• Ambulance
  • 150 108
  • Chatbot

Menghilangkan Komedo dan Cara Mencegahnya

Komedo, Perlukah Dihilangkan?

Pernahkah Anda menemukan banyak benjolan kecil sewarna kulit serupa jerawat, tetapi tidak berwarna kemerahan, di beberapa bagian wajah Anda? Besar kemungkinan, hal tersebut adalah komedo, yang merupakan istilah tidak asing lagi kebanyakan orang. Namun, apa sebenarnya definisi dari komedo dan apa yang dapat menyebabkan komedo muncul?

Bila Anda memerlukan layanan konsultasi dokter di rumah, Anda bisa menghubungi Kavacare. Kontak Kavacare Support melalui Whatsapp di nomor 0811 – 1446 – 777 hari ini untuk konsultasi kebutuhan perawatan Anda di rumah.

buat jani dokter primaya

Apa Itu Komedo?

Komedo adalah benjolan kecil (papula) yang dapat berwarna seperti kulit, putih, atau bahkan gelap, yang memberikan tekstur kasar pada kulit. Komedo merupakan salah satu jenis jerawat yang ditemukan pada pembukaan pori-pori kulit, seringnya di bagian dahi dan dagu, dengan isian padat di bagian tengah benjolannya.

Jenis-Jenis Komedo

Meskipun komedo merupakan salah satu bentuk jerawat, komedo masih dibedakan lagi menjadi beberapa jenis. Jenis yang paling banyak dikenal kebanyakan orang adalah komedo whiteheads dan blackheads. Selain dua jenis tersebut, masih ada jenis komedo yang lain, antara lain:

  • Whiteheads, yaitu komedo yang tertutup oleh kulit, berwarna seperti kulit normal atau sedikit lebih terang dari kulit sekitarnya.
  • Blackheads, yaitu komedo yang pembukaan pori-porinya terbuka, sehingga benjolan komedo yang masih mengandung kulit mati dan minyak terpapar udara secara langsung menyebabkan oksidasi lemak sehingga menjadikan komedo tersebut berwarna gelap.
  • Microcomedones, merupakan komedo yang sangat kecil hingga tidak tampak oleh mata telanjang.
  • Macrocomedones, merupakan komedo tertutup di wajah yang berukuran lebih besar dari 2-3 mm.
  • Giant comedones atau komedo raksasa, adalah sejenis kista di mana terdapat komedo blackhead besar di kulit yang lubang pori-porinya terbuka.
  • Solar comedones atau komedo surya, yang biasanya ditemukan pada pipi dan dagu orang-orang berusia lanjut yang diduga merupakan kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.

Bagaimana Komedo Terbentuk?

Komedo merupakan pori-pori atau folikel rambut yang tersumbat oleh bakteri, minyak, dan sel kulit mati yang membentuk benjolan di kulit. Sumbatan ini terjadi, akibat sel-sel yang melapisi saluran kelenjar minyak (sebum) berkembang biak dan selanjutnya terjadi peningkatan produksi minyak yang kemudian menyumbat saluran kelenjar minyak dan pori-pori pada kulit. Meski tidak separah dan semenyakitkan jenis jerawat yang lain, komedo diketahui juga melibatkan peradangan. Adanya riwayat jerawat pada anggota keluarga juga meningkatkan risiko seseorang rentan memiliki komedo pada kulit.

Baca Juga:  Chancroid: Penyakit Menular Seksual yang Perlu Diwaspadai

Selain itu, ada juga beberapa faktor yang menyebabkan muncul dan berkembangnya komedo, seperti:

  • Aktivitas berlebihan hormon testosteron pria di dalam sel kulit.
  • Penurunan jumlah linoleat (garam dari asam lemak esensial, asam linoleat) dalam sebum menyebabkan terbentuknya lebih banyak kerak dan mengurangi fungsi pelindung pada kulit.
  • Sitokin proinflamasi (protein yang memberi sinyal pada sel), seperti Interleukin 1 (IL-1) dan IL-8, diproduksi oleh sel yang kemudian melapisi pori-pori sebagai respons terhadap aktivasi sistem kekebalan tubuh bawaan.
  • Bakteri jerawat yang kemudian mendorong minyak menghasilkan asam lemak bebas.
  • Kontak dengan bahan kimia tertentu, termasuk pomade berminyak, isopropil miristat, propilen glikol dan beberapa pewarna dalam kosmetik.
  • Pecahnya pori-pori karena cedera, seperti memencet jerawat, pencucian abrasif, pengelupasan kimia atau perawatan laser.
  • Merokok, komedo lebih sering terjadi pada perokok daripada mereka yang tidak merokok.
  • Faktor makanan tertentu dapat menyebabkan jerawat komedonal, terutama produk susu dan makanan dengan indeks glikemik (gula dan lemak) yang tinggi.

