan pengelolaan yang tepat, gejalanya bisa dikendalikan dan kualitas hidup pasien bisa tetap terjaga.

Narasumber:

dr. Agni Anastasia Sahulata, Sp. KK

Spesialis Kulit dan Kelamin

Primaya Hospital Bekasi Timur

 

Referensi:

  • HIDRADENITIS SUPPURATIVA: OVERVIEW. https://www.aad.org/public/diseases/a-z/hidradenitis-suppurativa-overview. Diakses 26 Januari 2024
  • Hidradenitis suppurativa (HS). https://www.nhs.uk/conditions/hidradenitis-suppurativa/. Diakses 26 Januari 2024
  • Hidradenitis suppurativa. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hidradenitis-suppurativa/symptoms-causes/syc-20352306. Diakses 26 Januari 2024
  • Hidradenitis suppurativa: from pathogenesis to diagnosis and treatment. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5402905/. Diakses 26 Januari 2024
  • Hidradenitis Suppurativa. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534867/. Diakses 26 Januari 2024
  • Hidradenitis Suppurativa: Molecular Etiology, Pathophysiology, and Management—A Systematic Review. https://www.mdpi.com/1467-3045/45/5/280. Diakses 26 Januari 2024
  • Clinical considerations in the management of hidradenitis suppurativa in women. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2352647521001350. Diakses 26 Januari 2024
  • Hormonal therapies for hidradenitis suppurativa: Review. https://escholarship.org/uc/item/6383k0n4. Diakses 26 Januari 2024
Share to :

Buat Janji Dokter

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.