• Contact Center
  • 1500 007
  • Chatbot

Makanan untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Dekubitus

Makanan untuk Mempercepat Penyembuhan Luka Dekubitus

Makanan memiliki peranan penting dalam proses penyembuhan tubuh dari penyakit. Dengan asupan makanan yang memiliki gizi seimbang, tubuh dapat memperbaiki jaringan yang rusak lebih cepat dengan dibantu obat-obatan.

Pada luka dekubitus, makanan bergizi seimbang berperan besar di setiap tingkatan penyembuhannya. Pemilihan makanan yang tepat bagi pasien luka dekubitus tidak hanya membantu proses penyembuhan namun juga dapat membantu mencegah luka tersebut terbentuk kembali.

buat jani dokter primaya

Perawatan luka dekubitus seringkali membutuhkan perhatian khusus. Untuk mendapatkan perawatan luka di rumah oleh perawat profesional, hubungi layanan homecare dari Kavacare di nomor Whatsapp Kavacare Support 0811-1446-777.

 

Tentang Luka Dekubitus

Luka dekubitus atau disebut juga ulkus dekubitus adalah luka pada bagian tubuh yang mendapat tekanan juga gesekan secara konstan karena pergerakan yang terbatas. Keterbatasan pergerakan ini dapat terjadi karena kondisi kesehatan pasien mengharuskan proses perawatan dilakukan secara berbaring atau dengan gerakan seminimal mungkin. Luka dekubitus terbentuk karena aliran darah yang terhambat ke bagian tubuh yang mendapat tekanan tersebut. Kurangnya aliran darah yang membawa oksigen dan nutrisi ini dapat menyebabkan kerusakan hingga kematian jaringan.

Luka dekubitus umumnya terbentuk pada bagian tubuh yang letaknya menutupi tulang seperti seperti tumit, pergelangan kaki, pinggul dan tulang ekor. Sementara untuk pasien yang menggunakan kursi roda, luka dekubitus juga dapat terbentuk di area bokong, punggung, lengan dan kaki yang terus bersandar dengan bagian sandaran kursi.

Terdapat 4 tingkatan luka dekubitus yang dapat terbentuk dalam hitungan jam ataupun hari. Semakin cepat luka dekubitus terdeteksi, semakin tinggi kemungkinan luka tersebut dapat disembuhkan. Meski demikian, pada kategori lebih lanjut luka dekubitus juga dapat menjadi luka permanen.

 

Gejala Luka Dekubitus

Adapun gejala dari luka dekubitus antara lain sebagai berikut:

  • Perubahan warna atau tekstur kulit
  • Pembengkakan
  • Muncul nanah
  • Kulit yang luka terasa lebih dingin atau hangat saat disentuh dibanding bagian lain

Tipe Luka Dekubitus

Terdapat 4 tingkat keparahan luka dekubitus. Berikut adalah ciri-ciri setiap tingkatannya.

  • Tingkat 1

Luka dekubitus tingkat 1 ditandai dengan adanya rasa gatal dan perubahan warna kulit pada bagian yang terluka. Bagian kulit juga terasa berbeda dari bagian sekitarnya: lebih keras atau lebih lembut, hangat atau lebih dingin.

  • Tingkat 2

Luka dekubitus tingkat 2 ditandai dengan pembengkakan pada area luka. Kulit yang terasa lebih hangat dari sekitarnya hingga munculnya luka terbuka/lecet yang mengeluarkan cairan.

  • Tingkat 3

Pada tingkat 3, luka dekubitus sudah menembus bagian kulit yang lebih dalam. Area sekitar luka menunjukan tanda-tanda adanya infeksi: kulit kemerahan, nanah, bau menyengat juga panas. Kulit di sekitar luka juga bisa berwarna kehitaman jika jaringannya sudah mati.

  • Tingkat 4
Baca Juga:  Penyakit Lupus: Gejala, Mencegah dan Mengobati

Luka dekubitus pada tahap ini sudah menembus kulit paling dalam hingga bagian otot dan tulang. Warna kulit berubah hitam dengan tanda infeksi yang jelas. Pada beberapa kasus, tendon, otot dan tulang pasien dapat terlihat.

Selain 4 kategori di atas, terdapat 2 lagi tingkatan luka dekubitus:

  • Tingkatan tidak diketahui

Dokter tidak bisa memastikan tingkat keparahan luka dekubitus selama luka belum dibersihkan.

  • Suspected Deep Tissue Injury (SDTI)

Pada tingkatan ini, pada bagian permukaan kulit dengan luka dekubitusnya tampak seperti tingkat 1 atau 2, namun pada bagian dalam kulit luka sudah mencapai tingkat 3 atau 4.

 

Perawatan Luka Dekubitus

Bagi pasien yang harus berbaring dalam waktu lama, perawat maupun pihak keluarga yang mendampingi wajib mengubah posisinya secara teratur dan dianjurkan miring ke kiri atau kanan. Dengan mengubah posisi secara teratur ini, dapat dilakukan deteksi dini adanya luka dekubitus yang mungkin terbentuk.

Jika keluarga atau perawat yang bertugas menemukan luka dekubitus pada pasien dan tidak adanya perubahan setelah 24 hingga 48 jam, segera hubungi dokter.