Perlukah Menghilangkan Komedo?

Selain mengganggu penampilan yang dapat memengaruhi rasa percaya diri seseorang untuk tampil di muka umum, pembersihan dan penghilangan komedo diperlukan karena dapat menyebabkan area tempat munculnya komedo tersebut meluas sehingga meningkatkan risiko terjadinya peradangan.

Komedo dapat ditangani oleh dokter kulit atau ahli kecantikan. Sangat ideal untuk menggabungkan terapi dermatologi dengan perawatan wajah yang higienis (ekstraksi komedo).

Cara Menangani/Menghilangkan Komedo

Menghilangkan komedo dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan kosmetik dan bahan perawatan muka yang bebas minyak. Cuci wajah dua kali sehari dengan sabun berkandungan lembut dan air bersih. Yang terpenting, cobalah untuk berhenti merokok dan melakukan diet rendah gula, lemak, dan produk susu untuk mengurangi munculnya komedo dan mencegahnya bertahan terlalu lama di kulit wajah Anda.

Bila diperlukan, gunakan obat topikal yang dapat mencegah datangnya komedo dan produksi sebum berlebih. Obat ini harus digunakan sekali atau dua kali sehari dengan cara mengoleskan tipis-tipis pada seluruh area yang terkena. Mungkin diperlukan waktu beberapa minggu hingga bulan sebelum terlihat perkembangan pada kulit. Seringnya, perawatan ini perlu dilanjutkan dalam jangka panjang (bahkan selama bertahun-tahun).

Obat topikal yang cocok meredakan komedo, antara lain:

  • Benzoil peroksida.
  • Asam azelaic.
  • Asam salisilat +/- belerang dan resorsinol.
  • Asam glikolat.
  • Retinoid seperti tretinoin, isotretinoin, adapalene (ini memerlukan resep dokter).
Baca Juga:  Cacar Air: Gejala, dan Cara Efektif Mencegah Penyebarannya

Dokter juga mungkin meresepkan obat oral yang biasanya digunakan untuk menangani komedo. Contohnya adalah terapi hormon, isotretinoin, atau antibiotik. Bila tidak ada perubahan yang berarti, beberapa penanganan bedah kadang bisa direkomendasikan untuk menghilangkan komedo yang membandel, seperti:

  • Terapi krio.
  • Electrosurgery (kauter atau diatermi).

Cara Mencegah Munculnya Komedo

Beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi atau mencegah munculnya komedo di waktu mendatang, terlebih bila Anda seseorang dengan jenis muka yang rentan memiliki jerawat dan komedo, adalah sebagai berikut.

  • Rajin mencuci muka dengan menggunakan sabun pembersih yang kandungannya lembut dua kali sehari. Pastikan untuk segera mencuci muka setelah berkeringat. Keringkan wajah dengan cara menepuk lembut menggunakan handuk
  • Jangan mengiritasi kulit muka Anda dengan menghindari produk yang bersifat abrasif atau kering. Menggunakan air hangat, alih-alih air panas untuk mencuci muka. Jangan menggosok kulit muka dengan kasar. Gunakan tangan yang sudah dibersihkan sebelumnya untuk mencuci muka, bukan menggunakan spons atau kain. Hindari menggosok wajah dengan produk eksfoliasi yang kasar.
  • Keramas secara teratur, karena menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala dapat mencegah munculnya jerawat di dekat garis rambut atau di kulit kepala Anda.
  • Jangan mencungkil atau memencet benjolan yang muncul pada kulit muka Anda, karena hal tersebut dapat memperburuk kondisi kulit muka atau bahkan menyebabkan jaringan parut. Menyentuhnya dapat menyebarkan bakteri dari jari dan menyebabkan infeksi.
  • Perhatikan pola makan Anda, dengan tidak mengonsumsi secara berlebihan susu dan karbohidrat sederhana seperti roti putih, kerak piza putih, sereal putih, nasi putih, dan gandum olahan lainnya. Kurangi konsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi seperti makanan manis, softdrink, dan roti putih.
  • Gunakan tabir surya atau sunscreen ketika keluar rumah
  • Menjaga kelembaban kulit atau hidrasi kulit dengan produk pelembab bebas minyak

 

Narasumber:

dr. Keyvan Fermitaliansyah

Care Pro & Dokter Umum Kavacare

Referensi:

  • Comedones: MedlinePlus Medical Encyclopedia. https://medlineplus.gov/ency/article/003236.htm. Diakses 29 Juli 2023.
  • Comedonal acne | DermNet. https://dermnetnz.org/topics/comedonal-acne. Diakses 29 Juli 2023.
  • Comedones: What Are Your Removal Options? https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/how-to-remove-a-comedo. Diakses 29 Juli 2023.

 

Bagikan ke :

Login to your account below

Fill the forms bellow to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.