Di Indonesia, tifus masih menjadi endemi. Situasi ini antara lain berkaitan dengan sanitasi yang kurang memadai, juga kebiasaan jajan sembarangan. Untuk mencegah penyakit ini, telah tersedia vaksin tifoid yang telah terbukti ampuh. Mari kita bahas lebih lanjut soal vaksin ini, termasuk mengenai vaksin tifus dewasa, jadwal vaksin tifoid dan manfaatnya, serta cara pencegahan tifus.
Apa Itu Vaksin Tifoid
Vaksin tifoid adalah vaksin yang digunakan untuk mencegah penyakit tifus atau demam tifoid. Penyakit tifus masih menjadi problem kesehatan masyarakat terutama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Penyebaran penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi ini terkait erat dengan standar sanitasi dan kehigienisan pangan.
Bersifat sistemik, penyakit tifus yang awalnya menyerang saluran pencernaan dapat menyebar ke aliran darah. Walhasil, tidak hanya menimbulkan masalah pencernaan, penyakit ini bisa mengakibatkan risiko komplikasi yang fatal. Saat ini para ahli medis menempatkan vaksin tifoid sebagai alat pencegahan tifus yang penting dari aspek medis.
Vaksin tifoid berperan melatih sistem kekebalan tubuh agar dapat mengenali bakteri Salmonella typhi penyebab tifus sebelum benar-benar terinfeksi dan sakit parah. Awalnya vaksin tifus yang dikembangkan berupa vaksin suntik dan vaksin oral yang perlindungannya tak optimal dan tak bertahan lama.
Kini, seperti dijelaskan dalam kajian di jurnal The Lancet, telah tersedia vaksin tifoid konjugasi atau typhoid conjugate vaccine (TCV) yang memberikan proteksi lebih baik. Vaksin ini telah melewati uji coba yang ketat dan mendapat izin penggunaan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Vaksin tifoid TCV memiliki kelebihan karena ada konjugasi yang membuat vaksin ini bisa menempelkan partikel gula dari bakteri salmonela ke protein pembawa sehingga bisa direspons sistem imun dengan lebih baik khususnya bagi anak berusia di bawah 2 tahun yang umumnya lebih lemah.
Manfaat Vaksin Tifoid
Manfaat vaksin tifoid sudah dibuktikan lewat berbagai penelitian internasional. Bukan hanya untuk anak-anak, vaksin tifus dewasa juga sama pentingnya. Menurut tinjauan sistematis dan meta-analisis yang dipublikasikan di jurnal Vaccine, efektivitas vaksin ini di dunia nyata mencapai 87 persen untuk mencegah demam tifoid. Bahkan, untuk kasus yang lebih ganas, yaitu tifus yang kebal antibiotik (XDR tifoid), efektivitasnya mencapai 97 persen.
Manfaat vaksin tifoid yang juga mendasar adalah perannya dalam menekan laju penggunaan antibiotik yang berlebihan. Sebagai penyakit yang dipicu bakteri, tifus memerlukan antibiotik untuk penyembuhan. Namun beragam riset menunjukkan bakteri salmonela kian resistan atau tahan terhadap berbagai jenis antibiotik. Dengan begitu, efektivitas antibiotik untuk menangani infeksi bakteri tifoid akan berkurang dan bisa mempengaruhi pengobatan pasien.
Jadwal Vaksin Tifoid
Ada ketentuan tentang jadwal vaksin tifoid dari otoritas kesehatan untuk memastikan perlindungan yang optimal terhadap infeksi bakteri tifoid. Menurut rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia, anak-anak bisa mulai memperoleh proteksi vaksin ini sejak usia 2 tahun. Tujuannya adalah mencegah gangguan pertumbuhan akibat infeksi berat.
Anak cukup mendapat satu kali suntikan vaksin tifoid saat berumur 2 tahun, lalu vaksin penguat atau booster bisa diberikan setiap 3 tahun sekali agar sistem imun tetap kuat dalam mencegah penyakit tifus.
Seringkali orang tua sibuk memikirkan vaksin anak, tapi lupa dengan pentingnya perlindungan itu terhadap diri sendiri. Vaksin tifus dewasa sangat direkomendasikan terutama jika:
- Sering makan di luar atau jajan.