Setelah dokter mendiagnosa kondisi luka dekubitus yang diderita pasien, rangkaian perawatan dapat diberikan sesuai tingkat keparahannya. Langkah pertama setelah diagnosa adalah pembersihan luka dekubitus menggunakan larutan saline. Setelah luka dibersihkan, area tersebut harus dijaga kebersihannya dan ditutup dengan perban yang sesuai.

Beberapa tindakan yang diberikan dalam perawatan luka dekubitus:

  • Mengubah posisi pasien secara teratur.

Setelah dokter selesai mendiagnosa tingkat keparahan luka dekubitus, dokter dapat memberikan jadwal untuk mengubah posisi pasien. Perubahan posisi ini dapat dilakukan setidaknya sekali tiap 15 menit atau sekali dalam 2 hingga 4 jam.

  • Pemasangan kasur dan bantal.

Pada pasien yang berisiko mendapat luka dekubitus, pihak dokter maupun penyedia layanan kesehatan dapat menyarankan kasur maupun bantal yang didesain khusus sesuai keperluan bergerak pasien.

  • Penggunaan Krim & Salep
  • Pemberian Antibiotik
  • Operasi Pengangkatan Jaringan Mati

Operasi ini dapat dilakukan untuk mengangkat jaringan yang sudah mati demi mempercepat proses penyembuhan luka dekubitus.

  • Operasi

Tindakan operasi dapat dilakukan jika luka dekubitus tidak mungkin sembuh secara alami. Pada kasus tersebut operasi dilakukan untuk menutup luka, mempercepat proses penyembuhan juga meminimalisir risiko infeksi.

 

Peran Gizi dalam Perawatan Luka Dekubitus

Gizi berperan penting dalam perawatan luka dekubitus. Diet gizi seimbang dengan kandungan protein yang cukup dan dibarengi asupan vitamin dan mineral dapat mempercepat proses penyembuhan luka dekubitus.

Baca Juga:  Gejala Hepatitis Akut Anak dan Dewasa, Apa Bedanya

Kebutuhan cairan juga berperan dalam menjaga kondisi kulit tetap sehat dan mencegah kerusakan jaringan. Pasien yang perlu berbaring dalam jangka panjang memerlukan cairan yang cukup untuk menghindari dehidrasi yang dapat memperlambat proses penyembuhan.

Jika diperlukan, keluarga pasien dapat menemui ahli gizi untuk penyusunan menu seimbang sesuai kebutuhan pasien luka dekubitus.

 

Nutrisi yang Diperlukan untuk Proses Penyembuhan

Salah satu alasan terbentuknya luka dekubitus selain dari tekanan pada area tubuh yang minim pergerakan adalah diet yang tidak seimbang juga kurangnya asupan cairan. Nutrisi yang seimbang berperan besar dalam setiap tahapan proses penyembuhan luka dekubitus.

Berikut adalah jenis nutrisi yang diperlukan untuk mempercepat proses penyembuhan luka dekubitus:

  • Protein
  • Karbohidrat
  • Produk olahan susu (atau variasi dengan kadar gizi yang setara dengan olahan susu sapi)
  • Buah dan sayur, sebagai sumber mineral dan fiber
  • Cairan yang cukup, usahakan minum setidaknya 1.6 – 2 liter air perhari. Untuk asupan minuman dengan rasa maupun warna dapat dikonsumsi hingga 4% dari total konsumsi
  • Vitamin dan suplemen mineral
  • Minuman suplemen nutrisi

Bagi pasien dengan berat badan kurang atau berlebih diet yang seimbang berfungsi untuk mempertahankan berat badan ideal yang dapat mendukung proses penyembuhan. Sementara bagi pasien dengan riwayat diabetes dapat mendiskusikan asupan nutrisinya agar tidak mempengaruhi pengobatan diabetesnya.

 

Makanan yang Direkomendasikan untuk Proses Penyembuhan Luka Dekubitus

Beberapa jenis makanan yang disarankan untuk proses penyembuhan luka dekubitus antara lain:

  • Sumber protein: Daging, ikan, telur, kacang-kacangan (lentil, kacang polong), tofu
  • Sumber karbohidrat: nasi, pasta, kentang, roti, sereal terutama yang mengandung gandum utuh
  • Olahan susu (dan variasinya: susu, keju, yogurt atau alternatif olahan susu dengan takaran gizi yang sama
  • Buah-buahan
  • Vitamin dan suplemen mineral
  • Minuman suplemen nutrisi; diberikan pada pasien yang asupan makanannya tetap rendah meski sudah mengikuti diet yang disarankan karena kondisi kesehatannya.

Referensi:

  • Bedsores (Pressure Ulcers) https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bed-sores/symptoms-causes/syc-20355893#:~:text=Bedsores%20%E2%80%94%20also%20called%20pressure%20ulcers,%2C%20ankles%2C%20hips%20and%20tailbone. Diakses 2 September 2022
  • Pressure Injuries (Bedsores) https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17823-pressure-injuries-bedsores Diakses 2 September 2022
  • What are The Stages of Pressure Sores? https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/pressure-sores-4-stages. Diakses 2 September 2022
  • Treatment: Pressure Ulcers https://www.nhs.uk/conditions/pressure-sores/treatment/. Diakses 2 September 2022
  • Prevention and management of pressure injuries: Food Fact Sheet https://www.bda.uk.com/resource/pressure-ulcers-pressure-sores-diet.html#:~:text=Choose%20low%2Dfat%20versions%20of,free%20hot%20and%20cold%20drinks Diakses 3 September 2022
Bagikan ke :

Promo

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.