- Memiliki anak balita di rumah (agar tidak menularkan).
- Akan bepergian ke daerah endemis tifus.
Jadwal vaksin tifus dewasa tidak ditentukan secara pasti soal usianya. Yang jelas, pemberian vaksin booster bisa dilakukan setiap 3 tahun sama seperti vaksin anak-anak.
Efek Samping Vaksin
Salah satu pertanyaan paling sering disampaikan soal vaksin adalah, “Amankah?” Berdasarkan meta-analisis dari lima uji coba acak yang melibatkan lebih dari 120 ribu partisipan, vaksin tifoid terbukti sangat aman. Efek samping yang muncul umumnya ringan dan bersifat lokal, seperti:
- Nyeri, kemerahan, atau bengkak di bekas suntikan
- Demam ringan
- Sakit kepala atau kelelahan
Mengingat manfaat vaksin tifoid yang sangat besar, terutama dalam melawan bakteri salmonela yang mulai kebal terhadap antibiotik, pemberian vaksin tifus dewasa ataupun anak-anak sangat diperlukan sebagai langkah utama pencegahan tifus. Demi proteksi yang optimal, vaksinasi perlu diulang sesuai dengan ketentuan setiap 3 tahun sekali.
Tapi penggunaan vaksin saja tidak cukup. Cara lain yang juga mesti dilakukan untuk mencegah penyakit tifus antara lain selalu menjaga kebersihan makanan dan rajin mencuci tangan sebelum serta setelah makan/minum.
Jangan sampai menunggu terinfeksi dulu baru mencari vaksin tifoid. Bila masih ada pertanyaan yang mengganjal atau ingin tahu lebih banyak soal vaksin tifus dewasa, jadwal vaksin tifoid, dan efek sampingnya, jangan ragu mendatangi fasilitas layanan kesehatan setempat untuk berkonsultasi.
Temukan vaksin tifoid di Primaya Hospital Kelapa Gading, Primaya Evasari Hospital, Primaya Hospital PGI Cikini, Primaya Hospital Depok, Primaya Hospital Tangerang, Primaya Hospital Sukabumi, Primaya Hospital Bekasi Barat, Primaya Hospital Timur, Primaya Hospital Utara, Primaya Hospital Karawang, Primaya Hospital Semarang, Primaya Hospital Betang Pambelum, Primaya Hospital Bhakti Wara
Ditinjau oleh:
dr. Swastika Widhiastuti, Sp.PD
Spesialis Penyakit Dalam
Primaya Hospital Bekasi Utara
Referensi:
- Typhoid conjugate vaccine: are we heading towards the elimination of typhoid in endemic countries?. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/35961336/. Diakses 15 April 2026
- Kenali tanda dan Gejala Typus. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/656/kenali-tanda-dan-gejala-typus. Diakses 15 April 2026
- Typhoid. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/typhoid. Diakses 15 April 2026
- Yuk Kenali Vaksin Tifoid. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/239/yuk-kenali-vaksin-tifoid. Diakses 15 April 2026
- Jadwal Imunisasi Anak Usia 0-18 Tahun, Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia tahun 2024. https://www.idai.or.id/news-event/agenda-nasional/others/6798. Diakses 15 April 2026
- Efficacy of typhoid vaccines against culture-confirmed Salmonella Typhi in typhoid endemic countries: a systematic review and meta-analysis. https://www.thelancet.com/journals/langlo/article/PIIS2214-109X(23)00606-X/fulltext. Diakses 15 April 2026
- Immunization, Vaccines and Biologicals-Typhoid. https://www.who.int/teams/immunization-vaccines-and-biologicals/diseases/typhoid. Diakses 15 April 2026
- Typhoid conjugate vaccines: a step towards typhoid control. https://embargoed.www.thelancet.com/journals/langlo/article/PIIS2214-109X(24)00055-X/fulltext. Diakses 15 April 2026
- Real-world vaccine effectiveness of typhoid conjugate vaccine in children and adolescents: a systematic review and meta-analysis. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/41125003/. Diakses 15 April 2026
Efficacy, immunogenicity, and safety of typhoid conjugate vaccines in children and adolescents: a systematic review and meta-analysis. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/41454155/. Diakses 15 April 2026



